Pesona Alam dan Budaya

Selamat Datang di Desa Wisata Tinalah

Pengunjung dapat menikmati pemandangan alam dengan dikelilingi Pegunungan Menoreh dan Sungai Tinalah yang indah. Alamat Jl Persandian Km.5, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta.

Outbound Dewi Tinalah

Wisatawan dapat melakukan kegiatan out bond di jalur buaya, Sungai Tinalah, Bukit Talun Miri, dan jalur lapangan.

Camping Ground Jogja

Rasakan paket camping 3 hari 2 malam dengan harga yang terjangkau.

Keramahan Pemandu Dewi Tinalah

Pemandu kami akan memberikan pelayanan yang maksimal kepada wisatawan dan siap memberikan segala informasi yang Anda butuhkan.

Tinalah Tubing

Anda dapat merasakan sensasi tubing di Tinalah melalui jalur embung dan kedungrong.

Puncak Kleco

Rasakan indahnya sunrise dan sunset dari Puncak Kleco.

Pesona Alam dan Budaya

Desa Wisata Tinalah dengan pesona alam dan hamparan Pegunungan Menoreh, Sungai Tinalah, Puncak Kleco, dan Goa Sriti. Kearifan budaya lokal yang selalu terjaga dan lestari.

Showing posts with label blog. Show all posts
Showing posts with label blog. Show all posts

27 March 2020

EBOOK - PANDUAN DESA WISATA 2020

Buku Panduan Desa Wisata 2020 ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing pihak terkait secara sinergis. Panduan ini semoga dapat menjadi pegangan dalam melaksanakan pengembangan desa wisata. Buku ini merupakan buku yang disusun oleh empat kementrian RI (Kementrian Pariwisata, Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementrian Dalam Negeri).

Buku-Pedoman-Desa-Wisata-2020


Isi buku meliputi latar belakang desa wisata, pengembangan desa wisata (atraksi, aksesbilitas, amenitas, SDM, Masyarakat, Industri, Branding, Advertising, Selling), implementasi program, penyelenggara desa wisata, monitoring dan evaluasi.

Download Ebook Panduan Desa Wisata 2020
bit.ly/ebook_panduan_desawisata

24 January 2020

Wisatawan Mancanegara Minati Jelajah Alam di Desa Wisata Tinalah

Wisatawan Mancanegara Minati Jelajah Alam di Desa Wisata Tinalah - Jelajah alam Jogja di Desa Wisata Tinalah. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan paket wisata Jogja Adventure yang banyak diminati oleh wisatawan mancanegara ketika berwisata di Jogja.

Wisatawan Mancanegara Minati Jelajah Alam di Desa Wisata Tinalah
Kegiatan Jelajah Alam Wisatawan Mancanegara di Dewi Tinalah bersama Via-Via

Wisatawan mancanegara yang berwisata di Indonesia sekarang tidak hanya sekedar melirik Bali dan Borobudur, tetapi kini para wisatawan mancanegara melirik kegiatan wisata di Desa Wisata Jogja (Dewi Tinalah).

Mengapa hal ini terjadi? Wisatawan mancanegara ingin merasakan sesuatu hal yang berbeda. Mereka ingin merasakan tinggal di desa, menikmati suasana desa, berinteraksi dengan masyarakat di desa. Hal inilah yang menjadi alasan wisatawan mancanegara berwisata ke desa wisata di Yogyakarta (Dewi Tinalah).


Baca Juga: Kunjungan Dewi Tinalah Tahun 2019 Meningkat 19.3%

Ketika tinggal di desa wisata (Dewi Tinalah), wisatawan mancanegara menginap di rumah penduduk setempat (homestay). Mereka berinteraksi dengan pemilik rumah, merasakan apa yang dilakukan sehari-hari oleh masyarakat di desa.

Kegiatan ini seperti membersihkan halaman rumah, mencari pakan ternak, memberikan makan ternak, menyiram tanaman di sawah. Jika pas musim tanam atau panen padi, wisatawan juga bisa ikut dalam kesempatan ini, mendapatkan pengalaman menanam atau memanen padi.


Kegiatan jelajah alam di Desa Wisata Tinalah mengitari kawasan Pegunungan Menoreh. Wisatawan bisa melihat sunset maupun sunrise di Wisata Alam Puncak Kleco. Kemudian jelajah alam melewati persawahan dan Sungai Tinalah. Wisatawan mancanegara bisa berkunjung ke situs Rumah Sandi tempat bersejarah perjuangan rakya Indonesia di kawasan Desa Wisata Tinalah.

Wisatawan mancanegara yang kegiatan di Dewi Tinalah juga akan dipandu menuju kawasan Goa Sriti untuk melihat keindahan goa tersebut, terdapat stalagmit dan stalagtit yang indah. Di Goa Sriti ini juga merupakan jejak perjuangan Pangeran Diponegoro dalam melakukan pergerakan perlawanan kepada Belanda kala itu.

Baca Juga: Desa Wisata untuk Camping di Jogja

Tidak hanya itu, wisatawan mancanegara juga bisa belajar gamelan di Desa Wisata Tinalah. Mersakan menjadi wiyaga (pemain gamelan). Dengan pengalaman ini, wisatawan mancanegara merasakan betapa kayanya ragam budaya di Indonesia, khususnya di tempat wisata Yogyakarta dengan desa wisata Tinalah. 



https://api.whatsapp.com/send?phone=6285200552054&text=Hallo,%20Mas%20Bams,%20Saya%20mau%20tanya%20paket%20dan%20fasilitas%20di%20Dewi%20Tinalah.....



23 January 2020

Tahun 2019 Dewi Tinalah Capai 14,9 Ribu Kunjungan Meningkat 19.3%

Tahun 2019 Dewi Tinalah Capai 14,9 Ribu Kunjungan Meningkat 19.3%  - Peningkatan jumlah kunjungan  merupakan salah satu indikator berkembangnya suatu desa wisata. Tahun 2019, jumlah kunjungan Desa Wisata Tinalah mencapai 14,904 kunjungan. Capaian ini meningkat 19,3% dari tahun 2018, yaitu  12,025 kunjungan. Dengan adanya peningkatan jumlah kunjungan ini juga berkorelasi dengan bertambahnya kegiatan di desa wisata Tinalah (Dewi Tinalah).

Desa Wisata Tinalah - Dewi Tinalah - wisata jogja

Capaian ini merupakan jumlah kunjungan berdasarkan kunjungan web Dewi Tinalah melalui data rekam Statcounter.  Tool rekam data kunjungan web ini merupakan layanan pelacak aktivitas pengunjung situs, terdapat laporan statistik dan analisanya, juga dapat melihatnya secara realtime.

Baca Juga: Paket Outbound Jogja di Desa Wisata

Berdasakan data kunjungan tersebut, Dewi Tinalah dapat melihat aktivitas apa saja yang terjadi di web Dewi Tinalah. Artikel apa saja yang menjadi pilihan atau penelusuran yang sering ditemukan oleh pengunjung. Tingkat kunjungan ini dapat dijadikan dasar pengembangan layanan di Dewi Tinalah. Tingkat kunjungan tertinggi berdasarkan urutan yaitu paket camping jogja, paket makrab jogja, dan outbound jogja.

Dewi Tinalah di Tahun 2019 telah dijadikan sebagai tempat pilihan wisatawan jogja, wisatawan magelang, mahasiswa jogja untuk berbagai kegiatan. Kegiatan camping dan makrab menjadi pilihan paket yang sering dipilih oleh wisatawan. Tidak hanya dengan kegiatan camping dan makrab, wisatawan jogja juga memilih paket outbound jogja untuk berbagai kegiatan seperti gathering dan pengingkatan kapasitas organisasi.

desa wisata jogja - paket wisata jogja

Berbagai kegiatan di Dewi Tinalah ini tidak lepas dengan adanya promosi dan informasi yang disajikan di web Dewi Tinalah. Dengan informasi tersebut, wisatawan dapat memperoleh informasi seputar wisata Jogja, desa wisata Jogja,  dan info wisata Kulon Progo. Tidak hanya sekedar menyajikan informasi, tetapi apa yang disajikan oleh Dewi Tinalah adalah layanan paket wisata yang dapat dinikmati oleh wisatawan. Dengan informasi paket wisata Jogja yang menarik, wisatawan dapat memilih paket wisata di Dewi Tinalah.

Baca Juga: Desa Wisata Jogja Permudah Layanan Akses Informasi

Kegiatan wisata yang dapat dilakukan oleh wisatawan banyak pilihannya. Beberapa paket di Dewi Tinalah diminati oleh wisatawan mancanegara. Kegiatan yang dilakukan berupa live in, yaitu tinggal di kawasan desa wisata Tinalah, tinggal di rumah penduduk setempat, ikut merasakan kehidupan yang ada di masyarakat setempet. Wisatawan mancanegara bisa ikut kegiatan yang dilakukan oleh penduduk di Dewi Tinalah, seperti mencari rumput untuk pakan ternak, mencarai kayu bakar, ikut kegiatan di sawah untuk menyemai tanaman, merawat dan menyiraminya. Kegiatan tersebut sangat menarik bagi wisatwawan mancanegara. Telah banyak wisatawan yang berkunjung ke Dewi Tinalah.

Jika Anda ingin melaksanakan kegiatan di Desa Wisata Tinalah dapat menghubungi narahubung Dewi Tinalah. Anda bisa memilih layanan paket camping Jogja, Outbound Jogja, Makrab Jogja, Penginapan Jogja, Live in Jogja, Kuliner Jogja dan berbagai kegiatan lainnya.



 


26 December 2019

Desa Wisata Kulon Progo Permudah Wisatawan Akses Informasi Digital

Desa Wisata Kulon Progo Permudah Wisatawan Akses Informasi Digital. Perkembangaan Teknologi Informasi digital saat ini dimanfaatkan oleh desa wisata di Kulon Progo untuk mempermudah wisatawan memperoleh informasi tentang desa wisata di Kulon Progo. Dengan informasi yang membahas tentang desa wisata di Kulon Progo, Wisatawan dapat memperoleh informasi lengkap tentang profil desa wisata, kontak pengelola desa wisata, alamat dan map yang mempermudah menuju lokasi desa wisata, dan berbagai paket kegiatan di desa wisata, baik atraksi, maupun kulinernya.

Desa Wisata Kulon Progo Permudah Wisatawan Akses Informasi Digital

Salah satu desa wisata Kulon Progo yang mengembangkan konten digital secara lengkap yaitu Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah). Beralamat di Jl. Persandian Km 5, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Konten digital yang dikembangkan memanfaatkan semua portal yang dapat diakses menggunakan internet, yaitu Google, Gmail, Youtube, Tacebook, Instagram, Twitter, Tumblr, Pinrest, Blog, Web, Google Bisnisku, Google Map, portal Scribd, dan portal Academia.

Bagaimana cara menemukan informasi Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah)

Wisatawan bisa memperoleh informasi lengkap tentang Dewi Tinalah dengan cara menuliskan kata kunci Desa Wisata Tinalah atau Dewi Tinalah di halaman penelusuran, bisa menggunakan Goolge, Mozzila, Opera dan mesin pencari lainnya. Dengan menuliskan kata kunci tersebut, wisatawan akan mendapatkan informasi dari portal resmi web Desa Wisata Tinalah, portal Google Bisnisku, Google Map, ulasan berbagai portal berita, informasi dari TripAdvisor, maupun berbagai portal blogger yang membahas tentang Desa Wisata Tinalah.

Informasi yang disajikan di web resmi Desa Wisata Tinalah sangat lengkap. Dengan mengakses web resmi Dewi Tinalah di alamat www.dewitinalah.com, wisatawan akan memperoleh informasi profil Desa Wisata Tinalah, kegiatan terbaru Dewi Tinalah, kontak dan map, informasi paket beserta harganya, maupun informasi terkait dengan desa wisata. Selain itu, wisatawan dipermudah untuk menghubungi admin / cs Dewi Tinalah tanpa menuliskan nomor kontak, wisatawan tinggal klik tombol Whatsapp yang ada di portal web Dewi Tinalah.

Informasi Poin Penilaian Desa Wisata di Google sangat Penting

Selain informasi dari web resmi Dewi Tinalah, wisatawan juga akan memperoleh informasi dari portal Google Bisnisku. Di portal ini berisi tentang link tautan menuju portal Dewi Tinalah, petunjuk menuju Desa Wisata Tinalah, dan tombol telpon. Di portal ini juga terdapat ulasan yang menjadi bahan pertimbangan wisatawan berdasarkan ulasan tersebut. Wisatawan bisa memperoleh informasi paket kegiatan desa wisata Tinalah dengan mengakses menu produk Dewi Tinalah. Di menu ini akan tersaji nama paket, deskripsi, dan harga, sehingga wisatawan mudah menentukan paket yang akan dipilih. Wisatawan dipermudah untuk reservasi dengan tobol reservasi atau beli online.

Hal penting yang perlu diketahui oleh wisatawan tentang desa wisata adalah penilaian atau rating yang telah diberikan oleh orang-orang dalam mengulas desa wisata. Semakin tinggi rating menunjukkan kualitas pelayanan yang semakin baik juga dari desa wisata tersebut. Dalam hal ini, Desa Wisata Tinalah telah memperoleh rating poin di atas 4 (empat) dengan rentang poin yang diterapkan adalah 1 (satu) sampai dengan 5 (lima).

Desa Wisata Kulon Progo Permudah Wisatawan Akses Informasi Digital Wisata Jogja

Selain dari portal resmi Desa Wisata Tinalah, wisatawan bisa memperoleh informasi lain di portal berita maupun blog yang ditemukan di halaman pencarian ketika menuliskan kata kunci Desa Wisata Tinalah, Dewi Tinalah, maupun Tinalah. Dengan adanya informasi dari portal berita terkemuka, menunjukkan bahwa desa wisata Tinalah telah memperoleh tempat di hati masyarakat. Ulasan-ulasan dari blogger juga menunjukkan bahwa telah banyak orang atau wisatawan yang telah berkunjung ke Dewi Tinalah, dan memang pantas tempat wisata Jogja ini diulas atau diberitakan.


Semoga semakin banyak desa wisata di Yogyakarta dan Kulon Progo yang menerapkan optimasi digital untuk memberikan kemudahan wisatawan mengakses informasi desa wisata, melakukan pemesanan / reservasi dan pembayaran secara digital.
 


19 December 2019

Gerakan Tree Planting Pendidikan Biologi FKIP UAD di Desa Wisata Tinalah

Gerakan Tree Planting Pendidikan Biologi FKIP UAD di Desa Wisata Tinalah - Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Pendidikan Biologi (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan lakukan gerakan tree planting (tanam pohon) di kawasan Desa Wisata Tinalah, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, DIY yang dilaksanakan hari Minggu (15 Desember 2019). Kegiatan ini merupakan bentuk program sosial dan pengabdian Program studi - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi.

tanam pohon pendidikan biologi uad di desa wisata tinalah kulon progo

Kegiatan ini bertujuan untuk penghijauan kawasan Desa Wisata Tinalah di setiap dusun. Di desa wisata Tinalah (Dewi Tinalah) terdapat 14 dusun. Panitia membagikan 345 bibit pohon untuk 14 dusun dan kawasan pengembangan Dewi Tinalah.

Kepala desa Purwoharjo, Ari Wibowo, A.Md., program ini sangat bagus dan sangat membantu program penghijauan di kawasan Dewi Tinalah, diharapkan nantinya bibit yang sudah tumbuh besar dapat menjadi penjaga erosi, bibit buah yang ditanam di kawasan Dewi Tinalah dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung. Kegiatan ini juga menghadirkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo.


Bibit tanaman yang ditanam di kawasan Dewi Tinalah meliputi bibit kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron), jati, sengon, mahoni, munggur, ketapang, jambon, pule, gmelina, nangka, sirsak, jeruk, dan kalpataru.


tanam pohon pendidikan biologi uad di desa wisata tinalah kulon progo

Dengan terlaksananya kegiatan ini, harapannya bukan hanya menjadi program sesaat, tetapi masyarakat yang telah menerima bibit tersebut dapat merawat bibit dengan baik, memberi pupuk dan menyiran bibit sehingga tumbuh dengan optimal.
 


17 December 2019

3 Hal Penting dalam Pengembangan Desa Wisata

Desa wisata saat ini banyak dikembangkan hampir disetiap desa. Pengembangan desa wisata sangat bermanfaat untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa. Tentu hal ini membutuhkan banyak pengetahuan dan pemahaman awal tentang desa wisata. Jangan sampai pengembangan desa wisata menjadi salah kaprah.


Pengertian desa wisata yaitu suatu daerah tujuan wisata atau disebut pula destinasi pariwisata, yang mengintegrasikan daya tarik wisata, fasilitas umum, fasilitas pariwisata, aksesibilitas, yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku (UU. No. 10 Th. 2009; Nuryanti, 1993). 

Berikut Video penjelasan tentang pengambangan desa wisata.

Baca Juga: Pengembangan Camping Ground di Desa Wisata




14 December 2019

Jejak Perjuangan Pangeran Diponegoro di kawasan Desa Wisata Tinalah

Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) merupakan kawasan pegunungan Menoreh di Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan Dewi Tinalah ini mempunyai nilai historis perjuangan Pangeran Diponegoro di seputaran Menoreh. 


napak tilas sejarah perjuangan pangerah diponegoro di kulon progo - desa wisata tinalah


Beberapa kegiatan napak tilas sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro telah dilaksanakan oleh berbagai komunitas. Diantaranya Ki Roni Sodewo, Ahmad Athoillah dan  Komunitas Penggiat Sejarah Kulon Progo (KPSKP). Berikut rekam jejak napak tilas sejarah Pangeran Diponegoro di kawasan Desa Wisata Tinalah.

#1 Jejak Sejarah Pangeran Diponegoro di Talun Miri, Kedung Jaran dan Sendang Selilin




#2 Jejak Sejarah Pangeran Diponegoro di Goa Pertapaan Prajurit Puncak Kleco


 

#3 Jejak Sejarah Pangeran Diponegoro di Puncak Gunung So Perbukitan Menoreh


 

#4 Jejak Sejarah Pangeran Diponegoro di Puncak Kleco dan Kedung Rong


 

Berbagai napak tilas jajak perjuangan Pangeran Diponegoro di kawasan Dewi Tinalah semoga memberikan manfaat bagi lliterasi sejarah di Indonesia. Harapannya akan semakin banyak insan yang suka akan sejarah. Penting bagi kita untuk mempelajari sejarah perjuangan para pahlawan.

11 December 2019

FREE EBOOK - PANDUAN PENGEMBANGAN DESA WISATA

Buku Panduan Pengembangan Desa Wisata ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing pihak terkait secara sinergis. Panduan ini semoga dapat menjadi pegangan dalam melaksanakan pengembangan desa wisata.


PANDUAN PENGEMBANGAN DESA WISATA


Isi buku ini meliputi pengantar tentang desa wisata, konsep desa wisata yang berkelanjutan, kebijakan dan dukungan pengembangan desa wisata, tahap pengembangan desa wisata, dan pemantauan dan evaluasi desa wisata. 

Dapatkan Ebook Panduan Pengembangan Desa Wisata

06 October 2019

8 Kebijakan Pengembangan Kawasan Pariwisata Kulon Progo



Kabupaten Kulon Progo saat ini mendapatkan tantangan dengan adanya pembangunan bandara baru di Yogyakarta. Berbagai sektor yang ada di kabupaten harus bisa beradaptasi dan memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan perekonomian daerah.

8 Kebijakan Pengembangan Kawasan Pariwisata Kulon Progo
 
Dampak yang nantinya banyak dirasakan dari pembangunan bandara adalah sektor pariwisata, mulai dari tempat wisata, penginapan, kuliner, aneka oleh-oleh, pertunjukan budaya dan kesenian. Sektor pariwisata harus mempunyai strategi matang agar siap dengan segala efek pembangunan bandara.

Baca Juga: Tempat Camping dan Outbound Kulon Progo

Dengan ini, Pemda Kabupaten Kulon Progo mengeluarkan kebijakan untuk mewujudkan kawasan pariwisata yang maju. Kebijakan ini dituangkan dalam RTRW Kabupaten Kulon Progo tahun 2012 – 2032 (Pasal 66 Ayat &).

Kebijakan pengembangan kawasan pariwisata Kulon Progo sebagai berikut:

  1. Mengembangkan jaringan promosi pariwisata dengan daerah lain.
  2. Menetapkan kawasan unggulan, andalan dan potensial pengembangan pariwisata.
  3. Mengembangkan brand daerah.
  4. Meningkatkan akses menuju objek wisata.
  5. Meningkatkan fasilitas pendukung objek wisata.
  6. Diverivikasi produk pendukung pariwisata.
  7. Melindungi situs budaya masa lampau.
  8. Meningkatkan peran serta masyarakat pelaku pariwisata.
Dengan kebijakan tersebut merupakan langkah tepat bagi Kabupaten Kulon Progo siap menghadapi gelobang besar setelah selesainya pembangunan bandara baru. Peluang pariwisata harus ditangkap dari sekarang agar kita bisa menjadi pemain langsung sebagai penggerak perekonomian Kulon Progo.

Info Grafik 8 Kebijakan Pengembangan Kawasan Pariwisata Kulon Progo

8 Kebijakan Pengembangan Kawasan Pariwisata Kulon Progo
 
 


03 September 2019

Desa Wisata berbasis Ekowisata - Dewi Tinalah


Ekosistem sungai merupakan sumber daya alam potensial yang dapat dikembangkan sebagai objek dan daya tarik ekowisata untuk menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dan mendorong program konservasi sungai. Kawasan sungai Tinalah dikembangkan lebih lanjut dengan prinsip-prinsip pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan. 


ekowisata-desa-wisata-yogyakarta

Pengembangan pariwisata berkelanjutan yaitu pariwisata yang aktivitasnya tetap memperhatikan keseimbangan alam, lingkungan, budaya dan ekonomi agar pariwisata tersebut terus berlanjut. Dengan kata lain, pengelolaannya haruslah dapat memberikan keuntungan secara ekonomi bagi seluruh pihak terkait baik itu pemerintah, sektor swasta, serta masyarakat setempat. 

Baca Juga: Camping di Desa Wisata Tinalah

Pengembangan kawasan sungai sebagai ekowisata terdapat beberapa prinsip yang harus dimengerti, yaitu pelestarian, pendidikan, pariwisata, perekonomian, dan partisipsi masyarakat setempat. Dengan mengedepankan pariwisata yang bertanggung jawab, serta memberi kontribusi terhadap kelestarian alam, InsyaAllah akan ada peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.




11 July 2019

Desa Wisata Sebagai Pusat Sumber Belajar (Bagian 2) - Dewi Tinalah

Artikel Sebelumnya: Desa Wisata Sebagai Pusat Sumber Belajar (Bagian 1) - Dewi Tinalah

Alam di Dewi Tinalah sangat mendukung dijadikan sebagai pengembangan pusat sumber belajar. Disini terdapat potensi sumber belajar berupa alam yang terdiri dari sungai, persawahan, embung, goa, pegunungan, kebun, dan sumber belajar buatan berupa museum. Potensi sumber belajar tersebut merupakan kategori sumber belajar yang by utilization dan dapat dikembangkan sebagai by design. Semua orang dapat memperoleh berbagai informasi berdasarkan sumber belajar by utlitization, tetapi ketika akan disampaikan secara khusus untuk keperluan belajar dan membelajarkan di dalam dan di luar lembaga pendidikan perlu didesain secara khusus pada suatu pokok bahasan yang berdasarkan landasan teoritis pada masing-masing sumber belajar tersebut. 

Dari berbagai sumber belajar di Dewi Tinalah, baik yang tinggal digunakan atau didesain terlebih dahulu berdasarkan sumber yang ada dapat mengakomodasi belajar seseorang sesuai dengan kecakapan belajarnya masing-masing, baik secara visual, auditori, kinestetik maupun dari kombinasi dari kecakapan belajar tersebut.

Sumber belajar berupa alam yang ada di Dewi Tinalah adalah sungai, persawahan, dan goa yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sains baik biologi, fisika maupun kimia. Hal ini dapat dikembangkan untuk jenjang sekolah dasar, menengah, atas bahkan perguruan tinggi. Sungai di Dewi Tinalah dapat dijadikan sebagai sumber belajar biologi, fisika, dan kimia. 

Sebagai contoh, sungai dapat dijadikan sumber belajar dalam bidang biologi untuk materi pelajaran ekosistem sungai, indikator biologi, dan keanekaragaman biota sungai. Bidang fisika diantaranya untuk materi pelajaran mengenai gerak dengan melakukan praktikum di arus sungai. Materi pelajaran kimia diantaranya untuk mengetahui asam basa air, BO dan DO. Potensi alam tersebut dapat dikembangkan secara lebih luas dengan berbagai identifikasi dan pengembangan sesuai kebutuhan dan perkembangan keilmuan.

Alam di Dewi Tinalah dapat juga digunakan untuk sumber belajar tematik. Semisal di sungai, dapat digunakan untuk pelajaran matematika, agama, sejarah,  bahasa Indonesia, kesenian, geografi, sains, serta teknologi dan informasi. Semua tentang sungai dapat dijadikan materi secara tematik yang mengintegrasikan berbagai materi pelajaran dalam suatu kegiatan. 

Sumber Balajar ini menarik bagi seseorang sehingga termotivasi untuk belajar karena beragam informasi yang didapatkan dari satu sumber belajar tersebut. Belum lagi sumber-sumber belajar yang lain, seperti persawahan, goa, embung, dan museum yang dapat saling dikaitkan dalam berbagai materi pembelajaran.  Potensi sumber belajar berupa alam di Dewi Tinalah penting untuk dikembangkan sebagai pusat sumber belajar yang terdiri dari berbagai sumber belajar yang menjamin tersedianya lingkungan belajar.

10 July 2019

Desa Wisata Sebagai Pusat Sumber Belajar (Bagian 1) - Dewi Tinalah

Desa wisata merupakan suatu daerah tujuan wisata yang mengintegrasikan daya tarik wisata, fasilitas umum, fasilitas pariwisata dan aksesbilitas yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat. Kesatuan komponen desa wisata merupakan salah satu yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar.  Setiap orang membutuhkan sumber belajar untuk dapat mengetahui, memahami dan menginterprestasikan sesuatu dari suatu sumber belajar. 

Segala potensi yang ada di desa wisata dapat dijadikan sebagai sumber belajar bagi masyarakat pada umumnya. Hal ini yang perlu digali lebih lanjut untuk mengetahui sumber belajar apa saja yang terdapat di suatu desa wisata dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang kaya akan nilai-nilai edukasi. Sumber belajar yang ada di desa wisata dapat dijadikan untuk pengembangan pendidikan di Indonesia. Sumber belajar sebagai sarana utama memperoleh, menerapkan, dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Komunikasi (IPTEKS) sehingga kegiatan belajar akan terakomodasi dengan baik.

Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) merupakan salah satu desa wisata yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, berada di Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Dewi Tinalah merupakan desa wisata yang berada di kawasan pegunungan Menoreh dan sungai Tinalah. Terdapat persawahan, embung, bukit,dan area lahan yang luas untuk mendukung berbagai kegiatan di Dewi Tinalah. 

Kegiatan wisata di Dewi Tinalah diantaranya adalah camping atau kemah, jelajah alam, kunjungan ke museum Rumah Sandi Negara, wisata alam Puncak Kleco, wisata Goa Sriti, outbound (mancakraida), dan river tubing. Kegiatan tersebut merupakan potensi sumber belajar yang dapat digunakan untuk pengembangan kegiatan pembelajaran, baik di dalam sekolah maupun luar sekolah. Di dalam sekolah, artinya kegiatan wisata tersebut dihadirkan dalam ruang kelas yang telah disiapkan dengan dokumentasi dan dipresentasikan. Di luar sekolah, artinya seseorang dapat terlibat langsung di kegiatan wisata dan dapat mengetahui secara langsung informasi-informasi dari sumber primernya.

Lingkungan merupakan sumber belajar yang sangat beragam. Berdasarkan penelitian, seseorang lebih aktif, berpikir kritis, dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sesuatu serta dapat menumbuhkan kesadaran seseorang terhadap lingkungan di sekitarnya. Seperti lingkungan di Desa Wisata, dari penelitian yang dilakukan, pemanfaatan desa wisata sebagai sumber belajar berbasis ekowisata menghasilkan hasil belajar afektif peserta didik yang lebih antusias dalam mempelajari lingkungan hidup. Lingkungan sekitar merupakan sumber belajar yang mudah dijangkau dan bermanfaat.

Ditulis oleh Galuh Alif Fahmi Rizki, M.Pd
(Penggiat Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan Biologi)

Referensi Bacaan:
  1. Sudiasih, Kusnindyah (2017) Pemanfaatan Lingkungan sebagai Sumber Belajar pada Mata Pelajaran Ipa Kelas III-b SD Negeri Panggang, Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Yogyakarta: UNY.
  2. Sari, Indah Puspita. (2015). Pengaruh Pemanfaatan Desa Wisata Keseneng sebagai Sumber Belajar Geografi Berbasis Ekowisata terhadap Hasil Belajar Afektif Siswa SMA Muhammadiyah Sumowono Kabupaten Semarang Tahun 2015. Semarang: UNES.

Desa Wisata Sebagai Pusat Sumber Belajar (Bagian 2) - Dewi Tinalah

09 July 2019

Desa Wisata Sebagai Penggerak Perekonomian Desa – Dewi Tinalah

Perekonomian desa saat ini dapat berkembang dengan pesat dengan adanya desa wisata. Konsep desa wisata sebagai salah satu penggerak sektor pariwisata bedampak pada pola perkembangan ekonomi desa. Jika selama ini perekonomian desa banyak ditopang dari pertanian, perkebunan, dan peternakan dengan adanya desa wisata dapat berkembangan menjadi jasa, kuliner, dan aket wisata.

Desa Wisata Sebagai Penggerak Perekonomian Desa – Dewi Tinalah Kulon Progo

Desa wisata sebagai wadah penggerak potensi desa tentu berdampak pada identifikasi dan pengembangan potensi desa. Potensi dapat berupa potensi alam, budaya, masyarakat, kesenian, sejarah. Dari setiap potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata yang melibatkan berbagai komponen dan membuat pola ekonomi baru.

Baca juga: Desa Wisata Untuk Outbound

Lingkungan dan masyarakat menjadi kunci dalam pengembangan desa wisata. Lingkungan di desa dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata dengan berbagai atraksi wisata. Dengan adanya destinasi wisata, desa juga mendapatkan keuntungan dengan dikenalnya desa tersebut di sektor pariwisata.
 

Dengan potensi lingkungan, masyarkat menjadi kunci pengembangan desa menjadi desa wisata. Kesadaran masyarakat akan potensi lingkungan untuk pengembangan desa wisata harus dimunculkan bahkan perlu disadarkan. Kesadaran ini yang nantinya akan menggerakan seluruh masyarakat di desa untuk bersinergi dan bergotong royong membangun dan mengembangkan desa wisata.

Desa Wisata Sebagai Penggerak Perekonomian Desa – Dewi Tinalah

Potensi alam dapat dikembangkan menjadi berbagai atraksi wisata, seperti paket wisata jelajah alam. Dengan paket ini saja sebagai contohnya dapat melibatkan banyak komponen diantaranya rumah untuk menginap wisatawan, kuliner untuk hidangan, pemandu wisata untuk mendapingi wisatawan jelajah alam, souvenir untuk kenang-kenangan setelah pulang dari desa wisata.


Dari satu potensi sudah dapat dikembangkan menjadi beberapa komponen yang dalam setiap komponen tersebut mempunyai nilai ekonomi sesuai dengan kebermanfaatan dan nilai yang didapatkan. Selain alam, seni budaya setempat dapat dikembangkan menjadi paket atraksi workshop, misal paket menari, paket membuat kerajinan, paket belajar alat musi tradisional setempat, dan paket belajar adat-istiadat masyarakat di desa wisata.


Baca Juga: Desa Wisata untuk Makrab dan Camping
 

Tentu dengan semakin banyak pengembangan potensi yang dikembangkan menjadi paket wisata akan melibatkan banyak komponen. Dengan adanya desa wisata, masyarakat desa yang semula banyak mencari pekerjaan di kota maupun di luar desa,  dari sini akan merubah pola distribus kegiatan perekonomian di desa. Masyarakat akan banyak terlibat dalam kegiatan di desa wisata dengan pendapatan yang tentunya dapat mensejahterakan.

Desa Wisata Sebagai Penggerak Perekonomian Desa – Dewi Tinalah Outbound Jogja Kulon Progo

Dari potensi desa yang dikembangkan menjadi desa wisata akan merubah desa yang sebelumnya belum bisa mandiri dapat menjadi desa mandiri karena bisa mengubah pola perekonomian dari kota menuju desa. Hal ini penting untuk dikembangkan di setiap desa. Dengan adanya potensi desa yang dikembangkan akan membantu merubah Indonesia menjadi negara yang kuat di sektor perekonomian dengan pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. (Admin)





05 July 2019

Destinasi Desa Wisata Jogja – Dewi Tinalah

Destinasi Desa Wisata Jogja – Dewi Tinalah. Destinasi wisata di Jogja banyak ragam pilihannya. Hampir di seluruh wilayah di Jogja adalah tempat wisata, baik wisata kota, wisata desa, wisata kuliner, wisata religi, wisata budaya dan sejarah. Semua tempat wisata di Jogja mempunyai keunikan tersendiri berdasarkan potensi, daerah dan sejarahnya masing-masing. Di desatinasi wisata Jogja salah satunya mempunyai destinasi desa wisata Jogja yang berada di hampir setiap desa-desa di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

desa wisata jogja - dewi tinalah kulon  progo

Desa-desa di DIY saat ini banyak mengembangkan daerahnya menjadi desa wisata. Hal ini berangkat dari adanya potensi yang ada di setiap desa. Dengan potensi yang ada, baik alam dan manusianya, bersinergi untuk mengembangkan desa sebagai suatu kawasan desa wisata yang dapat menumbuhkan perekonomian di desa tersebut. Kondisi ini merupakan motivasi setiap desa untuk memajukan desanya berdasarkan potensi yang dimilikinya.

Komponen utama dalam Desa Wisata Jogja adalah adanya daya tarik wisata yang didukung oleh komponen lainnya, antara lain transportasi, akomodasi, kuliner, atraki budaya dan cendera mata. Komponen tersebut menyediakan fasilitas dan layanan secara langsung dalam memenuhi kebutuhan wisatawan yang berkunjung ke suatu desa wisata.

Baca juga: Tempat dan Camping Jogja

Destinasi Desa Wisata Jogja saat ini banyak pilihannya, antara lain Desa Wisata Pentingsari di Kabupaten Sleman, Desa Wisata Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul, Desa Wisata Tembi di Kabupaten Bantul, dan Desa Wisata Tinalah di Kabupaten Kulon Progo. Tentu dari setiap desa wisata tersebut mempunyai keunikan tersendiri berdasarkan wilayah, budaya, sejarah dan alamnya.

desa wisata jogja - dewi tinalah - tempat makrab dan camping jogja

Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) menjadi salah satu pilihan wisatawan untuk berwisata di Desa Wisata Jogja yang berada di kawasan wisata Kulon Progo. Wisatawan dapat berwisata sekaligus menginap dan melakukan berbagai kegiatan di Dewi Tinalah. Kegiatan yang didapat dilakukan antara lain outbound, camping, jelajah alam, wisata sejarah di Museum Rumah Sandi Negara, wisata alam Puncak Kleco, dan mengikuti kegiatan masyarakat di Dewi Tinalah.

Wisatawan bisa menginap di Dewi Tinalah dan melakukan rangkaian wisata di tempat wisata Jogja maupun Kulon Progo. Wisatawan di Dewi Tinalah dapat bermalam beberapa hari dan melakukan kegiatan wisata di Kulon Progo seperti di tempat wisata Kalibiru, Kebun Teh Nglinggo, Puncak Suroloyo di Samigaluh, Air terjun Mudal di Girimulyo, Waduk Sermo di Kokap, Pantai Glagah di Temon.

Baca juga: Tempat wisata di Jogja

Pengalaman seru akan didapat saat berwisata di Desa Wisata Jogja. Banyak hal yang akan didapat ketika berwisata di desa wisata. Di antaranya berinteraksi dengan masyarakat setempat, mengikuti kegiatan kemasyarakatan, menikmati indahnya kawasan desa wisata, mencoba kuliner khas desa wisata, turut dalam kegiatan budaya masyarakat, serta dapat belajar sejarah di desa wisata sebagai penyambung asa Indonesia.

Hubungi narahubung Dewi Tinalah untuk informasi paket wisata Jogja, paket wisata desa wisata Jogja, paket wisata desa, paket wisata Kulon Progo, paket wisata kota Jogja, paket outbound Jogja, tempat outbound Jogja, tempat camping Jogja, paket camping Jogja, paket wisata Kulon Progo dan destinasi Kulon Progo melalui layanan Whatsapp.
https://api.whatsapp.com/send?phone=6285200552054&text=Hallo,%20Mas%20Bams,%20Saya%20mau%20tanya%20paket%20dan%20fasilitas%20di%20Dewi%20Tinalah.....




16 October 2018

Membangun Desa dengan Desa Wisata



Desa wisata merupakan salah satu bentuk usaha yang saat ini menjadi primadona warga desa. Faktanya, hanya dalam beberapa tahun saja perkembangan wisata desa dan desa wisata, sungguh luar biasa. Siapakah sebenarnya yang beraksi hingga menciptakan lompatan besar ini, salah satunya warga pelaku desa wisata. Apa itu desa wisata?

desa maju dengan desa wisata - desa wisata tinalah - wisata jogja
 
Desa wisata adalah suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku.
Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk mengembangkan desa yang memiliki potensi pariwisata.

Setiap desa tentu memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan dan dibangun. Pariwisata jadi potensi desa, selain pertanian atau perikanan dan lainnya. Terdapat beberapa hal pendekatan yang perlu diperhatikan untuk mengembangkan desa wisata.

Pada pendekatan ini diperlukan beberapa kriteria yaitu :

  1. Atraksi wisata; yaitu semua yang mencakup alam, budaya dan hasil ciptaan manusia. Atraksi yang dipilih adalah yang paling menarik dan atraktif di desa.
  2. Jarak Tempuh; adalah jarak tempuh dari kawasan wisata terutama tempat tinggal wisatawan dan juga jarak tempuh dari ibukota provinsi dan jarak dari ibukota kabupaten.
  3. Besaran Desa; menyangkut masalah-masalah jumlah rumah, jumlah penduduk, karakteristik dan luas wilayah desa. Kriteria ini berkaitan dengan daya dukung kepariwisataan pada suatu desa.
  4. Sistem Kepercayaan dan kemasyarakatan; merupakan aspek penting mengingat adanya aturan-aturan yang khusus pada komunitas sebuah desa. Perlu dipertimbangkan adalah agama yang menjadi mayoritas dan sistem kemasyarakatan yang ada.
  5. Ketersediaan infrastruktur; meliputi fasilitas dan pelayanan transportasi, fasilitas listrik, air bersih, drainase, telepon dan sebagainya.
Desa Wisata terbukti berperan dalam mengembangkan potensi kepariwisataan di desa sekaligus menjadi alat pemberdaya penguasaan kemampuan kepariwisataan desa. Fakta di lapangan, pariwisata merupakan bentuk usaha yang memiliki kemampuan meningkatkan potensi ekonomi desa dengan lingkup yang sangat luas. Desa wisata membuka banyak peluang kerja, peluang ekonomi dan akhirnya menjadi sebuah pilihan yang menarik mengentaskan kemiskinan di desa-desa yang memiliki potensi mengembangkan wisatanya.

Baca Juga: Desa Wisata Untuk Makrab

Hal ini terlihat berdasarkan dari adanya pengembangan desa wisata di desa Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta, yaitu desa wisata Tinalah atau sering disebut Dewi Tinalah. Awal mula berdiri dari dana pengembangan PNPM Pariwisata. Berdiri pada tahun 2013.  Konsep Dewi Tinalah adalam desa wisata dengan berbasis pada alam dan budaya. Pengembangan ini berdapak pada keterlibatan langsung masyarakat desa sekitar. Keterlibatan ini berupa menjadi pengurus dan partisipasi masyarakat dalam mendukung desa wisata. Dengan adanya paket wisata di Dewi Tinalah memberikan dapak positif dari segi ekonomi, masyarakat ikut terlibat dalam pelaksanaan paket tersebut seperti menjadi pemandu wisata, dan tim kuliner. Hal ini tentu menuntut masyarakat untuk belajar terkait dengan pelayanan wisata, sehingga dari sini masyarakat juga banyak belajar dan mengidentifikasi untuk mengembangkan Dewi Tinalah.

Paket wisata yang ada di desa wisata Tinalah yaitu paket camping Jogja seru, paket outbound Jogja Istimewa, paket makrab Jogja, paket gathering Jogja, paket kuliner kas desa, paket river tubing Tinalah, penginapan, dll. 

desa maju dengan desa wisata - desa wisata tinalah yogyakarta - pesona indonesia

Dari segi lingkungan, dengan adanya desa wisata, masyarakat juga melai menerapkan sadar lingkungan dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman. Masyarakat juga banyak belajar mengenai konsep Sapta Pesona. Selain memastikan kondisi lingkungan bersih, masyarakat jug memastikan bahwa lingkungan wisata tersebut aman dan sejuk. Hal ini diterapkan dengan mengadakan pemantauan setiap ada kegiatan di Dewi Tinalah.

Baca Juga: Serunya Outbound di Desa Wisata

Selain itu, peran desa wisata juga membantu para ibu-ibu didesa mengembangkan keterampilan dalam membuat kemasan oleh-oleh untuk mendukung kegiatan di desa wisata. Hal ini dilakukan dengan membuat beberapa pelatihan mengenai produk-produk olahan yang bahan-bahannya berasal dari desa wisata Tinalah. Prakteknya, ibu-ibu membuat produk olahan seperti Jahe Merah Muresko, kripik pegagan, slondok, wingko Tinalah, dan beberapa olehan lainnya yang terbuat dari singkong.

Hal ini tentu mendorong masyarakat untuk terus kreatif dalam mengembangkan sektor pariwisata dengan desa wisata. Harapannya dengan pengembangan desa wisata ini menjadikan perekonomian yang lebih mandiri. Masyarakat setempat bisa memperoleh manfaat dari pengembangan desa wisata Tinalah. Masyarakat nantinya dapat mendapatkan pekerjaan dari desa wisata tanpa harus keluar daerah atau ke kota-kota. Ini mendorong pengembangan sektor perekonomian secara nyata, dari desa untuk Indonesia. (GF)

Baca Juga: Potensi Desa Wisata untuk Lokasi Camping 





02 March 2018

DESA WISATA TINALAH MENDUNIA

Sebaran web Dewi Tinalah di penjuru Dunia
Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) kini mulai di kenal di berbagai penjuru dunia. Kok bisa? Ya, tentu bisa. Di jaman perkembangan teknologi yang semakin canggih ini kita dimudahkan untuk mencari dan menyebarluaskan informasi melalui internet. Dengan menggunakan web (www: world wide web) Dewi Tinalah memperkenalkan dirinya ke berbagai pihak. Semua orang dapat mengakses web tersebut menggunakan jaringan internet. Alamat web: www.dewitinalah.com 

Dewi Tinalah di kenal diberbagai penjuru dunia, bahkan di semua benua-benua yang ada di dunia ini. Lalu bagaimana kita dapat mengetahui orang-orang yang mengenal dan mengetahui Dewi Tinalah melalui web? Kita menggunakan tools penelusuran web dengan statcounter. Fungsi dari tools ini membantu Dewi Tinalah untuk mengetahui orang-orang dari mana saja yang mengakses web Dewi Tinalah.

Laporan dari penelusuran statcounter, Dewi Tinalah di akses dari benua Asia, Amerika, Afrika, Eropa dan Australia. Orang-orang yang sering mengakses dari Negara-negara Malaysia, Singpura, Thailand, Amerika, Mesir, dll. Dari Indonesia sendiri, sudah banyak diakses dari berbagai provinsi. Penyebarluasan ini tentu tidak terlepas dari sahabat-sahabat Dewi Tinalah yang selalu memperkenalkan kepada pihak-pihak lain.

Program pengembangan web Dewi Tinalah akan selalu dioptimalkan dengan sumber daya masyarakat desa setempat. Dewi Tinalah selalu berupaya memberikan kesempatan kepada masyarakat desa wisata untuk mengembangkan diri dan potensinya, salah satunya dengan pengembangan web tersebut untuk memperkenalkan kegiatan wisata Dewi Tinalah. Kita patut berbangga.