Desa Wisata Tinalah -->
Paket Wisata Jogja Dewi Tinalah

Kulon Progo Punya Desa Wisata Terbaik – Dewi Tinalah 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indoneisa

Dewi Tinalah – Wisata Kulon Progo di Kabupaten Kulon Progo mempunyai salah satu desa wisata terbaik menurut Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Desa wisata ini adalah Desa Wisata Tinalah atau yang terkenal dengan Dewi Tinalah. Desa wisata Kulon Progo Dewi Tinalah berhasil menjadi 50 besar penerima Anugerah Desa Wisata Indonesai dari 1831 desa wisata di Indonesia.


Kulon Progo Punya Desa Wisata Terbaik – Dewi Tinalah 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indoneisa


Dewi Tinalah merupakan wisata alam Jogja yang berada di kawasan Pegunungan Menoreh Samigaluh Kulon Progo. Dewi Tinalah memang terkenal dengan pesona alam dan budaya. Kegiatan wisata alam berbasis outdoor dan adventure menjadi pilihan banyak wisatawan ketika berkunjung ke tempat wisata Jogja.


Pesona alam Dewi Tinalah secara keseluruhan merupakan pegunungan. Tinalah merupakan nama sungai yang ada di Kalurahan Purwoharjo yang dijadikan sebagai nama poluler desa wisata. Dewi Tinalah juga terkenal dengan wisata alam yang menawan seperti wisata Puncak Kleco, Goa Sriti, Trekking Jogja Dewi Tinalah, camping, outbound, river tubing, biking dan berbagai kegiatan wisata berbasis alam.

Desa Wisata Tinalah sebagai penerima Anugerah Desa Wisata Indonesia juga mengusung wisata budaya di Kulon Progo seperti Merti Bumi Tinalah, baritan, wiwitan, saparan, kesenian wayang wong, jatilan lancur, bregodo Serang Boyo, krawitan. Kegiatan wisata budaya ini menjadi salah satu paket wisata Kulon Progo 2021.


Dewi Tinalah juga menjadi wisata Kulon Progo dekat bandara, dekat juga dengan pantai Kulon Progo terbaru, wisata Kalibiru Kulon Progo dan Waduk Sermo Kulon Progo. Jarak dengan tempat tersebut kurang lebih 20-25 km.

Kunjungan Mas Menteri Sandiaga Uno di Dewi Tinalah menjadi harapan besar wisata Kulon Progo yang sudah dibuka. Sehingga desa wisata dapat beraktivitas kembali menerima wisatawan dan menjual berbagai paket wisata Jogja Dewi Tinalah dengan penerapan protokol kesehatan CHSE di masa pandemic covid-19.

Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kunjungi Dewi Tinalah 50 Besar Desa Wisata Indonesia

Dewi Tinalah – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Tinalah yang terpilih sebagai 50 Terbaik Desa Wisata Indonesia dari 1831 desa wisata di seluruh Indonesia. Kunjungan ini sekaligus menetapkan Dewi Tinalah sebagai penerima Anugerah Desa Wisata Indonesia 50 terbaik desa wisata Indonesia dan sekaligus desa wisata Tinalah Kulon Progo menjadi desa wisata binaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.


Menteri Sandiaga Uno kunjungi Desa Wisata Tinalah 50 Terbaik Desa Wisata Indonesia Anugerah Desa Wisata Indoensia 2021


Rangkaian kegiatan kunjungan Menteri Parekraf RI juga didahului oleh kegiatan visitasi dan penjurian oleh tim juri yang menilai 7 aspek penilaian di Desa Wisata Tinalah meliputi aspek homestay, CHSE, toilet, souvenir, daya tarik wisata, desa digital, dan konten kreatif. Bertindak sebagai tim juri dalam penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia adalah Panca R Sarungu,SE MMSI, CTE sebagai Ketua Umum MASATA dan Sang Putu Subaya, SH, MH sebagai Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia.


Baca Juga: 4 Desa Wisata Terbaik di Jogja


Dalam kesempatan ini, Mas Menteri Sandiaga Uno menyampaikan, sebagai desa wisata rintisan Dewi Tinalah mampu mengoptimalkan potensi yang ada berbasis alam dan budaya. Pemanfaatan digitalisasi menjadi trobosan yang jitu untuk Dewi Tinalah dapat memasarkan potensi dan kegiatan wisata serta produk umkm.


Waktu kunjungan di Dewi Tinalah, Sandiaga Uno juga mengapresiasi upaya pengembangan digitalisasi dengan adanya Aplikasi Mbak Dewi berbasis kecerdasan buatan. Aplikasi ini mempunyai fitur untuk mendeteksi objek yang ada di Dewi Tinalah. Selain itu aplikasi Mbak Dewi juga dapat digunakan untuk melihat aura diri wisatawan. Apliksi ini hasil kolaborasi UAJY dan UKRIM dengan Dewi Tinalah.


Baca Juga: Kemasaran Produk Tingkatkan Produk UMKM Desa Wisata


Desa Wisata Tinalah menjadi satu-satunya Desa Wisata Terbaik di Kulon Progo yang mendapatkan Anugerah Desa Wisata sebagai 50 Besar Desa Wisata Indonesia 2021. Dengan kegiatan ini, harapannya desa wisata dapat kembali membuka kegiatan wisata dengan penerapan protokol kesehatan. Anugerah ini juga diharapkan dapat memberikan semangat desa wisata untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi-potensi desa.

Paket Outbound Jogja Sehari di Desa Wisata Tinalah

Dewi Tinalah - Paket Outbound Jogja Murah menjadi piihan seru bagi wisatawan dari berbagai instansi, lembaga, berbagai organisasi, ataupun komunitas. Desa wisata menjadi pilihan tepat bagi wisatawan jogja. Dewi Tinalah lokasinya sangat mudah di jangkau dari Kota Jogja, Borobudur dan Bandara Baru Yogyakarta sekitar 25 km dengan kisaran waktu 45 menit.



Sudah banyak kegiatan outbound Jogja di Dewi Tinalah yang dirancang dan ditawarkan kepada pelajar atau karyawan dari berbagai sekolah, universitas, perusahaa, instansi pemerintah. Harga paket outbound Jogja sangat terjangkau. 


Baca Juga: Paket Wisata Keluarga di Jogja


Paket Outbound Jogja di Dewi Tinalah yang ditawarkan adalah Team Building Training, Gathering, River Tubing, Fun Game. Kegiatan tersebut dapat di padu atau dikombinasikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing instansi.


Run Down Kegiatan

  • 07.00 Wisatawan datang di Desa Wisata Tinalah
  • 07.10 Welcome Drink
  • 07.20 Persiapan Outbound
  • 07.30 Big Game (Time Building / Motivation Game)
  • 08.30 Game 1
  • 08.45 Game 2
  • 09.00 Game 3
  • 09.15 Game 4
  • 09.30 River Tubing
  • 11.00 Bersih-bersih diri
  • 12.00 Makan Siang


Kegiatan Outbound Jogja di Dewi Tinalah banyak dilakukan di ruang terbuka dengan memanfaatkan lingkungan. Peserta dapat menikmati indahnya lembah Pegunungan Menoreh dan Sungai Tinalah. Berbaur dengan masyarakat langsung yang menjadi pemandu menjadi daya tarik kearifan lokal masyarakat desa.


Cek Juga: Paket Wisata Jogja di Dewi Tinalah


Kegiatan Paket Outbound Jogja di Dewi Tinalah dapat dilakukan secara fleksibel. Run down tersebut sebagai gambaran untuk estimasi kegiatan sehari di Desa Wisata Tinalah. Segera hubungi narahubung Dewi Tinalah untuk reservasi kegiatan Outbound Jogja di Dewi Tinalah

Pilihan Seru Wisata Keluarga di Jogja Kawasan Desa Wisata Tinalah

Dewi Tinalah – Tempat wisata Jogja menawarkan berbagai kesempatan untuk aktivitas seru seperti wisata keluarga di Jogja. Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Jogja, kegiatan yang penuh pengalaman menjadi kesempatan untuk berwisata dan penuh pengalaman edukasi. Salah satu tempat yang bisa dipilih yaitu wisata di Jogja.


wisata-keluarga-di-jogja-desa-wisata-tinalah (2)


Tempat wisata Jogja yang cocok untuk wisata keluarga di Jogja ada di Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah). Desa wisata ini merupakan salah satu desa wisata terbaik di Jogja dan masuk 50 Besar Desa Wisata Indonesia 2021. Dewi Tinalah juga merupakan wisata alam di Jogja di kawasan Pegunungan Menoreh di Kulon Progo.


Dewi Tinalah menjadi pilihan tepat untuk wisata keluarga di Jogja 2021 selain tempat pantai di Jogja. Bagi wisatawan keluarga, Dewi Tinalah juga cocok untuk anak, bisa juga untuk taman bermain anak di Jogja karena terdapat camping ground yang luas untuk kegiatan bermain.


Di Dewi Tinalah juga terdapat wahana permainan di Jogja dengan alam langsung. Wisata keluarga dapat berkegiatan di kawasan Sungai Tinalah, lapangan bermain, area persawahan dan perbukitan di Desa Wisata Tinalah.


Wisata keluarga di Jogja juga akan seru dengan kegiatan lain yang dapat dilakukan di Desa Wisata Tinalah. Kegiatan ini dapat berdurasi satu hari atau dua hari. Terdapat berbagai kegiatan yang bisa dipilih, seperti live in, camping, outbound, hiking, trekking, jelajah sungai Tinalah, jelajah Alam, melihat sunrise, belajar membuat kripik pegagan, membuat piring lidi, melukis batu, bersepeda, river tubing dan berbagai kegiatan seru untuk keluarga.


Dewi Tinalah yang termasuk Tempat Wisata Kulon Progo jika saat musim tanam padi, wisatawan juga bisa melakukan kegiatan menanam padi, sebaliknya saat musim panen juga bisa mengikuti kegiatan panen padi. Kegiatan ini sangat cocok untuk melatih pengalaman diri dan anak sehingga mendapatkan pengalaman yang sebelumnya belum pernah didapatkan.


Kegiatan Camping Keluarga

Wisata Keluarga di Jogja juga dapat melakukan kegiatan camping keluarga, Dewi Tinalah menyediakan paket camping keluarga yang seru. Dengan kegiatan ini akan memberikan banyak pengalaman bagi keluarga tentang kebersamaan, komunikasi, atraksi, dan berbagai tantangan kegiatan lain di Desa Wisata Tinalah.


wisata-keluarga-di-jogja-desa-wisata-tinalah
Kegiatan Wisata Keluarga di Jogja - Desa Wisata Tinalah


Wisata anak di Jogja sangat cocok di Dewi Tinalah, dengan kegiatan camping Jogja, anggota keluarga akan banyak kesempatan untuk melakukan aktivitas seru yang nanti akan menambah rasa kehangatan keluarga. Ibu Ayah dan anak bisa bersama-sama untuk mendirikan tenda, kegiatan ini bisa melatih kekompakan dan ketangkasan. 


Kegiatan Jelajah Sungai Tinalah dan Jelahan Alam

Kegiatan di Dewi Tinalah tidak hanya sekedar camping keluarga. Di sini wisata keluarga di Jogja juga menyediakan kegiatan jelajah sungai Tinalah dan jelahan alam. Dengan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan. Dengan jalan kaki juga bisa menimbulkan keseruan saat perjalanan di kegiatan jelajah ini.


Bersepeda Seru di Dewi Tinalah

Selain jelajah alam, di Dewi Tinalah sebagai tempat wisata keluarga di Jogja juga menyediakan paket wisata sepeda Jogja yang seru. Jalur berada di kawasan irigasi dan landscape Pegunungan Menoreh yang indah. Keseruan bersepeda Bersama keluarga menjadi pilih tepat selain kegiatan jelajah alam dan sungai.


Sajian kuliner Desa

Berwisata di desa wisata tidak lengkap rasanya tanpa sajian kuliner khas desa. Wisata Keluarga di Jogja Dewi Tinalah menyediakan paket kuliner desa dengan masakan khas desa. Berbagai masakan dengan tampilan kuliner desa dapat menjadi pengalaman seru untuk wisata keluarga Jogja di Desa Wisata Tinalah.


Terdapat nasi liwet yang enak untuk kegiatan sajian kuliner untuk keluarga. Dengan lauk dengan bumbu khas desa melengkapi penuh keseruan aktivitas kegiatan di desa wiasat. Bahkan wisatawan juga dapat ikut memasak sajian kuliner desa.


Demikian terkait dengan Pilihan Seru Wisata Keluarga di Jogja Kawasan Desa Wisata Tinalah. Semoga menjadi referensi kegaiatan untuk tempat wisata Jogja yang seru di Dewi Tinalah. Untuk Reservasi dapat klik Tombol WA di Web Dewi Tinalah ini.

2 Pemenang Penulisan Artikel Desa Wisata Tinalah dalam Lomba Penulisan Desa Wisata BOB

Dewi Tinalah Wisata Jogja - Setelah melalui tahap penjurian lomba karya tulis desa wisata 2021 kawasan desa wisata JOGLOSEMAR menuju tingkat global telah terpilih para juara 1 dan 2 yang menuliskan Desa Wisata Tinalah.


dalam Lomba Penulisan Desa Wisata BOB Kemenparekraf - Dewi Tinalah
Pemenang Lomba Penulisan Desa Wisata BOB Kemenparekraf - Dewi Tinalah


Lomba Penulisan Desa Wisata yang digelar Badan Pelakşana Otorita Borobudur (BOB), dengan bekerjasama Kedaulatan Rakyat (KR) dan Sekolah Vokasi UGM.


Nama Pemenang Penulis Artikel Desa Wisata Tinalah dalam Lomba Penulisan Desa Wisata Kawasan JOGLOSEMAR BOB


  • Janu Muhammad - (DIGITALISASI DEWI TINALAH MENUJU KELAS DUNIA)
  • Muhammad Luqman Taufik - (TINALAH, BERDAYA LEWAT WISATA)


Lomba menulis ini bertujuan untuk semakin memperkenalkan potensi desa wisata tersebut di masyarakat dan juga untuk mengembangkannya menjadi desa wisata mandiri. Tulisan diharapkan ikut mendorong percepatan pertumbuhan Sosial ekonomi untuk menuju Desa Wisata Mandiri. Semangatnya untuk mempercepat proses pertumbuhan kondisi sosial ekonomi di desa-desa.


Dewi Tinalah merupakan salah satu Desa Wisata di Yogyakarta dan kawasan tempat wisata Kulon Progo yang berada di kawasan Pegunungan Menoreh. Banyak paket aktraksi desa wisata yang dapat dipilih oleh wisatawan. Bagi pecinta kuliner dapat juga merasakan kuliner desa. Yuk ke Desa Wisata Tinalah.

Desa Wisata Tinalah 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kemenparekraf

Dewi Tinalah Wisata Jogja - Desa Wisata Tinalah sebagai salah satu Desa Wisata Yogyakarta dan juga merupakan Desa Wisata Kulon Progo berhasil lolos tahap 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kemenparekraf. Dari 1831 desa wisata di seluruh Indonesia yang mendaftar dalam ajang tersebut.


Desa Wisata Tinalah 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kemenparekraf


Tahap tersebut merupakan tahapan krusial yang telah melewati proses kurasi yang begitu ketat dari para dewan juri Anugerah Desa Wisata 2021. Dilansir dari Jadesta bahwa Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 merupakan upaya memulihkan perekonomian Indonesia, pada khususnya di bidang dan sektor industri pariwisata (desa wisata). Anugerah Desa Wisata 2021 nantinya juga bertujuan untuk menjadikan desa-desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya saing.




Desa Wisata Tinalah perwakilan Desa Wisata Yogyakarta

Dewi Tinalah menjadi salah satu bagian dari 300 desa wisata yang lolos dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia mewakili Desa Wisata Yogyakarta dan Desa Wisata Kulon Progo. Berikut desa wisata di Yogyakarta yang lolos:

Desa Wisata Kulon Progo

  • Desa Wisata Jatimulyo
  • Desa Wisata Tinalah
  • Desa Wisata Kalibiru

Desa Wisata Sleman

  • Desa Wisata Dewi Sambi
  • Desa Wisata Diro Sendangmulyo
  • Desa Wisata Gabugan

Desa Wisata Yogyakarta

  • Desa Wisata Rejowinangun
  • Desa Wisata Dewabroto

Desa Wisata Bantul

  • Desa Wisata Kakilangit Mangunan
  • Desa Wisata Patihan Goa Cemara
  • Desa Wisata Wukirsari

Desa Wisata Gunungkidul

  • Desa Wisata Bleberan


Desa Wisata Tinalah Masuk 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kemenparekraf Jadesta


Anugerah Desa Wisata 2021 terdapat 4 klasifikasi desa wisata dan 7 kategori penilaian desa wisata. 4 kategori desa wisata tersebut adalah desa wisata rintisan, desa wisata berkembang, desa wisata maju, dan desa wisata mandiri. 7 kategori desa wisata meliputi kategori desa wisata homestay, CHSE, toilet, souvenir, daya tarik wisata, desa digital, dan konten kreatif.


Baca Juga: Pedoman Desa Wisata 2021


Dalam tahun 2021, desa dari Sabang sampai Merauke di Indoensia, terdapat lebih dari 70.000 desa di Indonesia. Untuk mewujudkan desa wisata yang berkelas dunia, berdaya saing, dan berkelanjutan (sustainable) agar Indonesia Bangkit, melalui program Augerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, Kemenparekraf mempersembahkan 1.831 peserta desa wisata, yang telah mendaftar dari 34 provinsi di Indonesia di Web Jadesta. Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dari target semula yang 700 desa wisata.


Setelah melalui kegiatan dan serangkaian proses tahap kurasi (pemilihan), berdasarkan penilaian dari tim dewan kurator terhadap 7 kategori penilaian, klasifikasi dan kelengkapan data yang ada di laman jadesta.com, terdapat 300 besar desa wisata, ADWI 2021. Data desa wisata di laman web jadesta.com, nantinya akan dijadikan ruang, wadah dan arah dalam upaya kegiatan penyusunan rencana pengembangan desa-desa wisata diIndonesia oleh Kemenparekraf RI. Desa wisata nantinya akan menjadi simbol kebangkitan ekonomi nasional, untuk Indonesia Bangkit!


Dengan adanya program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 sebagai cara pengembangan desa wisata yang fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan dengan tiga aspek, yaitu desa wisata berkelanjutan, desa wisata dengan manfaat sosial lingkungan, dan desa wisata dengan manfaat ekonomi.



Kriteria Desa Wisata Digital

Dewi Tinalah - Desa wisata saat ini tidak dapat terlepas dari adanya peran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Ranah digital menjadi bagian penting dalam sektor TIK. Penting bagi desa wisata saat ini dapat bertahan dan eksis di era informasi digital. Di sini desa wisata harus menjadi produsen atau pelaku informasi melalui proses digital marketing.


Kriteria Desa Wisata Digital

Penting bagi pengelola desa wisata, pokdarwis, dan pemerintah desa serta warga di kawasan desa wisata untuk mengetahui kriteria desa wisata digital agar dapat mengembangkan desa wisatanya dengan benar dan terarah. Digital merketing menjadi bagian penting dari kriteria desa wisata digital.


Mengapa Digital Marketing penting untuk Desa Wisata?

Tidak dipungkiri lagi, dengan adanya digital marketing merupakan salah satu strategi desa wisata melakukan penetrasi internet dunia dan Indonesia. Adanya digital marketing menjadikan perilaku masyarakat bergeser dari cara tradisional ke Teknologi Informasi. Desa wisata dapat menjangkau wilayah yang luas dan cepat, lebih hemat dan efektif dengan penerapan digital marketing.



Desa wisata yang melakukan digital marketing dapat mengetahui hasil yang terukur dan akurat. Dengan informasi yang disajikan di internet secara digital membuat wisatawan mencar informasi desa wisata secara mudah secara tanpa batas waktu alias 24 jam non stop meyajikan informasi.


Baca Juga: Panduan Desa Wisata dan Pokdarwis

Kriteria Desa Wisata Digital juga mempunyai arah digitalisasi desa wisata atau literasi digital. Pengelola desa wisata perlu memperhatikan dokumen digital pengelolaan, pusat informasi digital, digital marketing (pemasaran digital), transaksi digital (pemesanan-pembayaran), komunikasi media sosial, dan literasi digital masyarakat di desa.


Pertanyaan mendasar tentang desa wisata digital adalah seperti apa itu kategorinya. Desa wisata digital adalah desa yang telah memasuki dan melebarkan sayap melalui pendekatan digital. Desa wisata digital ditantang untuk dapat menunjukkan komitmen menjadikan digitalisasi sebagai sarana penunjang desa wisata.


Berikut ini beberapa kriteria suatu desa wisata dapat dikategorikan sebagai desa wisata digital. Terdapat kategori mengenai literasi digital, strategi pemasaran, pusat informasi, media sosial, dan pengelolaan terintegrasi.


Literasi Digital Warga Lokal

  • Sebagian (>30%) warga / penduduk desa wisata telah memiliki smartphone berbasis android.
  • Sebagian (>30%) warga telah memiliki smartphone dan telah paham dan mampu menggunakan jaringan dan layanan internet.
  • Sebagian warga (>30%) yang memiliki smartphone telah aktif mengelola produk di platform online.


Strategi Pemasaran Digital

  • Desa wisata telah memiliki situs (website) untuk mempromosikan aktivitas dan usaha desa wisata.
  • Situs desa wisata tersebut telah berisikan pemesanan tiket masuk, memilih paket wisata, memilih tempat pondok wisata (homestay) dan lain-lain jejaring media sosial.


Pusat Informasi Digital

  • Desa wisata dengan mudah dapat ditemukan di internet (media sosial)
  • Desa wisata secara jelas dapat menampilkan daya tarik, produk lokal, destinasi wisata setempat, jadwal pertunjukan, dan lokasi fasilitas umum.
  • Desa wisata memiliki alamat dan kontak yang jelas dan mudah dihubungi serta masih aktif.


Sosial Media Desa Wisata

  • Desa Wisata dikelola secara aktif melalui media sosial seperti WhatsApp (WA), Instagram (IG), Facebook (FB), Twitter, Youtube, TikTok.
  • Desa wisata aktif berinteraksi di sosial media melalui IF, FB, Telegram, Twitter, WhatsApp (WA), dan lainnya.


Pengelolaan Desa Secara Digital

  • Desa wisata telah memiliki WIFI pada satu tempat atau beberapa tempat.
  • Desa wisata telah memiliki sistem pencatatan terintegrasi untuk kunjungan, keuangan, kerjasama, program kerja, dan data lainnya.


Itu tadi Kriteria Desa Wisata Digital yang harus dipahami oleh Pemerintah Desa, Pengelola Desa Wisata, Pokdarwis, dan warga di kawasan desa wisata. Bagi Anda yang ingin belajar tentang desa wisata dan mengundang Dewi Tinalah sebagai narasumber tentang Desa Wisata Digital dapat menghubungi kontak 085729546678 (WA/Telpon).



Download Logo 76 Tahun Indonesia Merdeka

Dewi Tinalah - Kemerdekaan Indonesia di tahun 2021 ini memasuki usia yang ke 76 tahun. Setiap tahun ada logo yang digunakan untuk menjadi logo icon perayaan. Masyarakat dapat Download Logo 76 Tahun Indonesia Merdeka dengan berbagai versi yang telah disediakan.



Pegunaan logo 76 Tahun Indonesia Merdeka dapat digunakan oleh siapapun untuk berbagai penerapan desain bertemakan kemerdekaan 17 Agustus. Berbagai format telah disediakan seperti PNG, JPEG, Vector, ESP, CDR, AI dengan kualtias HD.


Tentu banyak yang bertanya-tanya dimana tempat download logo 76 Tahun Indonesia Merdeka dengan berbagai format yang mudah ditemukan dan mudah didownload. Tidak perlau kawatir, di Web Desa Wisata Tinalah, Anda dapat mengunduh logo 76 tahun Indonesia setnag.



Logo 76 Tahun Indonesia PNG

Dapatkan format logo 76 Tahun Indonesia dengan format PNG. Dengan format ini Anda dengan mudah tinggal drag & drop logo di bagian desain yang Anda gunakan.


Logo 76 Tahun Indonesia CDR Vector & EPS

Dengan format cdr vecor, Anda dapat menggunakan format ini dengan logo 76 Tahun Indonesia di aplikasi CorelDrav dengan mudah dan dapat diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan desain tema hari kemerdekaan. 


Logo 76 Tahun Indonesia Merdeka Format AI

Bagi yang suka dengan aplikasi AI (Adobe Ilustrator) dapat menggunakan format logo 76 Tahun Indonesia dengan format.ai. Anda tinggal mendownload logo tersebut di link berwarna biru.


Download Logo 76 Tahun Indonesia format PDF

Format PDF logo 76 Tahun Indonesia ini dapat digunakan juga di aplikasi CorelDraw dan Adobe Ilustrator, atau dengan format ini Anda juga dapat langsung mencetak sebagai poster, stiker, ataupun berbagai cetakan lainnya.


Logo76 Tahun Indoensia JPEG

Selain format AI, CDR (CorelDraw), EPS, PDF, Dan PNG, Anda dapat juga download logo 76 Tahun Indonesia Merdeka Format JPEG. Dengan format ini Anda dengan mudah mendistribusikan ke berbagai media online seperti Facebook, Twitter, Instagram, maupun WhatsApp.


Itu tadi link Download Logo 76 Indonesia Merdeka dengan berbagai format, semoga bermanfaat untuk mendukung berbagai desain bertemakan hari kemerdekaan Indonesia. Selamat Hari Merdeka Negara kesatuan Republik Indoneisa



Desa Wisata Tinalah urutan 2 Media Instagram di Kulon Progo

Dewi Tinalah - Memasuki Triwulan III di bulan Agustus, Desa Wisata Tinalah menempati posisi rangking 2 setelah Desa Wisata Purwosari di kategori media sosial Instagram Desa Wisata di Kulon Progo. Pengambilan data ini merupakan cara untuk mengetahui kualitas pemanfaatan media online dan digital media sosial Instagram yang dimanfaatkan oleh desa-desa wisata di Kulon Progo versi Social Blade.

 

Desa Wisata Tinalah urutan 2 Media Instagram di Kulon Progo
Info Grafis Media Instagram Desa-desa Wisata di Kulon Progo

Social Blade melacak statistik pengguna untuk YouTube, Twitch, Instagram, dan Twitter.
Data dapat digunakan untuk lebih dalam memahami pertumbuhan dan tren pengguna dengan memanfaatkan Social Blade.

Social Blade memberi semua pengguna akses ke basis data publik yang dengan menggunakan teknologi canggih, mampu memberi data analitik global untuk pengembangan pembuatan konten, streaming langsung, atau penguatan barand / merek apa pun.



Berikut ini rangkum 10 media Instagram dengan rangking Social Blade tertinggi per 12 Agustus 2021 yang tersaji dalam info grafis.


Rank Media Instagram - Desa Wisata Tinalah


Asa Desa Wisata di Masa Pandemi

Sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia, industri pariwisata Tanah Air terpuruk. Bahkan, dampak pandemi terhadap pariwisata lebih dahsyat daripada serangan di Bali pada 2002. 



Namun, karena pandemi belum tiba, industri pariwisata belum pulih dari wabah Covid-19. Sulit diprediksi kapan akan berakhir. Menghadapi pandemi, hampir semua perusahaan perjalanan telah mengundurkan diri dan tidak berdaya. Industri pariwisata lumpuh.


Jumlah wisatawan dari dalam dan luar negeri menurun tajam di semua daerah. Tingkat hunian hotel kurang dari 10%, bahkan ada yang nol. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) adalah pilihan yang menyakitkan bagi pengusaha pariwisata.


Baca Juga: Statergi Pemasaran Desa Wisata di Masa Pandemi

Tidak hanya itu, pemandu wisata, biro perjalanan, restoran, pengrajin kecil dan seniman yang mendukung industri pariwisata juga merasakan industri lain yang terkena dampak penurunan pariwisata. Bahkan organisasi wisata mengibarkan bendera putih di daerah-daerah tertentu untuk menunjukkan penyerahan diri. 



Menanggapi kekhawatiran terhadap industri pariwisata tanah air, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menparekraf, menyatakan bahwa industri pariwisata Indonesia sangat berharap kota wisata menjadi lokomotif perekonomian nasional. Perkembangan pariwisata di Indonesia Dalam mimpi buruk pariwisata domestik, desa wisata bisa menjadi tumpuan harapan.


Faktor pembangun desa wisata

Meski pandemi Covid19 belum menunjukkan tanda-tanda mereda, wisatawan tetap bisa berkunjung ke kota-kota wisata. Hal ini dikarenakan kota wisata berbeda dengan destinasi wisata lain yang biasanya banyak dikunjungi wisatawan: lingkungan yang segar, segar dan hijau.  


Kejenuhan tempat-tempat wisata dan tempat-tempat wisata yang sering dikunjungi, serta faktor kemacetan yang biasa terjadi di tempat-tempat favorit, akan menjadikan kota-kota wisata pilihan baru untuk berwisata. Oleh karena itu, sudah saatnya kota-kota pariwisata meningkatkan pariwisatanya. 


Baca Juga: Pedoman Desa Wisata - Ebook Terbaru

Manajer harus terus menerapkan standar Clean, Health, Safety and Environment (CHSE) untuk mencapai lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan. Wisatawan sering memilih destinasi yang aman dan nyaman, dan Mr. ChSE telah menerapkannya dengan sangat baik. S Selain menerapkan CHSE, desa wisata juga harus melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan wilayahnya sendiri.


Jika memungkinkan, pengunjung juga bisa belajar tentang budaya dan seni serta berinteraksi dengan masyarakat desa. Manfaat atraksi budaya tidak hanya dapat memperpanjang masa tinggal wisatawan, merevitalisasi dan melindungi budaya dan seni di desa, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat dan seniman.


Baca Juga: Program Vaksinasi untuk Pengelola Desa Wisata

Penguatan kelembagaan juga diterapkan pada pengembangan desa wisata, seperti melalui perusahaan desa (BUMDes), kelompok pemberdayaan keluarga (PKK) dan kelompok sadar wisata pedesaan (Pokdarwis). Pengembangan pariwisata di desa dapat direncanakan. Tanpa merusak lingkungan. 


Dengan penguatan BUMDes, masyarakat lokal dapat berinvestasi dalam pengembangan desa wisata. Kemudian peran PKK dalam pengembangan desa wisata juga diperlukan untuk meningkatkan potensi perempuan dalam pengembangan pariwisata di pedesaan. Rencana Sapta Pesona untuk desa wisata. Jangan lupa untuk mempromosikan kota pariwisata digital. 


Kota-kota wisata kini banyak dikunjungi wisatawan milenial, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia untuk mengelolanya dengan strategi modern. Promosi kota wisata tidak hanya dengan cara tradisional, tetapi juga memiliki keunggulan tersendiri. Menggunakan jaringan sosial. 


Baca Juga: Paket Atraksi Edukasi Kunci Pengembangan Desa Wisata

Oleh karena itu, perlu dibentuk generasi Pesona Indonesia (GenPI) yang terdiri dari anak-anak pedesaan kecil yang akrab dengan dunia maya di desa. Belum jelas kapan pandemi Covid19 ini akan berakhir.


Meski demikian, wisatawan tetap perlu optimistis industri pariwisata bisa kembali berkembang. Oleh karena itu, perlu diambil langkah-langkah strategis untuk menjadikan pariwisata kembali menjadi pilar pemulihan ekonomi. Dan harapan ini terkonsentrasi di desa-desa wisata.

Kelas Digital Marketing >