Desa Wisata Tinalah -->
Paket Wisata Jogja Dewi Tinalah

Pengertian Outbound: Definisi, Manfaat dan Contoh Kegiatan di Dewi Tinalah

Pengertian outbound adalah kegiatan yang dilakukan di luar ruangan, biasanya dilakukan di alam terbuka atau di tempat yang menantang. Tujuan dari kegiatan outbound ini adalah untuk meningkatkan kerja sama tim, motivasi, komunikasi, dan kemampuan problem solving serta untuk meningkatkan kinerja individu atau kelompok. Kegiatan outbound sering digunakan untuk kegiatan team building, training, atau hanya sekedar untuk bersenang-senang.

Pengertian Outbound: Definisi, Manfaat dan Contoh Kegiatan di Dewi Tinalah

Sejarah permainan outbound berasal dari kegiatan latihan militer yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan fisik dan mental tentara. Kegiatan ini dikenal sebagai Outward Bound, yang merupakan singkatan dari "keluar dari batas-batas" atau "ke luar dari lingkungan yang nyaman". Kegiatan ini pertama kali diperkenalkan oleh Kurt Hahn, seorang pendidik Jerman yang didorong oleh keyakinan bahwa latihan fisik dan mental yang keras dapat membantu seseorang menjadi pemimpin yang efektif.

Pada tahun 1941, Hahn membuka sekolah Outward Bound di Inggris yang menyediakan latihan fisik dan mental yang keras untuk anak laki-laki yang akan bergabung dengan tentara. Kegiatan ini mencakup hiking, climbing, dan pelatihan survival di alam terbuka.

Setelah Perang Dunia II, Outward Bound mulai digunakan untuk kegiatan latihan non-militer dan digunakan dalam pendidikan, pelatihan kerja, dan pengembangan diri. Kegiatan ini mulai digunakan dalam pendidikan sekolah, pelatihan pegawai perusahaan, dan program rekreasi.

Sekarang, kegiatan outbound digunakan dalam berbagai konteks, termasuk pendidikan, pelatihan kerja, pengembangan diri, dan rekreasi. Permainan outbound telah menjadi populer di sekolah, universitas, perusahaan dan organisasi lain yang ingin meningkatkan keterampilan kerja sama tim, komunikasi, dan keterampilan fisik dan mental peserta.

Selain itu, permainan outbound juga digunakan dalam program pengembangan diri, terutama untuk meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi dan leadership. Banyak perusahaan menyelenggarakan kegiatan outbound untuk para karyawannya untuk memperkuat rasa solidaritas, meningkatkan motivasi dan meningkatkan kinerja karyawan.

Kegiatan outbound juga digunakan dalam program rekreasi dan wisata, terutama dalam bentuk permainan adventure seperti hiking, rafting, climbing, dan lainnya. Ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengejar pengalaman baru, meningkatkan keterampilan fisik dan mental serta meningkatkan rasa kebersamaan dengan rekan-rekan.

Secara keseluruhan, sejarah permainan outbound sangat erat kaitannya dengan keterampilan pengembangan diri dan kerja sama tim. Permainan outbound yang digunakan sekarang ini dikembangkan dari latihan militer yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan fisik dan mental tentara, namun sekarang digunakan dalam berbagai konteks untuk meningkatkan keterampilan individu dan kerja sama tim dalam berbagai situasi.

Pengertian Outbound Menurut Para Ahli

Menurut para ahli, definisi outbound merupakan kegiatan yang dilakukan di luar ruangan yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan, menambah pengalaman, atau hanya sekedar bersenang-senang. Outbound juga dapat digunakan untuk mengembangkan diri, baik dari segi fisik maupun mental.
  • Menurut Dr. J. Richard Hackman, seorang profesor Organizational Psychology di Harvard University, pengertian outbound merupakan kegiatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kerja sama tim, komunikasi, dan kemampuan problem solving.
  • Menurut Dr. Stephen R. Covey, seorang penulis dan motivator terkenal, outbound dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan leadership, pemecahan masalah, dan keterampilan komunikasi.
  • Menurut Dr. Abraham Maslow, seorang psikolog yang dikenal dengan teori Hierarchy of Needs, outbound dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental serta meningkatkan kesadaran diri.

Menurut para ahli, outbound merupakan kegiatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan, menambah pengalaman, dan mengembangkan diri secara keseluruhan. Namun, penting untuk diingat bahwa kegiatan outbound harus diatur dan diawasi dengan baik untuk menjamin keselamatan dan kesehatan peserta.

Manfaat Outbound untuk individu

Manfaat Outbound dapat sangat penting bagi individu karena dapat membantu dalam beberapa hal seperti:
  • Peningkatan komunikasi: Outbound dapat membantu individu dalam meningkatkan kemampuan komunikasinya, baik dalam berkomunikasi dengan rekan kerja maupun dengan orang lain.
  • Peningkatan kerja sama tim: Outbound dapat membantu individu dalam belajar bekerja sama dengan rekan kerja dalam situasi yang menantang, sehingga dapat meningkatkan kinerja tim.
  • Peningkatan kemampuan problem solving: Outbound dapat membantu individu dalam belajar mengatasi masalah dan mengambil keputusan dalam situasi yang tidak biasa.
  • Peningkatan motivasi: Outbound dapat membantu individu dalam meningkatkan motivasi dan semangat kerja.
  • Peningkatan kesehatan: Outbound juga dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental individu melalui olahraga dan aktivitas di alam terbuka
  • Peningkatan empati: Outbound dapat membantu individu dalam memahami perasaan dan pikiran orang lain, sehingga dapat meningkatkan empati dan kepekaan sosial.

Outbound untuk Mengembangkan Keterampilan Leadership 

Leadership adalah kemampuan untuk memimpin dan mengarahkan orang lain. Ini adalah keterampilan yang sangat penting untuk dikembangkan pada diri, karena ini akan membantu mereka menjadi pemimpin yang efektif di masa depan.

Outbound dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan leadership pada diri dengan cara:
  • Memberikan pengalaman yang menantang: Dengan memberikan diri pengalaman yang menantang, seperti trekking, arung jeram, atau orienteering, Anda dapat membantu mereka belajar untuk mengatasi kesulitan dan mengambil keputusan di bawah tekanan.
  • Memperkenalkan konsep kepemimpinan: Anda dapat memperkenalkan konsep kepemimpinan seperti kejujuran, integritas, dan tanggung jawab melalui aktivitas outbound seperti survival training, paintball, dan tug of war.
  • Mengajarkan kerja sama tim: Outbound dapat membantu diri belajar tentang kerja sama tim dan komunikasi yang efektif melalui aktivitas seperti berkemah, paintball, dan tug of war.
  • Memberikan kesempatan untuk berperan sebagai pemimpin: Anda dapat memberikan kesempatan kepada diri untuk berperan sebagai pemimpin dalam aktivitas outbound, seperti memimpin tim dalam orienteering atau survival training.
  • Memberikan umpan balik yang konstruktif: Setelah selesai kegiatan outbound, memberikan umpan balik yang konstruktif mengenai keterampilan leadership yang diterapkan oleh diri akan membantu mereka untuk mengevaluasi dan meningkatkan keterampilan mereka.

Outbound adalah cara yang efektif untuk mengembangkan keterampilan leadership pada diri, karena memberikan pengalaman yang menantang dan menyenangkan sambil belajar tentang kepemimpinan. Dengan menyelenggarakan kegiatan outbound yang dirancang dengan baik.

Out bound sebagai Upaya Mengembangkan Potensi Psikomotorik

Outbound sebagai kegiatan yang dilakukan di luar ruangan yang dapat digunakan untuk meningkatkan potensi psikomotorik seseorang. Potensi psikomotorik meliputi kemampuan motorik, koordinasi, keseimbangan, dan kecepatan yang dapat dikembangkan melalui aktivitas fisik yang menantang.

Beberapa contoh aktivitas outbound yang dapat digunakan untuk meningkatkan potensi psikomotorik adalah:
  • Rafting: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Trekking: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Survival training: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Paintball: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Arung jeram: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Orienteering: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.

Semua aktivitas outbound yang digunakan untuk meningkatkan potensi psikomotorik harus diatur dan diawasi dengan baik oleh pendamping dan instruktur yang berpengalaman, dan harus memperhatikan kondisi kesehatan dan keamanan peserta.

Outbound untuk Anak

Outbound juga dapat digunakan untuk mengembangkan anak, baik dari segi fisik maupun mental. Beberapa contoh aktivitas outbound yang dapat dilakukan untuk anak adalah:
  • Berkemah: Anak dapat belajar tentang survival dan berinteraksi dengan alam dengan cara berkemah.
  • Orienteering: Anak dapat belajar tentang orientasi dan peta melalui aktivitas orienteering yang dilakukan di alam terbuka.
  • Permainan Outdoor: Anak dapat belajar tentang kerja sama tim dan komunikasi melalui permainan outdoor seperti paintball, tug of war, dan lomba olahraga.
  • Nature Walk: Anak dapat belajar tentang alam dan ekosistem melalui Nature Walk yang dilakukan di alam terbuka.
  • Program Outbound untuk Sekolah
  • Kegiatan outbound untuk sekolah dasar dapat dilakua dengan berbagai macam aktivitas yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan usia siswa. Beberapa contoh aktivitas yang dapat dilakukan adalah:
  • Berkemah: Siswa dapat belajar tentang survival dan berinteraksi dengan alam dengan cara berkemah.
  • Orienteering: Siswa dapat belajar tentang orientasi dan peta melalui aktivitas orienteering yang dilakukan di alam terbuka.
  • Permainan Outdoor: Siswa dapat belajar tentang kerja sama tim dan komunikasi melalui permainan outdoor seperti paintball, tug of war, dan lomba olahraga.
  • Track and Field: Siswa dapat belajar tentang olahraga dan kompetisi melalui aktivitas Track and Field.
  • Nature Walk: Siswa dapat belajar tentang alam dan ekosistem melalui Nature Walk yang dilakukan di alam terbuka.
  • Trekking: Siswa dapat belajar tentang petualangan dan kerja sama tim melalui aktivitas trekking.
  • Eco-Adventure: Siswa dapat belajar tentang lingkungan dan konservasi melalui aktivitas eco-adventure seperti rafting, arung jeram, dll

Semua aktivitas outbound untuk sekolah dasar harus diatur dan diawasi dengan baik oleh pendamping dan instruktur yang berpengalaman, dan harus memperhatikan kondisi kesehatan dan keamanan siswa.

Kegiatan Outbound untuk Malam Keakraban (Makrab)

Kegiatan malam keakraban adalah kegiatan yang dilakukan di malam hari dengan tujuan untuk meningkatkan keakraban dan komunikasi antar anggota kelompok. Beberapa contoh kegiatan malam keakraban yang dapat dilakukan adalah:
  • Movie night: Menonton film bersama dan diskusi setelahnya
  • Game night: Bermain game bersama dan meningkatkan kerja sama tim
  • Campfire: Mendirikan api unggun dan berbagi cerita
  • Barbecue: Memasak dan makan bersama di luar ruangan
  • Talent show: Menampilkan bakat masing-masing
  • Scavenger hunt: Berlomba mencari barang yang ditentukan di sekitar area
  • Karaoke: Mengingat lagu bersama dan menyanyi
  • Star gazing: Mengamati bintang di malam hari

Semua kegiatan malam keakraban harus diatur dan diawasi dengan baik oleh pendamping dan instruktur yang berpengalaman, dan harus memperhatikan kondisi kesehatan dan keamanan anggota kelompok.

Siapkan diri Anda untuk petualangan yang tidak terlupakan dengan paket wisata outbound di Dewi Tinalah! Dengan paket ini, Anda akan diajak untuk mengejar tantangan, belajar bekerja sama dalam tim, dan meningkatkan komunikasi serta kemampuan problem solving Anda.

Serba serbi Camping: Sejarah dan Ragam Kegiatan Camping

Camping adalah kegiatan berkemah, yang biasanya dilakukan di alam terbuka, dengan tujuan rekreasi, relaksasi, atau bersantai. Kegiatan ini biasanya dilakukan di area hutan, pegunungan, atau di tepi pantai, dengan menggunakan tenda atau kendaraan percampingan sebagai tempat tinggal sementara.



Sejarah Camping

Kegiatan camping telah ada selama berabad-abad. Namun, bentuk camping yang kita kenal saat ini baru mulai berkembang pada abad ke-19.


Sejarah camping dapat ditelusuri kembali ke era pra-sejarah, ketika manusia berkemah di alam untuk bertahan hidup. Namun, bentuk camping yang sama sekali berbeda dengan yang kita kenal saat ini, yang ditujukan untuk rekreasi dan kesenangan, baru mulai berkembang pada abad ke-19.


Pada awal abad ke-19, camping dianggap sebagai kegiatan yang tidak cocok untuk orang-orang yang sehat dan sejahtera. Namun, seiring berkembangnya teknologi dan perkembangan sosial, camping menjadi lebih populer dan lebih mudah diakses oleh masyarakat umum.


Pada tahun 1869, William H.H. Murray menulis buku pertama tentang camping di Amerika Serikat yang berjudul "Adventures in the Wilderness; or, Camp-Life in the Adirondacks." Buku ini sangat populer dan membantu meningkatkan popularitas camping di Amerika.


Pada tahun 1901, Frederick H. Gunn membuat klub camping pertama di Amerika Serikat, yang dikenal sebagai "Campers Club." Klub ini mempromosikan kegiatan camping dan membantu meningkatkan popularitas kegiatan tersebut.


Pada tahun 1920-an dan 1930-an, camping menjadi lebih populer di Eropa, dengan berdirinya klub-klub camping dan perkembangan kendaraan percampingan.


Saat ini, camping telah menjadi kegiatan yang populer di seluruh dunia dan menyediakan banyak pilihan untuk para camper, mulai dari kamp tradisional di alam terbuka hingga penginapan berupa mobil atau bus yang diubah menjadi tempat tinggal sementara.


Camping Jogja Desa Wisata Tinalah

Mengapa Harus Camping

Ada berbagai alasan mengapa seseorang ingin camping. Beberapa di antaranya adalah:

  • Mengalami alam: Camping memungkinkan seseorang untuk mengalami alam dan keindahan alam secara langsung, serta menjauh dari kesibukan dan kebisingan kota.
  • Rekreasi: Kegiatan berkemah menyediakan banyak aktivitas rekreasi, seperti berjalan-jalan, mendaki, bersepeda, dan berkayak.
  • Bersantai: Camping adalah cara yang baik untuk bersantai dan menenangkan pikiran dari kesibukan sehari-hari.
  • Bertemu dengan teman-teman: Camping memungkinkan seseorang untuk berinteraksi dengan teman-teman atau keluarga dan menikmati waktu bersama mereka.
  • Efisiensi biaya: Camping dapat menjadi lebih murah dibandingkan dengan berlibur di hotel atau penginapan lainnya.
  • Menjaga lingkungan : Camping juga bisa dijadikan sebagai kegiatan untuk menjaga dan peduli terhadap lingkungan dengan cara "leave no trace" yaitu tidak merusak lingkungan tempat kita camping.


Manfaat Camping

Camping dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental seseorang. Beberapa di antaranya adalah:

  • Menambah aktivitas fisik: Kegiatan berkemah seperti mendaki, berjalan-jalan, dan bersepeda dapat meningkatkan kondisi fisik seseorang.
  • Menurunkan stres: Camping dapat membantu menurunkan stres dengan menyediakan lingkungan yang tenang dan alami, serta memberikan waktu yang cukup untuk bersantai dan meresapi alam.
  • Meningkatkan konsentrasi: Camping dapat membantu meningkatkan konsentrasi dengan menghilangkan distraksi dari teknologi dan kegiatan sehari-hari.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Kegiatan berkemah dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dengan menyediakan lingkungan yang tenang dan alami serta menghilangkan distraksi dari teknologi yang seringkali mengganggu tidur.
  • Meningkatkan koneksi dengan alam : Camping memungkinkan seseorang untuk berinteraksi dengan alam secara langsung yang dapat membuat seseorang merasa lebih segar dan lebih sehat.
  • Meningkatkan koneksi sosial: Camping juga memungkinkan seseorang untuk berinteraksi dengan teman-teman atau keluarga yang dapat memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kualitas hidup.


Waktu yang Tepat untuk Camping

Waktu terbaik untuk camping tergantung pada preferensi pribadi dan kondisi cuaca di tempat yang akan dikunjungi. Namun, umumnya beberapa faktor yang dipertimbangkan dalam memilih waktu untuk camping adalah:

  • Musim: Musim panas biasanya menjadi waktu yang paling populer untuk camping karena cuaca yang lebih hangat dan kondisi alam yang lebih baik. Namun, musim semi dan musim gugur juga dapat menyajikan pemandangan yang indah dan suasana yang berbeda.
  • Cuaca: Sebelum berangkat camping, pastikan untuk memantau cuaca dan mempersiapkan diri untuk cuaca yang mungkin terjadi, seperti hujan atau panas yang ekstrim.
  • Kemacetan: Beberapa tempat camping mungkin sangat ramai pada musim liburan atau akhir pekan, jadi pastikan untuk memesan tempat camping dengan cukup cepat jika ingin menghindari keramaian.
  • Kepentingan: Beberapa orang memilih camping pada saat ada kegiatan khusus yang akan diikuti, seperti melihat meteor shower atau menyaksikan pemandangan musim gugur yang indah.


Secara umum, musim panas adalah waktu yang paling populer untuk camping karena cuaca yang hangat dan kondisi alam yang baik, namun camping bisa dilakukan sepanjang tahun jika siap dengan cuaca dan kondisi yang mungkin terjadi di alam.


Contoh Kegiatan Camping

Ada banyak jenis kegiatan yang dapat dilakukan saat camping, beberapa di antaranya adalah:

  • Berjalan-jalan: Berjalan-jalan di sekitar area camping dan menjelajahi alam yang ada disekitarnya.
  • Mendaki: Mendaki gunung atau pegunungan di sekitar area camping untuk menikmati pemandangan yang indah.
  • Bersepeda: Bersepeda di sekitar area camping untuk menikmati alam dan melakukan olahraga.
  • Berkayak: Berkayak di sungai atau danau di sekitar area camping untuk menikmati alam dan melakukan olahraga.
  • Memancing: Memancing di sungai atau danau di sekitar area camping untuk mencari ikan.
  • Pembuatan api: Belajar dan mencoba membuat api di alam terbuka dengan menggunakan teknik-teknik yang aman.
  • Berkemah: Menginap di tenda atau kendaraan percampingan dan menikmati alam yang sekitarnya.
  • Berkebun: Belajar dan mencoba berkebun atau menanam tumbuhan yang sesuai dengan lingkungan sekitarnya.
  • Bersantai: Menikmati suasana alam dan bersantai dengan keluarga atau teman-teman.
  • Leave No Trace : belajar dan menerapkan konsep "Leave No Trace" yaitu tidak merusak lingkungan tempat camping


Itu hanyalah beberapa contoh dari banyak kegiatan yang dapat dilakukan saat camping. Pilihan kegiatan akan tergantung pada preferensi pribadi dan kondisi alam di sekitar area camping.


Dapatkan keseruan kegiatan camping di Desa Wisata Tinalah bersama teman, keluarga ataupun kolega. Selain camping bisa juga untuk kegiatan outbound, tubing, jeep adventure maupun kegiatan trekking di Dewi Tinalah. Yuk agendakan dan segera reservasi. Sampai jumpa di Desa Wisata Tinalah

Pemuda Desa Dewi Tinalah jadi Narasumber Sharing Session Kawasan Digital Bank Indonesia Gorontalo

Dalam rangka mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, Bank Indonesia tahun 2015 telah melakukan peningkatan awarness, implementasi, dan interconnectedness bersama stakeholder di daerah.

Dalam rangka mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, Bank Indonesia tahun 2015 telahcmelakukan peningkatan awarness, implementasi, dan interconnectedness bersama stakeholder di daerah.  Dalam kesempatan ini, Galuh Alif Fahmi Rizki selaku ketua Desa Wisata Tinalah menyampaikan mengenai awal mula merintis desa wisata digital, tantangan yang dihadapi, strategi yang diterapkan, dan layanan digital yang dapat digunakan oleh pengunjung atau wisatawan.  Kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan motivasi kepada aparat pemerintah, pelaku usaha dan penggerak wisatak untuk merintis dan mengembangkan kawasan berbasis digital di Gorontalo.  Pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) diperkuat dengan telah terbitnya Kepres No.3 Tahun 2021 tanggal 4 Maret 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) di 542 Pemda, termasuk se-Provinsi Gorontalo.  Dalam mendukung hal ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan TP2DD Kota Gorontalo menyelenggarakan Sharing Session Kawasan Digital (SESI WITA).  Tujuan Kegiatan  Memberikan motivasi kepada apara pemerintah, pelaku usaha dan penggerak wisata untuk dapat merintis dan mengembangkan kawasan berbasis digital di Provinsi Gorontalo.  Memberikan insight bahwa dalam merintis dan mengembangkan kawasan berbasis digital tidak serumit yang dibayangkan.  Menambah referensi ide dan inovasi dalam mengembangkan kawasan berbasis digital baik dari segi layanan maupun hingga sistem penerimaan atau pendapatan pengelolaan dan atau UMKM di kawasan digital.

Dalam kesempatan ini, Galuh Alif Fahmi Rizki selaku ketua Desa Wisata Tinalah menyampaikan mengenai awal mula merintis desa wisata digital, tantangan yang dihadapi, strategi yang diterapkan, dan layanan digital yang dapat digunakan oleh pengunjung atau wisatawan.

Kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan motivasi kepada aparat pemerintah, pelaku usaha dan penggerak wisatak untuk merintis dan mengembangkan kawasan berbasis digital di Gorontalo.

Pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) diperkuat dengan telah terbitnya Kepres No.3 Tahun 2021 tanggal 4 Maret 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) di 542 Pemda, termasuk se-Provinsi Gorontalo.

Dalam mendukung hal ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan TP2DD Kota Gorontalo menyelenggarakan Sharing Session Kawasan Digital (SESI WITA).

Tujuan Kegiatan 

Memberikan motivasi kepada apara pemerintah, pelaku usaha dan penggerak wisata untuk dapat merintis dan mengembangkan kawasan berbasis digital di Provinsi Gorontalo.

Memberikan insight bahwa dalam merintis dan mengembangkan kawasan berbasis digital tidak serumit yang dibayangkan.

Menambah referensi ide dan inovasi dalam mengembangkan kawasan berbasis digital baik dari segi layanan maupun hingga sistem penerimaan atau pendapatan pengelolaan dan atau UMKM di kawasan digital.

Desa Wisata Tinalah menjadi sumber belajar bagi berbagai kalangan dan instansi untuk pengembangan desa wisata dan pemanfaatan teknologi Digital. Untuk terhubung dengan Galuh Fahmi *Narasumber Tersertifikasi BNSP* bisa melalui kontak WA 085729546678.

Pelatih Desa Wisata dari Dewi Tinalah tergabung dalam Kampanye Sadar Wisata 5.0 Kemenparekraf

Desa wisata saat ini menjadi program unggulan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tahun 2022 ini terdapat program Kampanye Sadar Wisata untuk desa wisata di daerah super prioritas.

Tim Trainer Kampanye Sadar Wisata Kemenparekraf RI Galuh Alif Fahmi Rizki Dewi Tinalah
Galuh Alif Fahmi Rizki menjadi Tim Pelatih Kampanye Sadar Wisata 5.0 Kemenparekraf

Pengelola Dewi Tinalah yaitu Galuh Alif Fahmi Rizki tergabung dalam kegiatan Kampanye sadar wisata 5.0 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

KampanyeSadar Wisata 5.0 adalah sebuah program berkelanjutan yang terdiri dari sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan penghargaan dalam upayamengembangkan wisata di desa dengan menerapkanperan kemajuan teknologi.

Info: Undang Galuh Alif Fahmi Rizki untuk Pelatihan Desa Wisata (085729546678)

Program ini merupakan program pelatihan desa wisata yang terintegrasi dalam mendorong desa wisata mengelola potensi desa secara kelembagaan. Kampanye Sadar Wisata 5.0 sebagai pelatihan pengembangan inovasi dan kapasitas bidang parekraf.

Dalam kesempatan ini, Pengelola Dewi Tinalah terpilih menjadi tim trainer  / pelatih dalam program Kampanye Sadar Wisata 5.0. Tahun ini menjadi pelatih dalam packaging dan presentation produk pariw

Dewi Tinalah Masuk 30 Besar Pencarian Kata Kunci Terbanyak di Internet

Desa Wisata di Indonesia terus tumbuh dan berkembang dengan berbagai potensinya. Dari tahun 2021 tercatat 1831 desa wisata, 2022 tercatat 3419 desa wisata. Ragam informasi tersaji di internet mengenai kata kunci "desa wisata". Tercatat per November 2022 melalui penelitian kata kunci Ubersuggest.

Dewi Tinalah Masuk 30 Besar Pencarian Kata Kunci Terbanyak di Internet

Ubersuggest adalah salah satu alat SEO dan Pemasaran Konten paling populer di kalangan pemasar dan profesional SEO. Menurut https://seosandwitch.com/, Ubersuggest merupakan SEO tool yang digunakan sebagian besar pemasar digital.

Ubersuggest adalah alat SEO all-in-one yang memungkinkan pengelola web menemukan kata kunci terbaik untuk situs web, melakukan audit situs, melakukan analisis backlink, dan mempelajari web pesaing.

Baca Juga: Dewi Tinalah Masuk 50 Besar Website Wisata di Indonesia

Ubersuggest memiliki analisis lalu lintas lengkap (dalam 12 bulan terakhir) hingga penelitian kata kunci dan mengidentifikasi halaman teratas web, Ubersuggest memungkinkan pengelola web untuk memantau dan meningkatkan kinerja SEO. Dalam pencarian per November ditemukan kata kunci “desa wisata”sebanyak 1458.

Dalam pendataan ini dikorelasikan juga dengan daftar desa wisata yang telah masuk dalam Jaringan Desa Wisata Indonesia (JADESTA) Kemenparekraf RI.

Berikut Daftar 30 Desa Wisata dengan Pencarian Kata Kunci Terbanyak di Internet

 

  1. Desa Wisata Penglipuran
  2. Desa Wisata Pujon Kidul
  3. Desa Wisata Pentingsari
  4. Desa Wisata Gamplong
  5. Desa Wisata Pulesari
  6. Desa Wisata Nglanggeran
  7. Desa Wisata Edelweis
  8. Desa Wisata Tempur
  9. Desa Wisata Lerep
  10. Desa Wisata Kelor
  11. Desa Wisata Cibuntu
  12. Desa Wisata Kandri
  13. Desa Wisata Suku Baduy
  14. Desa Wisata Grogol
  15. Desa Wisata Sawarna
  16. Desa Wisata osing
  17. Desa Wisata Tembi
  18. Desa Wisata Tinalah
  19. Desa Wisata Pandansari
  20. Desa Wisata Bonjeruk
  21. Desa Wisata Ekang
  22. Desa Wisata Nglinggo
  23. Desa Wisata Pinge
  24. Desa Wisata Candirejo
  25. Desa Wisata Jambu Kediri
  26. Desa Wisata Cikakak
  27. Desa Wisata Sriharjo
  28. Desa Wisata Sindangkasih
  29. Desa Wisata Dieng Kulon
  30. Desa Wisata kampoeng Lama


Era digital saat ini penting bagi desa wisata untuk dapat mengoptimalkan segala informasi yang disajikan sesuai dengan potensi yang ada serta tatap menjunjung norma dan etika sehingga informasi yang disajikan menjunjung tanggung jawab dan kegiatan desa wisata dapat berkelanjutan dengan adopsi teknologi digital / internet.

Sinergi Dewi Tinalah Bersama Researcher Dalam Pelatihan Dan Focus Group Discussion

Dewi Tinalah merupakan desa wisata berjiwa edukasi yang kental dengan pesona alam dan budayanya. Dewi Tinalah membuka kesempatan belajar yang lebar bagi akademisi dan peneliti yang ingin melakukan observasi maupun riset. Dewasa ini, telah dilaksanakan pelatihan dari peneliti Universitas Atma Jaya Yogyakarta dibersamai oleh ahli drone dari USA dengan judul “Menggabungkan Drone, Pemetaan Partisipatif dan GIS untuk Meningkatkan Ketahanan Destinasi”


Sinergi Dewi Tinalah Bersama Researcher Dalam Pelatihan Dan Focus Group Discussion


Kegiatan ini dilaksanakan pada 13-14 Juli 2022 di Sekretariat Desa Wisata Tinalah. Diselenggarakan oleh tim peneliti dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Pada hari pertama, dilakukan pelatihan drone yang diikuti oleh 10 peserta dari pengelola desa wisata. Sedangkan untuk penyampaian materi dihadirkan ahli drone Dr. Aaron Kingsbury dari Maine Maritime Academy USA, Dr. Desideria Cempaka Wijaya Murti dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta serta Dr. Ignatius Cahyanto dari University of Louisiana at Lafayette. Tak hanya itu, kegiatan juga dibersamai oleh mahasiswa magang Travelxism Yogyakarta.


Pelatihan dilakukan dari pagi hingga siang diawali dengan pemaparan materi pengantar mengenai pengenalan, fungsi, manfaat, jenis, prosedur penggunaan serta pengaplikasian fungsi drone untuk kebutuhan pariwisata. Hasil awal yang ingin dicapai pada pelatihan ini ialah keterampilan dasar dalam mengoperasikan drone. Setelah mendapatkan materi pengantar, peserta pelatihan diajak untuk mengidentifikasikan objek-objek potensial di kawasan Dewi Tinalah yang kemudian akan dilakukan pengambilan gambarnya.


Proses identifikasi tersebut dilakukan dengan memberikan daftar pertanyaan pemantik meliputi area mana saja kah yang menunjukan lokasi terpencil, lanskap alami dan buatan, cagar budaya, area bernilai sejarah, area dengan potensi ekonomi, area berkegiatan lokalitas setempat, dll. Selanjutnya peserta diajak berpartisipasi langsung dalam mengoperasikan dan menggunakan fitur-fitur drone di areal lapangan Dewi Tinalah. Setelah mencoba mengambil foto, peserta pelatihan berpencar untuk mendapatkan foto area potensial di berbagai tempat berbeda yang telah diidentifikasi sebelumnya.


Setelah mendapatkan hasil yang cukup, kegiatan selanjutnya kembali ke Griya Wiguna untuk mendiskusikan hasil yang diperoleh serta kesan pesan setelah mencoba drone untuk pertama kalinya. Pada hari kedua, dilakukan FGD dengan masih bertemakan drone. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan lanjutan potensi di kawasan Dewi Tinalah. Pemetaan dilakukan dengan menempelkan tanda jenis potensi dalam peta raster area Dewi Tinalah. Dilanjutkan dengan diskusi mengenai potensi-potensi yang ditemukan selama pelatihan.


Diskusi dilakukan secara dua arah dengan melibatkan seluruh peserta untuk berpendapat seputar kegiatan yang telah dilakukan. FGD ini juga membahas potensi-potensi yang ada, potensi baru yang belum diolah, peluang wisata baru serta kelebihan dan kekurangan pengelolaan dan pengolahan potensi saat ini. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan menambah keterampilan pelaku wisata di Dewi Tinalah dalam pemanfaatan teknologi drone.


Temukan aktivitas wisata favoritmu di Dewi Tinalah seperti camping, fun tubing, outbond, rock painting, jelajah alam, workshop kerajinan, tangkap ikan dan studi banding. Lakukan reservasi untuk pengalaman wisata terbaikmu! (Astr)

GKR Bendara Berwisata di Dewi Tinalah dalam Gelar Pesona Desa Wisata Kulon Progo

Dewi Tinalah – Wisata Kulon Progo semakin meriah dan lengkap dengan adanya desa wisata. Melalui program Dinas Pariwisata Kulon Progo, Dewi Tinalah menggelar potensi desa wisata dengan tema Desa Wisata Menebar Pesona. Dalam kesempatan ini dihadiri GKR Bendara yang sebelumnya bergelar Gusti Raden Ajeng Nurastuti Wijareni.


GKR Bendara Berwisata di Dewi Tinalah dalam Gelar Pesona Desa Wisata Kulon Progo


Dewi Tinalah sebagai desa wisata di kawasan Menoreh Kulon Progo berada di kawasan landscape di Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan Gelar Potensi Desa Wisata Tinalah digelar pada Jumat-Sabtu 22-23 Juli 2022.


Ragam kegiatan di Dewi Tinalah ditampilkan dalam kesempatan ini, mulai dari atraksi budaya dan kegiatan di alam. Dewi Tinalah menampilkan seni budaya Jatilan Lancur Among Budaya dari Pedukuhan Duwet dan Kesenian Wayan Kulit dan Wayang Wong di malam harinya.


Selain GKR Bendara sebagai Ketua Badan Promosi yang menjadi juri dalam Gelar Potensi Desa Wisata Kulon Progo Desa Wisata Menebar Pesona, juri yang lain adalah Octo Lampito sebagai Pimpinan Redaksi SKH Kedaulatan Rakyat (Media), Bobby Ardyanto Setyo Ajie sebagai Ketua GIPI Daerah Istimewa Yogyakarta (Lembaga Industri Pariwisata), Ani Wijayanti dari Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (Akademisi) dan Martha Sasongko Presenter Jogja TV (Influencer).


Dewi Tinalah menampilkan beragam pesona alam dan budaya. Dalam kesempatan ini terdapat kerajinan piring, topi dari daun kelapa, rock painting dari bebatuan Sungai Tinalah. Terdapat juga sajian kuliner berupa Cassabi (Cassava Binangun) yang terbuat dari singkong. Ada juga beragam kripik seperti pegagan, pisang, singkong. Tak lupa Wingko Tinalah yang menjadi bagian dari pengembangan olahan pangan lokal di Desa Purowharjo.


Desa Wisata Tinalah yang unggul dalam pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan data, pengembangan produk wisata, paket wisata, pemasaran dan teknologi digital marketing. Pemanfaatan teknologi digital desa wisata memberikan banyak manfaat bagi Dewi Tinalah yang lebih banyak dikenal dan memperluas kesempatan Dewi Tinalah untuk mengembangkan desa wisata berkelanjutan dengan pemanfaatan adopsi teknologi.


Dengan adanya Gelar Potensi Desa Wisata di Kulon Progo memberikan kesempatan Dewi Tinalah untuk memberikan layanan terbaik dan tata kelola desa wisata yang lebih optimal. Selain itu memberikan kesemaptan kepada masyarakat untuk makin banyak berpartisipasi dalam kegiatan kepariwisataan desa berbasis masyarakat.


Dapatkan kesempatan berbagai kegiatan wisata Jogja dan paket wisata Kulon Progo di Dewi Tinalah seperti camping, jelajah alam, kuliner dan bisa bermalam di desa dengan Homestay di warga, menambah kehangatan dan keakraban di desa. 

Logo Desa Wisata Dewi Tinalah Pertama Dipatenkan

Dewi Tinalah - Sebagai desa wisata, Desa Wisata Tinalah konsen dengan pentingnya perlindungan karya dan hak cipta desain logo desa wisata. Hal ini sebagai perlindungan tentang HKI (Hak Kekayaan Intelektual). Logo desa wisata Dewi Tinalah kini telah didaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI).

Logo Desa Wisata Dewi Tinalah Pertama Dipatenkan

Logo Desa Wisata Dewi Tinalah dimulai perlindungan 20-12-02. Logo Dewi Tinalah berdasarkan PDKI diumumkan tanggal 2022-12-21 dan diterima pada 2020-12-02. Tanggal berakhir pelindungan Logo Desa Wisata Dewi Tinalah pada 2030-12-02.


Kode Kelas Logo Desa Wisata Dewi Tinalah masuk dalam kode kelas 41 dengan keterangan barang / jasa Layanan pendidikan yang berkaitan dengan perjalanan dan pariwisata, media dan telekomunikasi, keuangan dan uang, kesehatan dan kesejahteraan, masalah lingkungan.

Nama pemilik Logo desa wisata Dewi Tinalah adalah Desa Wisata Tinalah. Alamat pemilik logo desa wisata di Jalan Persandian Km 5 Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo. Logo Dewi Tinalah menjadi logo desa wisata pertama yang dipatenkan untuk desa wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Galuh Fahmi Anak Desa Tampil di Jakarta Marketing Week 2022 Bawa Pulang Gold Champion

Galuh Fahmi Anak Desa Tampil di Jakarta Marketing Week 2022 Bawa Pulang Gold Champion. Siapa sangka usaha digitalisasi desa wisata membawa kesempatan di acara bergengsi Jakarta Marketing Week 2022 dari Mark Plus. 

jakarta-marketing-week-2022-galuh-fahmi-desa-wisata-tinalah

Kesempatan menjadi speaker di Jakarta Marketing Week 2022 merupakan kesempatan dalam rangkaian penerimaan Creative Tourism Destination Award 2022 program Planet Tourism Indonesia dari Mark Plus Tourism.

Upaya digitalisasi Desa Wisata Tinalah dari tahun 2013 melalui media sosial berkembang saat ini menjadi omni chanel marketing. Proses pangjan pemasaran Dewi Tinalah saat ini telah memberikan pertumbuhan dan kebermanfaatan sosial untuk masyarakat di Desa Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Upaya digitalisasi Dewi Tinalah pun tidak mudah, penuh tantangan. Tantangan utama digitalisasi desa wisata adalah kemauan SDM desa memanfaatkan teknologi digital. Minimnya pengetahuan pada waktu itu membuat rasa ingin tahu mengenani digitalisasi khususnya untuk digital marketing.

Uji coba demi ujicoba pun dilakukan. Berbagai tutorial pemanfaatan media digital untuk pemasaran pun dilakukan sampai dengan mengikuti berbagai training dari harga ratusan ribu hingaa jutaan rupiah.

Baca juga

Strategi digitalisasi desa wisata Tinalah memberikan dampak untuk pertumbuhan dan profit sosial. Secara bertahap dari tahun 2015, Dewi Tinalah makin dikenal dengan bertambanya trafik yang mengenal.

Strategi Funneling menjadi strategi yang ampuh. Awarness Dewi Tinalah pun meningkat 3x lipat pada tahun 2017. Proses peningkatan awarness pun memberikan dampak pada peningkatan omset Dewi Tinalah.

Program digitalisasi Dewi Tinalah dengan digital marketing merupakan proses yang panjang dalam proses pemasaran di media digital dan online. Digital marketing memanfaatkan saluran digital seperti mesin pencari, media sosial, email, dan situs web lain untuk terhubung dengan pelanggan saat ini dan calon pelanggan. Ini juga termasuk komunikasi melalui pesan teks atau multimedia.


Info Pembicara: Undang Galuh Fahmi tetang Desa Wisata (085729546678)


Pemasaran digital juga didefinisikan sebagai taktik dan saluran digital untuk terhubung dengan pelanggan di mana mereka menghabiskan sebagian besar wisatawan menghabiskan waktu: online. 

Pemasar digital terbaik memiliki gambaran yang jelas tentang bagaimana setiap kampanye pemasaran digital mendukung tujuan menyeluruh mengenai pengembangan desa wisata. Dan tergantung pada tujuan strategi pemasaran desa wisata, pemasar dapat mendukung kampanye yang lebih besar melalui saluran gratis dan berbayar yang dimiliki desa wisata.

Dewi Tinalah membuat serangkaian posting blog yang menghasilkan prospek dari ebook baru atau poster digital. Pemasar media sosial Dewi Tinalah kemudian mempromosikan postingan blog melalui postingan berbayar dan organik di akun media sosial bisnis.

peningkatan-awarness-dewi-tinalah-di-media-web

Proses Pemasaran digital Dewi Tinalah terus menjangkau audiens yang lebih besar daripada melalui metode tradisional, dan menargetkan prospek yang kemungkinan besar akan membeli produk atau layanan Dewi Tinalah. Proses Digital marketing Dewi Tinalah lebih hemat biaya daripada iklan tradisional, dan memungkinkan untuk mengukur kesuksesan setiap hari dan melakukan pivot.

Manfaat utama Digital Marketing Desa Wisata Tinalah 

  • Dewi Tinalah dalam hal ini memfokuskan upaya pada prospek yang kemungkinan besar akan membeli produk atau layanan / paket wisata Jogja Dewi Tinalah.
  • Lebih hemat biaya daripada metode pemasaran keluar .
  • Pemasaran digital meratakan lapangan permainan dalam industri wisata dan memungkinkan Dewi Tinalah bersaing dengan merek yang lebih besar.
  • Pemasaran digital dapat diukur.
  • Lebih mudah untuk beradaptasi dan mengubah strategi pemasaran digital.
  • Pemasaran digital meningkatkan tingkat konversi dan kualitas prospek Dewi Tinalah.
  • Dewi Tinalah melibatkan audiens di setiap tahap dengan pemasaran digital.

Jenis Digital Marketing yang dimanfaatkan oleh Dewi Tinalah diantaranya Pengoptimalan Mesin Pencari (SEO), Pemasaran Konten, Pemasaran media sosial, Pemasaran Afiliasi, Iklan Asli
Otomasi Pemasaran, Email Pemasaran, PR online, Pemasaran Masuk, Konten Bersponsor, Pemasaran Mesin Pencari (SEM), Pemasaran Pesan Instan.

peningkatan-awarness-dewi-tinalah-di-media-web-google-bisnis-analitik

Proses digitalisasi Desa Wisata Tinalah akan selalu berkembang dan dinamis sesuai dengan perkembagnan teknologi terbaru. Hal penting dari digital marketing adalah kemampuan untuk beradaptasi dan mau untuk selalu belajar hal baru. Selanjutnya praktik menjadi hal yang tidak dapat ditinggalkan, karena tanpa praktik langsung untuk menerapkan digital marketing tidak ada hasil yang didapatkan.

Pada akhirnya digital marketing merupakan bagian kecil dari pengembangan desa wiata. Strategi digital merketing menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan dampak sosial, lingkungan dan ekonomi untuk desa. Subjek utama dari semua proses ini adalah manusia, maka SDM desa wisata harus selalu mau untuk belajar dan memiliki mindset berkembang.

Dewi Tinalah Raih Penghargaan Digital, SDGs, dan Youth Creative Tourism Destination Award 2022

Jakarta - Dalam rangkaian Jakarta Marketing Week 2022, Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) menerima penghargaan Creative Tourism Destination Award 2022 yang berlangsung di Atrium Mall Kota Kasablanka Jakarta Selatan, Kamis (19/5/2022). Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Bapak Hermawan Kertajaya sebagai Chairman and Executive of Mark Plus Corp.

Dewi Tinalah - Creative Tourism Destination Award 2022

Award ini merupakan kegiatan Planet Tourism Indonesia 2022 yang ke empat dan bertepatan dengan Jakarta Marketing Week yang ke sepuluh. Creative Tourism Destination Award 2022 merupakan bentuk apresiasi dari MarkPlus Tourism bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI terhadap pengelola destinasi yang mampu berinovasi dengan berbagai aktivitas kreatif untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata Indonesia. Ada tiga kategori yang diberikan, yaitu youth, digital, dan SDGs (tujuan pembangunan berkelanjutan).

Dewi Tinalah mendapatkan tiga penghargaan di Creative Tourism Destination Award 2022. Penghargaan pertama sebagai Gold Champion kategori digital. Penghargaan ke dua dan tiga sebagai Silver Champion untuk kategori Youth dan SDGs. Penjurian melibatkan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia, Indonesia Marketing Association dan MarkPlus Tourism.

Hermawan Kartajaya sebagai Founder & Executive Chairman of MarkPlus, Inc. Chairman of MarkPlus Tourism memberikan penghargaan untuk Dewi Tinalah yang diterima oleh Galuh Alif Fahmi Rizki sebagai Ketua Desa Wisata. Hermawan juga menyampaikan, dengan penghargaan ini nantinya dapat memperluas penerapan creative tourism untuk menciptakan nilai tamba yang lebih besar dan memperkuat diferensiasi dari setiap destinasi.

Desa Wisata Tinalah Raih Gold Champion Kategori Digital
Penyerahan Penghargaan  Gold Champion Kategori Digital Creative Tourism Destination Award 2022

Dewi Tinalah merupakan desa wisata di Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa wisata yang mengusung tagline Pesona Alam dan Budaya ini menjadi salah satu desa wisata penyanggan Destinasi Super Prioritas Borobudur di Kabupaten Kulon Progo. Dewi Tinalah juga menjadi 50 besar desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 dan menjadi desa wisata kategori digital dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2021.

Galuh Alif Fahmi Rizki sebagai ketua Dewi Tinalah juga menjadi salah satu pembicara dalam acara pembuka sesi satu Exploring Indonesia Creative Destination. Pembicara lain yaitu Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si. Bupati Kutai Timur, Murlan Damerian Pane Kepala Nasional Tanjung Puting, Sigit Tri Wibowo Pengelola Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong, Wayan Winawan Founder & Chairman Blosson Eco Luxe Billas by Ekosistem.

Galuh Alif Fahmi Rizki - Ketua Desa Wisata Tinalah speaker Exploring Indonesia Creative Destination
Ketua Dewi Tinalah Menjadi Speaker Sesi Exploring Indonesia Creative Destination

"Dewi Tinalah memiliki pesona alam dan budaya yang berada di kawasan Pegunungan Menoreh. Mempunyai goewisata Goa Sriti dan Situs Rumah Sandi Negara yang penuh nilai sejarah. Komunitas masyarakat menjadi penggerak desa wisata dengan segala potensinya. Dewi Tinalah manfaatkan jaringan komunitas untuk melakukan strategi pemasaran. Dalam prosesnya, kami memanfaatkan digitalisasi dengan pengembangan onmichanel seperti di media sosial dan web. Cerita autentik dari desa menjadi hal yang penting kami sampaikan di berbagai media sehingga orang tertarik dengan cerita tersebut, ungkap Galuh Alif Fahmi Rizki dalam sesi Exploring Indonesia Creative Destination.

Penghargaan ini juga diharapkan menjadi penyemangat untuk seluruh steakholder dan masyarakat di Desa Wisata Tinalah untuk berkomitmen terus menjaga lingkungan, berkreasi dan berinovasi. Selain itu nantinya dapat semakin menghidupkan sektor ekonomi kreatif masyarakat dan meningkatkan nilai tambah untuk lingkungan, sosial masyarakat dan ekonomi.

Dewi Tinalah telah berinovasi dan memanfaatkan media digital untuk pengelolaan dan promosi desa wisata. Media digital digunakan Dewi Tinalah untuk pengelolaan data base, reservasi, dan promosi. Banyak program/atraksi/daya tarik kreatif yang diromosikan secara digital sehingga mampu memberikan pengalaman berwisata yang unik dan berkesan bagi wisatawan seperti live in, camping, jelajah alam, outbound, napak tilas, wisata alam Puncak Kleco, homestay, eduwisata, dan berbagai atraksi kerajinan masyarakat.


Meski banyak memanfaatkan media digital untuk promosi, Dewi Tinalah juga melakukan promosi secara offline, seperti membangun jejaring komunitas dan aksi gerakan Sambanggo (Sambang Gunung, Sambang Gawe atau ekonomi kreatif, Sambang Gisik atau pantai) dari Program Dinas Parwisata Kulon Progo yang berarti mengunjungi tempat wisata.  

Reno Yusuf sebagai tim kreatif digital Dewi Tinalah turut hadir dalam acara ini menyampaikan pentingnya generasi muda berani beraksi dan kreatif memanfaatkan media digital untuk pengembangan desa wisata. Digital menjadi salah satu percepatan Dewi Tinalah dan memberikan kesempatan masyarakat desa untuk mengembangkan pariwisata yang kreatif dan inovatif.

"Tema wisata outdoor ini sangat cocok untuk giatan pasca pandemi karena orang-orang sangat mencari ruang terbuka. Destinasi wisata perlu melakukan Strategy Thinking dan trasformasi untuk membuat aktivitas yang berkelanjutan dan berkualitas. Modal alam dan budaya ini perlu diperluas kebermanfaatanya untuk pariwisata", jelas Hermawan Kertajaya sebagai Chairman of MarkPlus Tourism saat berikan penghargaan ini.

Daftar lengkap penerima penghargaan Creative Tourism Destination Award 2022

Creative Tourism Destination Award 2022 Kategori Digital

Kategori Digital, penghargaan diberikan kepada destinasi yang berhasil memanfaatkan media digital dalam berinovasi menciptakan dan mengembangkan berbagai program/atraksi/daya tarik kreatif sehingga mampu memberikan pengalaman berwisata yang unik dan berkesan bagi wisatawan.

Gold champion:
  • Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, DI Yogyakarta.
  • Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Silver champion:
  • Ulun Danu Beratan, Bali.
  • Desa Wisata Pela, Kutai, Kalimantan Timur.

Bronze champion:
  • Wisata Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan.
  • Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi.

Creative Tourism Destination Award 2022 Kategori Youth

Kategori Youth, penghargaan diberikan kepada destinasi yang berhasil menyediakan wadah bagi anak muda untuk berkontribusi nyata dalam penciptaan dan pengembangan destinasi pariwisata kreatif, baik melalui pemberian ide, kerangka kerja strategis, hingga implementasi.

Silver champion:
  • Desa wisata Hanjeli, Sukabumi. 
  • Desa wisata Tinalah, Yogyakarta.

Bronze champion:
  • Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong, Kebumen, Jawa Tengah.
  • Wisata Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan.
  • Bukit Porong, Labuan Bajo, NTT.

Creative Tourism Destination Award 2022 Kategori SDGs

Kategori SDGs, penghargaan diberikan kepada destinasi yang berhasil menciptakan dan mengembangkan destinasi pariwisata kreatif berbasiskan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), dengan kontribusi nyata terhadap aspek kesejahteraan, pendidikan, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Silver champion:
  • Desa wisata Hanjeli, Sukabumi.
  • Desa wisata Penglipuran, Bali.
  • Desa wisata Tinalah, Yogyakarta.
  • The Lodge Maribaya, Lembang.
  • Blossom Eco Luxe Villas by Ekosistem, Bali.

Bronze champion:
  • Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong, Kebumen, Jawa Tengah.
  • Gunung Tombuok, Sumatra Barat.
  • Kampung adat Wae Rebo, NTT.
  • Poerworedjo Heritage on Wheels.
  • Prevab, Taman Nasional Kutai.

Di sesi kegiatan ini ini juga dilakukan Deklarasi Percepatan Kebangkitan Parwisata Inonesia yang Berkelanjutan kolaborasi dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam deklarasi ini bertujuan untuk melakukan percepatan tahapan Relief-Ercovery-Reform untuk kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Dengan semangat Gercep, Geber dan Gaspol, kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan siap untuk menjadi tuan rumah World Tourism Day 2022 dan Presidensi G-20.

Program Mentoring dan Pendampingan Desa Wisata / Usaha Desa

Dewi Tinalah saat ini membuka kesempatan dengan berbagai pihak untuk melakukan pendampingan dan mentoring pengembangan desa wisata / usaha desa. Program digitalisasi desa wisata / usaha desa merupakan program utama. Anda dapat menghubungi kontak WA 085729546678 untuk layanan pendampingan dan mentoring desa wisata / usaha desa.

digital-creative-tourims-mentoring-program-desa-wisata-tinalah-galuh-alif-fahmi-rizki



Kelas Digital Marketing >