Kulon Progo, Yogyakarta — Bank Indonesia melakukan asesmen terhadap pengelola Desa Wisata Tinalah sebagai bagian dari implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah. Hasil asesmen tersebut menunjukkan bahwa pengelola Desa Wisata Tinalah dapat menjadi penerima Program Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (PI-KEKDA) berupa dukungan sarana dan/atau prasarana.
![]() |
| Dukungan sarana dan prasarana melalui Program Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (PI-KEKDA) Bank Indonesia untuk mendukung penguatan pengelolaan Desa Wisata Tinalah. |
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengelolaan Desa Wisata Tinalah sehingga dapat mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat secara lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
Hasil Asesmen Bank Indonesia
Pelaksanaan asesmen merupakan bagian dari proses Bank Indonesia dalam mengimplementasikan kebijakan ekonomi dan keuangan daerah melalui dukungan kepada berbagai sektor yang memiliki peran dalam penguatan perekonomian daerah.
Berdasarkan hasil asesmen, pengelola Desa Wisata Tinalah dinilai dapat menerima dukungan sarana dan/atau prasarana melalui program PI-KEKDA Bank Indonesia.
Sarana dan prasarana yang diberikan diarahkan untuk mendukung kebutuhan pengelolaan Desa Wisata Tinalah, khususnya dalam menunjang aktivitas administrasi, dokumentasi, promosi, pelayanan informasi, serta kegiatan pengembangan kapasitas dan pemasaran destinasi.
Dukungan Sarana untuk Penguatan Desa Wisata
Adapun sarana dan prasarana yang menjadi bagian dari dukungan program tersebut meliputi berbagai perangkat teknologi informasi, dokumentasi, percetakan, presentasi, dan pendukung kegiatan pengelolaan.
Perangkat yang didukung antara lain:
- Samsung S25 12/256GB
- Samsung 55" Crystal UHD 4K
- Oxitnus TC1700 32"-70" Standing Bracket
- Sony Alpha a6400 Mirrorless Digital Camera dengan lensa 16-50mm
- Lexar Professional Silver Plus SDXC UHS-I 128GB
- Brother DCP-T830DW Print, Scan, Copy, WiFi, Duplex, ADF
- Lenovo LOQ 15 dengan prosesor AMD Ryzen 7 7735HS dan GPU RTX 4050 6GB
- Epson EB-X600 XGA Projector
- Layar Tripod TRI 2121 ukuran 84"
Beragam perangkat tersebut memiliki fungsi yang saling mendukung dalam operasional Desa Wisata Tinalah.
Perangkat komputer dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan administrasi dan pekerjaan digital, sementara perangkat kamera dan penyimpanan data dapat memperkuat dokumentasi aktivitas serta pengembangan konten promosi destinasi.
Dukungan perangkat presentasi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi, pelatihan, pertemuan, maupun penerimaan kunjungan dari berbagai pihak yang ingin belajar mengenai pengelolaan desa wisata.
Memperkuat Transformasi Digital Desa Wisata
Bagi Desa Wisata Tinalah, dukungan sarana tersebut memiliki arti penting dalam pengembangan pengelolaan destinasi di era digital.
Pengelolaan desa wisata saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan atraksi dan pelayanan kepada wisatawan. Pengelola juga membutuhkan kemampuan dalam melakukan dokumentasi, pengelolaan data, komunikasi, pemasaran digital, pembuatan konten, administrasi, hingga penyelenggaraan kegiatan edukasi dan pengembangan kapasitas masyarakat.
Ketersediaan sarana teknologi yang memadai diharapkan dapat membantu pengelola Desa Wisata Tinalah meningkatkan efektivitas pekerjaan sekaligus menghasilkan materi komunikasi dan promosi yang lebih berkualitas.
Hal tersebut sejalan dengan pengembangan Desa Wisata Tinalah yang selama ini mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pengelolaan dan pemasaran destinasi.
Mendukung Pengelolaan Berbasis Masyarakat
Pengembangan Desa Wisata Tinalah tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat lokal. Sarana yang diberikan melalui program PI-KEKDA diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi aktivitas internal pengelola, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan desa.
Perangkat presentasi, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk pelatihan dan pertemuan. Sementara perangkat dokumentasi dapat mendukung publikasi potensi wisata, aktivitas masyarakat, produk UMKM, atraksi budaya, serta berbagai pengalaman wisata yang tersedia di Desa Wisata Tinalah.
Dengan demikian, dukungan sarana tersebut diharapkan dapat menjadi investasi untuk memperkuat ekosistem pengelolaan desa wisata dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.
Apresiasi atas Dukungan Bank Indonesia
Pengelola Desa Wisata Tinalah menyampaikan apresiasi atas dukungan Bank Indonesia melalui Program Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah.
Dukungan tersebut menjadi tambahan energi bagi pengelola untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi, pelayanan wisatawan, dokumentasi, pemasaran, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Ke depan, sarana dan prasarana tersebut akan dioptimalkan untuk mendukung aktivitas pengelolaan Desa Wisata Tinalah serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Dukungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pengelola, masyarakat, pelaku usaha lokal, dan wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Tinalah.
Tentang Desa Wisata Tinalah
Desa Wisata Tinalah merupakan desa wisata yang berada di Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Wisata Tinalah mengembangkan potensi wisata berbasis alam, budaya, edukasi, dan kehidupan masyarakat dengan melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaannya.
Berbagai aktivitas wisata yang dikembangkan antara lain camping, outbound, jelajah alam, edukasi budaya, kegiatan masyarakat, wisata edukasi, serta berbagai program kunjungan dan pembelajaran desa wisata.





