Pesona Alam dan Budaya

Selamat Datang di Desa Wisata Tinalah

Pengunjung dapat menikmati pemandangan alam dengan dikelilingi Pegunungan Menoreh dan Sungai Tinalah yang indah. Alamat Jl Persandian Km.5, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta.

Outbound Dewi Tinalah

Wisatawan dapat melakukan kegiatan out bond di jalur buaya, Sungai Tinalah, Bukit Talun Miri, dan jalur lapangan.

Camping Ground Jogja

Rasakan paket camping 3 hari 2 malam dengan harga yang terjangkau.

Keramahan Pemandu Dewi Tinalah

Pemandu kami akan memberikan pelayanan yang maksimal kepada wisatawan dan siap memberikan segala informasi yang Anda butuhkan.

Tinalah Tubing

Anda dapat merasakan sensasi tubing di Tinalah melalui jalur embung dan kedungrong.

Puncak Kleco

Rasakan indahnya sunrise dan sunset dari Puncak Kleco.

Pesona Alam dan Budaya

Desa Wisata Tinalah dengan pesona alam dan hamparan Pegunungan Menoreh, Sungai Tinalah, Puncak Kleco, dan Goa Sriti. Kearifan budaya lokal yang selalu terjaga dan lestari.

Showing posts with label blog. Show all posts
Showing posts with label blog. Show all posts

11 July 2019

Desa Wisata Sebagai Pusat Sumber Belajar (Bagian 2) - Dewi Tinalah

Artikel Sebelumnya: Desa Wisata Sebagai Pusat Sumber Belajar (Bagian 1) - Dewi Tinalah

Alam di Dewi Tinalah sangat mendukung dijadikan sebagai pengembangan pusat sumber belajar. Disini terdapat potensi sumber belajar berupa alam yang terdiri dari sungai, persawahan, embung, goa, pegunungan, kebun, dan sumber belajar buatan berupa museum. Potensi sumber belajar tersebut merupakan kategori sumber belajar yang by utilization dan dapat dikembangkan sebagai by design. Semua orang dapat memperoleh berbagai informasi berdasarkan sumber belajar by utlitization, tetapi ketika akan disampaikan secara khusus untuk keperluan belajar dan membelajarkan di dalam dan di luar lembaga pendidikan perlu didesain secara khusus pada suatu pokok bahasan yang berdasarkan landasan teoritis pada masing-masing sumber belajar tersebut. 

Dari berbagai sumber belajar di Dewi Tinalah, baik yang tinggal digunakan atau didesain terlebih dahulu berdasarkan sumber yang ada dapat mengakomodasi belajar seseorang sesuai dengan kecakapan belajarnya masing-masing, baik secara visual, auditori, kinestetik maupun dari kombinasi dari kecakapan belajar tersebut.

Sumber belajar berupa alam yang ada di Dewi Tinalah adalah sungai, persawahan, dan goa yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sains baik biologi, fisika maupun kimia. Hal ini dapat dikembangkan untuk jenjang sekolah dasar, menengah, atas bahkan perguruan tinggi. Sungai di Dewi Tinalah dapat dijadikan sebagai sumber belajar biologi, fisika, dan kimia. 

Sebagai contoh, sungai dapat dijadikan sumber belajar dalam bidang biologi untuk materi pelajaran ekosistem sungai, indikator biologi, dan keanekaragaman biota sungai. Bidang fisika diantaranya untuk materi pelajaran mengenai gerak dengan melakukan praktikum di arus sungai. Materi pelajaran kimia diantaranya untuk mengetahui asam basa air, BO dan DO. Potensi alam tersebut dapat dikembangkan secara lebih luas dengan berbagai identifikasi dan pengembangan sesuai kebutuhan dan perkembangan keilmuan.

Alam di Dewi Tinalah dapat juga digunakan untuk sumber belajar tematik. Semisal di sungai, dapat digunakan untuk pelajaran matematika, agama, sejarah,  bahasa Indonesia, kesenian, geografi, sains, serta teknologi dan informasi. Semua tentang sungai dapat dijadikan materi secara tematik yang mengintegrasikan berbagai materi pelajaran dalam suatu kegiatan. 

Sumber Balajar ini menarik bagi seseorang sehingga termotivasi untuk belajar karena beragam informasi yang didapatkan dari satu sumber belajar tersebut. Belum lagi sumber-sumber belajar yang lain, seperti persawahan, goa, embung, dan museum yang dapat saling dikaitkan dalam berbagai materi pembelajaran.  Potensi sumber belajar berupa alam di Dewi Tinalah penting untuk dikembangkan sebagai pusat sumber belajar yang terdiri dari berbagai sumber belajar yang menjamin tersedianya lingkungan belajar.

10 July 2019

Desa Wisata Sebagai Pusat Sumber Belajar (Bagian 1) - Dewi Tinalah

Desa wisata merupakan suatu daerah tujuan wisata yang mengintegrasikan daya tarik wisata, fasilitas umum, fasilitas pariwisata dan aksesbilitas yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat. Kesatuan komponen desa wisata merupakan salah satu yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar.  Setiap orang membutuhkan sumber belajar untuk dapat mengetahui, memahami dan menginterprestasikan sesuatu dari suatu sumber belajar. 

Segala potensi yang ada di desa wisata dapat dijadikan sebagai sumber belajar bagi masyarakat pada umumnya. Hal ini yang perlu digali lebih lanjut untuk mengetahui sumber belajar apa saja yang terdapat di suatu desa wisata dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang kaya akan nilai-nilai edukasi. Sumber belajar yang ada di desa wisata dapat dijadikan untuk pengembangan pendidikan di Indonesia. Sumber belajar sebagai sarana utama memperoleh, menerapkan, dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Komunikasi (IPTEKS) sehingga kegiatan belajar akan terakomodasi dengan baik.

Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) merupakan salah satu desa wisata yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, berada di Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Dewi Tinalah merupakan desa wisata yang berada di kawasan pegunungan Menoreh dan sungai Tinalah. Terdapat persawahan, embung, bukit,dan area lahan yang luas untuk mendukung berbagai kegiatan di Dewi Tinalah. 

Kegiatan wisata di Dewi Tinalah diantaranya adalah camping atau kemah, jelajah alam, kunjungan ke museum Rumah Sandi Negara, wisata alam Puncak Kleco, wisata Goa Sriti, outbound (mancakraida), dan river tubing. Kegiatan tersebut merupakan potensi sumber belajar yang dapat digunakan untuk pengembangan kegiatan pembelajaran, baik di dalam sekolah maupun luar sekolah. Di dalam sekolah, artinya kegiatan wisata tersebut dihadirkan dalam ruang kelas yang telah disiapkan dengan dokumentasi dan dipresentasikan. Di luar sekolah, artinya seseorang dapat terlibat langsung di kegiatan wisata dan dapat mengetahui secara langsung informasi-informasi dari sumber primernya.

Lingkungan merupakan sumber belajar yang sangat beragam. Berdasarkan penelitian, seseorang lebih aktif, berpikir kritis, dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sesuatu serta dapat menumbuhkan kesadaran seseorang terhadap lingkungan di sekitarnya. Seperti lingkungan di Desa Wisata, dari penelitian yang dilakukan, pemanfaatan desa wisata sebagai sumber belajar berbasis ekowisata menghasilkan hasil belajar afektif peserta didik yang lebih antusias dalam mempelajari lingkungan hidup. Lingkungan sekitar merupakan sumber belajar yang mudah dijangkau dan bermanfaat.

Ditulis oleh Galuh Alif Fahmi Rizki, M.Pd
(Penggiat Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Biologi)

Referensi Bacaan:
  1. Sudiasih, Kusnindyah (2017) Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar pada Mata Pelajaran Ipa Kelas III-b SD Negeri Panggang, Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Yogyakarta: UNY.
  2. Sari, Indah Puspita. (2015). Pengaruh Pemanfaatan Desa Wisata Keseneng sebagai Sumber Belajar Geografi Berbasis Ekowisata terhadap Hasil Belajar Afektif Siswa SMA Muhammadiyah Sumowono Kabupaten Semarang Tahun 2015. Semarang: UNES.

Desa Wisata Sebagai Pusat Sumber Belajar (Bagian 2) - Dewi Tinalah

09 July 2019

Desa Wisata Sebagai Penggerak Perekonomian Desa – Dewi Tinalah

Perekonomian desa saat ini dapat berkembang dengan pesat dengan adanya desa wisata. Konsep desa wisata sebagai salah satu penggerak sektor pariwisata bedampak pada pola perkembangan ekonomi desa. Jika selama ini perekonomian desa banyak ditopang dari pertanian, perkebunan, dan peternakan dengan adanya desa wisata dapat berkembangan menjadi jasa, kuliner, dan aket wisata.

Desa Wisata Sebagai Penggerak Perekonomian Desa – Dewi Tinalah Kulon Progo

Desa wisata sebagai wadah penggerak potensi desa tentu berdampak pada identifikasi dan pengembangan potensi desa. Potensi dapat berupa potensi alam, budaya, masyarakat, kesenian, sejarah. Dari setiap potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata yang melibatkan berbagai komponen dan membuat pola ekonomi baru.

Baca juga: Desa Wisata Untuk Outbound

Lingkungan dan masyarakat menjadi kunci dalam pengembangan desa wisata. Lingkungan di desa dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata dengan berbagai atraksi wisata. Dengan adanya destinasi wisata, desa juga mendapatkan keuntungan dengan dikenalnya desa tersebut di sektor pariwisata.
 

Dengan potensi lingkungan, masyarkat menjadi kunci pengembangan desa menjadi desa wisata. Kesadaran masyarakat akan potensi lingkungan untuk pengembangan desa wisata harus dimunculkan bahkan perlu disadarkan. Kesadaran ini yang nantinya akan menggerakan seluruh masyarakat di desa untuk bersinergi dan bergotong royong membangun dan mengembangkan desa wisata.

Desa Wisata Sebagai Penggerak Perekonomian Desa – Dewi Tinalah

Potensi alam dapat dikembangkan menjadi berbagai atraksi wisata, seperti paket wisata jelajah alam. Dengan paket ini saja sebagai contohnya dapat melibatkan banyak komponen diantaranya rumah untuk menginap wisatawan, kuliner untuk hidangan, pemandu wisata untuk mendapingi wisatawan jelajah alam, souvenir untuk kenang-kenangan setelah pulang dari desa wisata.


Dari satu potensi sudah dapat dikembangkan menjadi beberapa komponen yang dalam setiap komponen tersebut mempunyai nilai ekonomi sesuai dengan kebermanfaatan dan nilai yang didapatkan. Selain alam, seni budaya setempat dapat dikembangkan menjadi paket atraksi workshop, misal paket menari, paket membuat kerajinan, paket belajar alat musi tradisional setempat, dan paket belajar adat-istiadat masyarakat di desa wisata.


Baca Juga: Desa Wisata untuk Makrab dan Camping
 

Tentu dengan semakin banyak pengembangan potensi yang dikembangkan menjadi paket wisata akan melibatkan banyak komponen. Dengan adanya desa wisata, masyarakat desa yang semula banyak mencari pekerjaan di kota maupun di luar desa,  dari sini akan merubah pola distribus kegiatan perekonomian di desa. Masyarakat akan banyak terlibat dalam kegiatan di desa wisata dengan pendapatan yang tentunya dapat mensejahterakan.

Desa Wisata Sebagai Penggerak Perekonomian Desa – Dewi Tinalah Outbound Jogja Kulon Progo

Dari potensi desa yang dikembangkan menjadi desa wisata akan merubah desa yang sebelumnya belum bisa mandiri dapat menjadi desa mandiri karena bisa mengubah pola perekonomian dari kota menuju desa. Hal ini penting untuk dikembangkan di setiap desa. Dengan adanya potensi desa yang dikembangkan akan membantu merubah Indonesia menjadi negara yang kuat di sektor perekonomian dengan pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. (Admin)





05 July 2019

Destinasi Desa Wisata Jogja – Dewi Tinalah

Destinasi Desa Wisata Jogja – Dewi Tinalah. Destinasi wisata di Jogja banyak ragam pilihannya. Hampir di seluruh wilayah di Jogja adalah tempat wisata, baik wisata kota, wisata desa, wisata kuliner, wisata religi, wisata budaya dan sejarah. Semua tempat wisata di Jogja mempunyai keunikan tersendiri berdasarkan potensi, daerah dan sejarahnya masing-masing. Di desatinasi wisata Jogja salah satunya mempunyai destinasi desa wisata Jogja yang berada di hampir setiap desa-desa di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

desa wisata jogja - dewi tinalah kulon  progo

Desa-desa di DIY saat ini banyak mengembangkan daerahnya menjadi desa wisata. Hal ini berangkat dari adanya potensi yang ada di setiap desa. Dengan potensi yang ada, baik alam dan manusianya, bersinergi untuk mengembangkan desa sebagai suatu kawasan desa wisata yang dapat menumbuhkan perekonomian di desa tersebut. Kondisi ini merupakan motivasi setiap desa untuk memajukan desanya berdasarkan potensi yang dimilikinya.

Komponen utama dalam Desa Wisata Jogja adalah adanya daya tarik wisata yang didukung oleh komponen lainnya, antara lain transportasi, akomodasi, kuliner, atraki budaya dan cendera mata. Komponen tersebut menyediakan fasilitas dan layanan secara langsung dalam memenuhi kebutuhan wisatawan yang berkunjung ke suatu desa wisata.

Baca juga: Tempat dan Camping Jogja

Destinasi Desa Wisata Jogja saat ini banyak pilihannya, antara lain Desa Wisata Pentingsari di Kabupaten Sleman, Desa Wisata Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul, Desa Wisata Tembi di Kabupaten Bantul, dan Desa Wisata Tinalah di Kabupaten Kulon Progo. Tentu dari setiap desa wisata tersebut mempunyai keunikan tersendiri berdasarkan wilayah, budaya, sejarah dan alamnya.

desa wisata jogja - dewi tinalah - tempat makrab dan camping jogja

Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) menjadi salah satu pilihan wisatawan untuk berwisata di Desa Wisata Jogja yang berada di kawasan wisata Kulon Progo. Wisatawan dapat berwisata sekaligus menginap dan melakukan berbagai kegiatan di Dewi Tinalah. Kegiatan yang didapat dilakukan antara lain outbound, camping, jelajah alam, wisata sejarah di Museum Rumah Sandi Negara, wisata alam Puncak Kleco, dan mengikuti kegiatan masyarakat di Dewi Tinalah.

Wisatawan bisa menginap di Dewi Tinalah dan melakukan rangkaian wisata di tempat wisata Jogja maupun Kulon Progo. Wisatawan di Dewi Tinalah dapat bermalam beberapa hari dan melakukan kegiatan wisata di Kulon Progo seperti di tempat wisata Kalibiru, Kebun Teh Nglinggo, Puncak Suroloyo di Samigaluh, Air terjun Mudal di Girimulyo, Waduk Sermo di Kokap, Pantai Glagah di Temon.

Baca juga: Tempat wisata di Jogja

Pengalaman seru akan didapat saat berwisata di Desa Wisata Jogja. Banyak hal yang akan didapat ketika berwisata di desa wisata. Di antaranya berinteraksi dengan masyarakat setempat, mengikuti kegiatan kemasyarakatan, menikmati indahnya kawasan desa wisata, mencoba kuliner khas desa wisata, turut dalam kegiatan budaya masyarakat, serta dapat belajar sejarah di desa wisata sebagai penyambung asa Indonesia.

Hubungi narahubung Dewi Tinalah untuk informasi paket wisata Jogja, paket wisata desa wisata Jogja, paket wisata desa, paket wisata Kulon Progo, paket wisata kota Jogja, paket outbound Jogja, tempat outbound Jogja, tempat camping Jogja, paket camping Jogja, paket wisata Kulon Progo dan destinasi Kulon Progo melalui layanan Whatsapp.
https://api.whatsapp.com/send?phone=6285200552054&text=Hallo,%20Mas%20Bams,%20Saya%20mau%20tanya%20paket%20dan%20fasilitas%20di%20Dewi%20Tinalah.....




16 October 2018

Membangun Desa dengan Desa Wisata



Desa wisata merupakan salah satu bentuk usaha yang saat ini menjadi primadona warga desa. Faktanya, hanya dalam beberapa tahun saja perkembangan wisata desa dan desa wisata, sungguh luar biasa. Siapakah sebenarnya yang beraksi hingga menciptakan lompatan besar ini, salah satunya warga pelaku desa wisata. Apa itu desa wisata?

desa maju dengan desa wisata - desa wisata tinalah - wisata jogja
 
Desa wisata adalah suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku.
Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk mengembangkan desa yang memiliki potensi pariwisata.

Setiap desa tentu memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan dan dibangun. Pariwisata jadi potensi desa, selain pertanian atau perikanan dan lainnya. Terdapat beberapa hal pendekatan yang perlu diperhatikan untuk mengembangkan desa wisata.

Pada pendekatan ini diperlukan beberapa kriteria yaitu :

  1. Atraksi wisata; yaitu semua yang mencakup alam, budaya dan hasil ciptaan manusia. Atraksi yang dipilih adalah yang paling menarik dan atraktif di desa.
  2. Jarak Tempuh; adalah jarak tempuh dari kawasan wisata terutama tempat tinggal wisatawan dan juga jarak tempuh dari ibukota provinsi dan jarak dari ibukota kabupaten.
  3. Besaran Desa; menyangkut masalah-masalah jumlah rumah, jumlah penduduk, karakteristik dan luas wilayah desa. Kriteria ini berkaitan dengan daya dukung kepariwisataan pada suatu desa.
  4. Sistem Kepercayaan dan kemasyarakatan; merupakan aspek penting mengingat adanya aturan-aturan yang khusus pada komunitas sebuah desa. Perlu dipertimbangkan adalah agama yang menjadi mayoritas dan sistem kemasyarakatan yang ada.
  5. Ketersediaan infrastruktur; meliputi fasilitas dan pelayanan transportasi, fasilitas listrik, air bersih, drainase, telepon dan sebagainya.
Desa Wisata terbukti berperan dalam mengembangkan potensi kepariwisataan di desa sekaligus menjadi alat pemberdaya penguasaan kemampuan kepariwisataan desa. Fakta di lapangan, pariwisata merupakan bentuk usaha yang memiliki kemampuan meningkatkan potensi ekonomi desa dengan lingkup yang sangat luas. Desa wisata membuka banyak peluang kerja, peluang ekonomi dan akhirnya menjadi sebuah pilihan yang menarik mengentaskan kemiskinan di desa-desa yang memiliki potensi mengembangkan wisatanya.

Baca Juga: Desa Wisata Untuk Makrab

Hal ini terlihat berdasarkan dari adanya pengembangan desa wisata di desa Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta, yaitu desa wisata Tinalah atau sering disebut Dewi Tinalah. Awal mula berdiri dari dana pengembangan PNPM Pariwisata. Berdiri pada tahun 2013.  Konsep Dewi Tinalah adalam desa wisata dengan berbasis pada alam dan budaya. Pengembangan ini berdapak pada keterlibatan langsung masyarakat desa sekitar. Keterlibatan ini berupa menjadi pengurus dan partisipasi masyarakat dalam mendukung desa wisata. Dengan adanya paket wisata di Dewi Tinalah memberikan dapak positif dari segi ekonomi, masyarakat ikut terlibat dalam pelaksanaan paket tersebut seperti menjadi pemandu wisata, dan tim kuliner. Hal ini tentu menuntut masyarakat untuk belajar terkait dengan pelayanan wisata, sehingga dari sini masyarakat juga banyak belajar dan mengidentifikasi untuk mengembangkan Dewi Tinalah.

Paket wisata yang ada di desa wisata Tinalah yaitu paket camping Jogja seru, paket outbound Jogja Istimewa, paket makrab Jogja, paket gathering Jogja, paket kuliner kas desa, paket river tubing Tinalah, penginapan, dll. 

desa maju dengan desa wisata - desa wisata tinalah yogyakarta - pesona indonesia

Dari segi lingkungan, dengan adanya desa wisata, masyarakat juga melai menerapkan sadar lingkungan dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman. Masyarakat juga banyak belajar mengenai konsep Sapta Pesona. Selain memastikan kondisi lingkungan bersih, masyarakat jug memastikan bahwa lingkungan wisata tersebut aman dan sejuk. Hal ini diterapkan dengan mengadakan pemantauan setiap ada kegiatan di Dewi Tinalah.

Baca Juga: Serunya Outbound di Desa Wisata

Selain itu, peran desa wisata juga membantu para ibu-ibu didesa mengembangkan keterampilan dalam membuat kemasan oleh-oleh untuk mendukung kegiatan di desa wisata. Hal ini dilakukan dengan membuat beberapa pelatihan mengenai produk-produk olahan yang bahan-bahannya berasal dari desa wisata Tinalah. Prakteknya, ibu-ibu membuat produk olahan seperti Jahe Merah Muresko, kripik pegagan, slondok, wingko Tinalah, dan beberapa olehan lainnya yang terbuat dari singkong.

Hal ini tentu mendorong masyarakat untuk terus kreatif dalam mengembangkan sektor pariwisata dengan desa wisata. Harapannya dengan pengembangan desa wisata ini menjadikan perekonomian yang lebih mandiri. Masyarakat setempat bisa memperoleh manfaat dari pengembangan desa wisata Tinalah. Masyarakat nantinya dapat mendapatkan pekerjaan dari desa wisata tanpa harus keluar daerah atau ke kota-kota. Ini mendorong pengembangan sektor perekonomian secara nyata, dari desa untuk Indonesia. (GF)

Baca Juga: Potensi Desa Wisata untuk Lokasi Camping 





02 March 2018

DESA WISATA TINALAH MENDUNIA

Sebaran web Dewi Tinalah di penjuru Dunia
Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) kini mulai di kenal di berbagai penjuru dunia. Kok bisa? Ya, tentu bisa. Di jaman perkembangan teknologi yang semakin canggih ini kita dimudahkan untuk mencari dan menyebarluaskan informasi melalui internet. Dengan menggunakan web (www: world wide web) Dewi Tinalah memperkenalkan dirinya ke berbagai pihak. Semua orang dapat mengakses web tersebut menggunakan jaringan internet. Alamat web: www.dewitinalah.com 

Dewi Tinalah di kenal diberbagai penjuru dunia, bahkan di semua benua-benua yang ada di dunia ini. Lalu bagaimana kita dapat mengetahui orang-orang yang mengenal dan mengetahui Dewi Tinalah melalui web? Kita menggunakan tools penelusuran web dengan statcounter. Fungsi dari tools ini membantu Dewi Tinalah untuk mengetahui orang-orang dari mana saja yang mengakses web Dewi Tinalah.

Laporan dari penelusuran statcounter, Dewi Tinalah di akses dari benua Asia, Amerika, Afrika, Eropa dan Australia. Orang-orang yang sering mengakses dari Negara-negara Malaysia, Singpura, Thailand, Amerika, Mesir, dll. Dari Indonesia sendiri, sudah banyak diakses dari berbagai provinsi. Penyebarluasan ini tentu tidak terlepas dari sahabat-sahabat Dewi Tinalah yang selalu memperkenalkan kepada pihak-pihak lain.

Program pengembangan web Dewi Tinalah akan selalu dioptimalkan dengan sumber daya masyarakat desa setempat. Dewi Tinalah selalu berupaya memberikan kesempatan kepada masyarakat desa wisata untuk mengembangkan diri dan potensinya, salah satunya dengan pengembangan web tersebut untuk memperkenalkan kegiatan wisata Dewi Tinalah. Kita patut berbangga.