Desa Wisata Tinalah -->
Kelas Digital Marketing

Ebook - Buku Pedoman Desa Wisata Edisi II Tahun 2021

Ebook - Buku Pedoman Desa Wisata Edisi II Tahun 2021 merupakan panduan desa wisata yang memuat panduan penting. Panduan ini menjadi landasan filosofis yang mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan sekaligus pembangunan ekonomi pedesaan menjadi jawaban dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Ebook Panduan ini memuat 2 panduan penting yaitu panduan desa wisata itu sendiri dan 10 langkah panduan pengembangan desa wisata hijau.


ebook - panduan dan pedoman pengembangan desa wisata edisi II tahun 2021


Download Ebook 

Dalam panduan desa wisata terdapat beberapa pembahasan seperti latar belakang, konsep pendekatan dan skema desa wisata, pengembangan desa wisata, strategi pengembangan desa wisata, penyelenggaraan desa wisata, desa wisata digital, desa wisata bahari, desa ramah perempuan dan peduli DERAP-PA, implementasi adaptasi baru, dan kisah sukses desa wisata di Indonesia.

Kemudian dalam Panduan Praktis 10 Langkah Mengembangankan Desa Wisata Hijau membahas tentang pariwisata sebagai instrumen membangun desa, adaptasi desa wisata di era kenormalan baru. 10 Langkah mengembangkan desa wisata hijau (DWH): membangun komitemen bersama, memetakkan potensi dan permasalahan desa, membentuk lembaga pengelola / memperkuat lembaga yang telah ada, meyusun rencana strategis (visi, misi, rencana kerja), mempersiapkan SDM desa wisata, menata lingkungan - sarana dan prasarana pendukung, memformulasikan branding desa wisata, menyusun paket wisata, melakukan pemasaran dan menjalin kemitraan, melakukan pemantauan dan evaluasi.


Panduan Desa Wisata ini sangat penting menjadi landasan bagi pengelola desa wisata, POKDARWIS, pemerintah desa, lembaga penelitian, dosen, dan mahasiswa, sebagai bahan referensi dan pedoman untuk melakukan kajian dan pengembangan desa wisata. Dapatkan ebook-panduan pengembangan desa wisata untuk berbagai bahan bacaan dan referensi.

Dewi Tinalah Sebagai Tempat Camping Kulon Progo Tarwarkan Paket Camping Keluarga Jogja

Dewi Tinalah – Sebagai salah satau tempat camping Kulon Progo, Desa Wisata Tinalah tidak hanya menjadi pilihan tempat camping untuk siswa sekolah di Jogja atau mahasiswa Jogja, tapi bisa juga untuk kegiatan camping seru untuk keluarga. Camping ground Jogja di Dewi Tinalah ini sangat cocok untuk pilihan keluarga melakukan kegiatan Wisata Jogja di Kawasan Pegunungan Menoreh Samigaluh Kulon Progo. Paket ini sering disebut Camping Keluarga Jogja di Dewi Tinalah.

 

Dewi Tinalah Sebagai Tempat Camping Kulon Progo Tarwarkan Paket Camping Keluarga Jogja
Tempat Camping Kulon Progo di Dewi Tinalah


Selain tempat camping di Bnatul, kegiatan camping di Waduk Sermo dengan kegiatan campervan waduk sermo, maupun Kawasan Wisata Gunungkidul, Kulon Progo menawarkan kegiatan camping Keluarga Jogja untuk berbagai kalangan di Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah).

Dewi Tinalah kini telah dikenal sebagai tempat camping Jogja oleh masyarakat, wisatawan, mahasiswa, dan berbagai komunitas. Lokasi ini masih di Kawasan camping di Jogja, di Jl Persandian Km 5. Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi ini dekat dengan Wisata Wates dan menjadi bagian penting dari tempat wisata Kulon Progo terbaru 2021.

 

Baca Juga:  Paket Camping Jogja 3 Hari 2 Malam – Camping Jogja di Dewi Tinalah

 

Lokasi tempat camping Kulon Progo ini juga dapat dijangkau dari Kawasan wisata Nanggulan Kulon Progo. Saat ini Dewi Tinalah menjadi tempat nongkrong Kulon Progo bagi sahabat wisata yang suka dengan aktivitas outdoor dengan cara camping. Dewi Tinalah juga menjadi lokasi wisata Kulon Progo dekat bandara, ini karena bandara baru Yogyakarta berada di Kulon Progo.

Kegiatan Camping Kulon Progo saat banyak terekspose di jagad maya karena masifnya penggunaan media sosial. Dengan mudah orang-orang membagikan keseruan di tempat camping Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah yang menawarkan camping ground luas di Kawasan pegunungan.

 

Fasilitas Tempat Camping Kulon Pogo di Dewi Tinalah

Sebagai pilihan paket camping keluarga Jogja, fasilitas tempat camping Kulon Progo di Dewi Tinalah sudah dilengkap dengan camping ground jogja yang luas, joglo, omahku, kamar mandi, toile, gazebo, tempat parkir, mushola, area bermain di alam terbuka. Selain itu sudah terdapat fasilitas layanan asuransi bagi wisatawan. Pengelola Dewi Tinalah akan dengan ramah memandu setiap kegiatan di area camping Jogja di Dewi Tinalah.

 

Baca Juga: Tempat Outbound Kulon Progo
 

Fasilitas yang ditawarkan menjadi fasilitas yang telah memenuhi untuk melakukan kegiatan  camping ground Jogja. Wisatawan yang datang tidak perlu kawatir dengan keamanan di Dewi Tinalah. Tempat camping Kulon Progo Dewi Tinalah sudah mempunyai layanan keamanan dari pengelola Dewi Tinalah.

Kegiatan camping Jogja di Dewi Tinalah merupakan salah satu paket wisata Jogja yang sudah terbukti banyak dipilih oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Tempat camping Kulon Progo di Dewi Tinalah juga sebagai paket liburan Jogja dan paket outbound di Jogja yang berbasis alam dan petualangan.

Mengapa memilih tempat camping Kulon Progo di Dewi Tinalah?

Sudah saatnya Anda Bersama keluarga, teman dan sahabat melakukan kemping di tempat camping Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah. Bagi Anda yang mau melakukan kegiatan camping keluarga Jogja, saatnya memilih paket liburan keluarga murah meriah di Dewi Tinalah. Pilih paket family tour terbaik di Dewi Tinalah.

Jika Anda mempunyai keluarga besar, tempat camping Kulon Progo menyediakan paket wisata family gathering Jogja dengan cara camping. Tidak hanya kegiatan camping, Anda nanti juga dapat memilih kegiatan experimental leraning dengan pilihan harga outbound di Jogja yang ramah di kantong.

 

Baca Juga: Wisatawan Mancanegara Minati Jelajah Alam di Desa Wisata Tinalah

 

Hubungi kami segera, pilih tempat camping Kulon Progo di Dewi Tinalah. Pilih harga paket family tour yang dapat memanjakan diri dan penuh rasa enjoy tinggal Bersama keluarga dengan kegiatan camping keluarga Jogja di Dewi Tinalah. Merasakan tinggal di desa  sebagai tempat camping Kulon Progo yang berada di Kawasan Pegunungan Menoreh. Kami tunggu kedatangan Anda di Dewi Tinalah 😊

Hadiah 150 Juta Lomba Cerita Budaya Desaku 2021

Dewi Tinalah – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Kebudayaan Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan mengadakan lomba Cerita Budaya Desaku tahun 2021 dengan total hadiah 150 juta. Lomba dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori esai dan video.


 

Hadiah 150 Juta Lomba Cerita Budaya Desaku 2021
Kesenian Budaya Desa Wisata Tinalah

Periode pendaftaran  lomba Cerita Budaya Desaku diselenggarakan dari tanggal 1 april 2021 – 20 Mei 2021. Lomba Cerita Budaya Desaku ini merupakan lomba dalam bentuk esai dan video berisi tentang potensi budaya yang dimiliki oleh masing-masing Desa. Karya lomba berupa menulis esai tentang budaya desa dan video tentang budaya desa.
 

Syarat data pendaftaran Lomba Cerita Budaya Desaku 2021 Nama kelompok/komunitas yang mewakili desa. Nama anggota.Nama desa. Foto KTP anggota. Telepon. Email. Media sosial (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok).

 

Baca Juga: Lomba Desa Wisata Hadian 600 Juta
 

Persyaratan Peserta Lomba Cerita Budaya Desaku 2021 yaitu warga Negara Indonesia.  Komunitas atau kelompok yang berdomisili di desa setempat. Setiap desa hanya dapat mengirimkan satu esai dan satu video. Melampirkan surat izin/rekomendasi dari Kepala Desa. Unduh format surat. Beranggotakan minimal 3 orang.


Substansi Karya Menulis esai atau membuat video tentang satu aspek budaya desa (potensi/identitas/warisan budaya baik benda maupun tak benda).

Contoh Benda berupa: Cagar budaya, rumah adat, monumen/prasasti/naskah, alat pertanian, perikanan, dan hasil cipta reka teknologi yang diwariskan/inovasi lokal.

Contoh Tak benda berupa:

  • Cerita/sejarah/asal-usul desa.
  • Pengetahuan yang diturunkan/diciptakan seperti kuliner desa, pengobatan tradisional.
  • Tradisi/kebiasaan yang mewujudkan kearifan lokal untuk ketahanan pangan dll.
  • Kesenian (musik, tari, seni teater, seni pertunjukan, permainan anak).
  • Keahlian lokal (bela diri dll).
  • Kegiatan desa (bersih desa dengan ara yang khas, festival desa, ritual khas desa).
  • Inovasi lokal dan kreatifitas lokal lainnya.


Ketentuan Karya

Ketentuan Umum

  • Karya orisinal dan bukan hasil plagiarisme dari sumber buku, artikel, atau naskah, baik yang berasal dari konten daring maupun luring.
  • Konten bebas dari hal-hal yang mengandung disinformasi, ujaran kebencian, isu suku, agama, ras, dan antargolongan, serta pornografi.
  • Esai maupun video belum pernah diperlombakan di dalam kompetisi lain maupun di publikasikan di media sosial ataupun media massa.
  • Panitia penyelenggara berhak atas pemanfaatan Esai maupun Video di kemudian hari.
  • Karya yang tidak sesuai ketentuan dan persyaratan tidak akan diikutsertakan dalam penjurian.
  • Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.
  • Fokus pada satu unsur budaya/mengangkat satu tema khusus (bukan profil desa).


Baca Juga: Geoheritage di Yogyakarta

 

Ketentuan Teknis

Esai

  • Esai berupa teks minimal 1.500 kata dan maksimal 2.500 kata.
  • Esai dikirimkan melalui laman khusus lomba ini.


Video

  • Video wajib diunggah di akun Youtube peserta dengan kualitas HD 1280 x 720 (720p). Panitia hanya menerima tautan Youtube melalui laman khusus lomba ini.
  • Video dapat dibuat menggunakan kamera profesional maupun kamera ponsel pintar dengan durasi minimal 3 menit dan maksimal 10 menit.
  • Apabila ada percakapan dalam video yang menggunakan bahasa daerah disertakan teks terjemahan dalam bahasa Indonesia.
  • Video yang diunggah wajib menggunakan judul "Judul" <enter> Cerita Budaya Desaku.
  • Contoh: Bokong Semar: Permata Tersembunyi di Yogyakarta Cerita Budaya Desaku
  • Peserta wajib mencantumkan tagar #ceritabudayadesaku, #budayasaya, #budayamaju, dan #(nama budaya yang diangkat dalam video) pada deskripsi video di Youtube.
  • Penggunaan musik di dalam video tidak melanggar Hak Kekayaan Intelektual, bebas royalti dan diutamakan menggunakan musik daerah setempat.


Kriteria Penilaian

  • Substansi esai dan video.
  • Karya dapat memberikan inspirasi untuk pemajuan budaya desa.
  • Alur penyampaian.
  • Bahasa dan ejaan.
  • Kreativitas dan orisinalitas karya.
  • Fokus pada satu unsur budaya/mengangkat satu tema khusus.

 

Baca Juga: Konsep Desa Wisata

 

Waktu Pelaksanaan Pendaftaran dan Pengiriman Karya 1 April – 20 Mei 2021. Seleksi Administrasi 21 – 25 Mei 2021. Penjurian 26 Mei – 12 Juni 2021. Pengumuman 17 Juni 2021.

Pengiriman Karya - Panitia hanya menerima karya yang dikirimkan melalui web khusus lomba yang terdapat di laman https://desabudaya.kemdikbud.go.id/2021

Pemenang Lomba Akan diumumkan melalui laman https://desabudaya.kemdikbud.go.id/2021

Tempat Outbound Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah – Paket Outbound Jogja

Dewi Tinalah – Tempat Outbound Kulon Progo menjadi salah satu pilihan wisatawan Ketika berkunjung ke tempat wisata Jogja. Wisata Kulon Progo menjadi salah satu tempat yang sering digunakan untuk tempat outbound di Kulon Progo dan tempat outbound Jogja. Banyak pilihan lokasi outbound di Kulon Progo, salah satunya lokasi outbound Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah.


Tempat Outbound Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah – Paket Outbound Jogja
Kegiatan Outbound Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah
 

Saat ini tempat outbound Kulon Progo menjadi pilihan wisatawan, instansi pemerintah, sekolah, universitas, Lembaga, dan berbagai komunitas karena di Kulon Progo banyak memiliki Desa Wisata Kulon Progo. Dari sekian banyak desa wisata di Kulon Progo, tempat outbound Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah dapat menjadi pilihan menyelenggarakan kegiatan outbound yang seru, asyik, dan tentu penuh pengalaman seru.

Outbound Dewi Tinalah merupakan  kegiatan pembelajaran perilaku kepemimpinan dan manajemen di alam terbuka dengan pendekatan yang unik dan sederhana tetapi efektif karena pelatihan ini tidak sarat dengan teori-teori melainkan langsung diterapkan pada elemen-elemen yang mendasar yang bersifat sehari-hari, seperti saling percaya, saling memperhatikan serta sikap proaktif dan komunikatif. Kegiatan ini dapat di lakukan di tempat outbound Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah.

 

Lokasi Tempat Outbound Kulon Progo Dewi Tinalah

Lokasi tempat outbound Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah berada di Jl Persandian Km 5. Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat outbound di Kulon Progo ini berada di Kawasan Pegunungan Menoreh Samigaluh Kulon Progo. Di Dewi Tinalah terdapat Sungai Tinalah yang menjadi icon tempat outbound Kulon Progo.

Sudah banyak penyelenggara kegiatan Outbound Jogja diselenggarakan di tempat outbound Kulon Progo yang berada di Desa Wisata Tinalah. Lokasi outbound terdekat di Jogja ini mempunyai panorama alam yang indah, terdapat hamparan sawah dan perbukitan, dan juga aliran Sungai Tinalah yang sekaligus menjadi salah satu lokasi outbound Kulon Progo yang seru di Dewi Tinalah.

 

Baca Juga: Tempat Makrab Jogja di Dewi Tinalah

Rombongan wisatawan atau peserta outbound dengan rombongan besar dapat menggunakan medium atau big bus. Kendaraan besar dapat sampai di tempat Outbound Kulon Progo di Dewi Tinalah. Nantinya akan ada pengelola Dewi Tinalah yang akan memandu kedatangan rombongan peserta outbound Kulon Progo dengan ramah.

Manfaat memilih Tempat Outbound Kulon Progo di Dewi Tinalah

Dengan memilih tempat outbound di Kulon Progo akan memberikan manfaat dalam  menggerakan ekonomi desa dan peran aktif masyarakt di desa. Dengan menyelenggarakan kegiatan outbound di Dewi Tinalah masyarakat akan terlibat dalam pelaksanaan paket outbound Kulon Progo, mulai dari membuat rancangan kegiatan outbound, pemandu outbound, serta penyedia kuliner desa.

 

Baca Juga: Paket Camping Jogja 2 Hari 1 Malam – Dewi Tinalah

Selain kegiatan outbound, terdapat juga kegiatan seru yang dapat dilakukan di tempat outbound Kulon Progo di Dewi Tinalah, seperti camping, jelajah alam, wisata sejarah, berkunjunga ke Situs Rumah Sandi Negara, workshop kegiatan desa, dan juga dapat menginap di Dewi Tinalah.

Di tempat outbound Kulon Progo Dewi Tinalah nantinya wisatawan juga bisa menginap atau mengambil paket live in Jogja di Dewi Tinalah. Konsep live in, wisatawan menginap di Homestay Jogja Dewi Tinalah di rumah warga. Nantinya wisatwan akan mengikuti semua bentuk aktifitas warga yang memiliki rumah, misal mencari rumput untuk ternak, memberi pakan ternak, pergi ke sawah atau ladang, jika masa tanam atau panen akan mengikuti juga kegiatan tersebut.

Fasilitas Tempat Outbound Kulon Progo Dewi Tinalah

Tempat Outbound Kulon Progo di Desa Wisata Tinalah menyediakan fasilitas tempat outbound Jogja yang luas, Joglo dan Omahku untuk transit atau kegiatan, gazebo, kolam outbound, lokasi outbound camping ground, sound system, tikar, toilet, kamar mandi, sarana pendukung protokol kesehatan, asuransi layanan outbound, paket kuliner desa, pemandu outbound, e sertifikat kegiatan outbound, tempat parkir, dan tempat ibadah.

Harga Paket Outbound Kulon Progo Dewi Tinalah

Tentu harga menjadi pilihan mendasar Ketika akan menyelenggarakan kegiatan outbound di Kulon Progo. Harga paket outbound Kulon Progo Dewi Tinalah terjangkau untuk semua kalangan dari berbagai usia dan instansi. Dapatkan penawaran harga paket Kulon Progo yang kompetitif di Desa Wisata Tinalah. Segera dapatkan penawaran terjangkau tempat outbound Kulon Progo melalui Narahubung Dewi Tinalah.

ESDM Tetapkan 20 Tempat Geoheritage di Yogyakarta

Dewi Tinalah – Yogyakarta menjadi bagian dari Geoheritage dunia yang sangat mempesona. Geoheritage di Yogyakarta merupakan salah Kawasan Geoheritage yang ditetapkan oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Nomor : 13.K/HK.01/MEM.G/2021 Tentang Penetapan warisan Geologi Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis, 22 April 2021.

 

ESDM Tetapkan 20 Tempat Geoheritage di Yogyakarta
Geoheritage Jatimulyo, salah satu Geoheritage Yogyakarta di Kab. Kulon Progo, sumber Geoheritage JogjaProv
 

Pengertian Geoheritage berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No 1 Tahun 2020 Tentang Pedoman Penetapan Warisan Geologi (Geoheritage) adalah Keragaman Geologi (Geodiversity) yang memiliki nilai lebih sebagai suatu warisan karena menjadi rekaman yang pernah atau sedang terjadi di bumi yang karena nilai ilmiahnya tinggi, langka, unik, dan indah, sehingga dapat digunakan untuk keperluan penelitian dan pendidikan kebumian.

 

Warisan (pusaka) Geologi terbentuk secara alamiah, memiliki nilai ilmiah yang tinggi serta keunikan yang merepresentasikan rangkaian rekaman proses geologi dan merupakan bagian penting dari sejarah dinamika bumi.

 

 Baca Juga: Sungai Tinalah bagian dari kawasan Gunungapi Tua Menoreh

 

Warisan geologi yang tersingkap dan dapat dilihat secara langsung di muka bumi ini jumlahnya amat sedikit. Di wilayah DIY ditemukan banyak warisan geologi. Setidaknya sampai saat ini di DIY telah ditetapkan 20 (dua puluh) situs warisan Geologi, yaitu:

 

  1. Puncak Tebing Kaldera Purba Kendil-Suroloyo, di Kalurahan / Desa Gerbosari, Kapanewon / Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.
  2. Perbukitan Asal Struktur Geologi Widosari, di Kalurahan / Desa Ngargosari, Kapanewon / Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.
  3. Formasi Nanggulan Eosen Kalibawang, di Kalurahan  / Desa Banjararum, Kapanewon / Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo.
  4. Goa Kiskendo, di Kalurahan / Desa Jatimulyo, Kapanewon / Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.
  5. Mangan Kliripan-Karangsari, di Kalurahan / Desa Hargorejo, Kapanewon / Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo.
  6. Kompleks Perbukitan Intrusi Godean, di Kalurahan / Desa Sidorejo, Kapanewon / Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman.
  7. Kompleks Batuan Merapi Tua Turgo-Plawangan Pakem, di Kalurahan / Desa Purwobinangun, Kapanewon / Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman.
  8. Aliran Piroklastik Bakalan, di Kalurahan / Desa Argomulyo, Kapanewon / Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman..
  9. Tebing Breksi Piroklastik Purba Sambirejo, di Kalurahan / Desa Sambirejo, Kapanewon / Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.
  10. Rayapan Tanah Ngelepen, di Kalurahan / Desa Sumberharjo, Kapanewon / Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.
  11. Lava Bantal Berbah, di Kalurahan / Desa Jogotirto dan Kalitirto, Kapanewon / Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman.
  12. Batugamping Eosen, di Kalurahan / Desa Ambar Ketawang, Kapanewon / Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.
  13. Sesar Opak Bukit Mengger, di Kalurahan / Desa Trimulyo Kapanewon / Kecamatan Jetis dan Kalurahan / Desa TrimulyoSegoroyoso Kapanewon / Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul.
  14. Lava Purba Mangunan, di Kalurahan / Desa Mangunan, Kapanewon / Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.
  15. Gumuk Pasir Parangtritis, di Kalurahan / Desa Parangtritis, Kapanewon / Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul.
  16. Gunung Ireng Pengkok, di Kalurahan / Desa Patuk, Kapanewon / Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.
  17. Gunungapi Purba Nglanggeran, di Kalurahan / Desa Nglanggeran, Kapanewon / Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.
  18. Gunung Genthong Gedangsari, di Kalurahan / Desa Ngalang, Kapanewon / Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul.
  19. Bioturbasi Kali Ngalang, di Kalurahan / Desa Nglanggeran, Kapanewon / Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul.
  20. Gunungapi Purba Siung-Batur-Wediombo, di Kalurahan / Desa Balong, Kapanewon / Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.

 

Dengan penetapan Yogyakarta sebagai Geoheritage, maka perlu dukungan bersama untuk melindungi Situs Warisan Geologi, terutama masyarakat, dan melakukan pengelolaan secara benar, sehingga keberadaannya bisa memberikan manfaat besar. Selain itu, diharapkan dapat mendorong Pemda DIY bersama stakeholders untuk lebih optimal dalam upaya peindingan dan pelestarian, pemanfaatan, serta pengembangannya sebagai Center Of Excellence Penelitian dan Pendidikan Kebumian dan Taman Bumi (Geopark).

 

Bagi desa wisata di Yogyakarta dapat menangkap peluang ini. Terdapat desa-desa kawasannya masuk dalam penetapan 20 kawasan Geoheritage di Yogyakarta. Harapannya desa wisata nanti dapat juga berperan aktif untuk terlibat dalam pengelolaan kawasan Geoheritage di Yogyakarta.

Kelas Digital Marketing