Desa Wisata Tinalah -->
Kelas Digital Marketing

Musisi Kulon Progo Masuk 15 Besar Lomba "Cipta Lagu Nusantara" Kemenparekraf RI

Dewi Tinalah - Kebanggaan bagi insan musik di Kulon Progo. Musisi di Kulon Progo berhasil masuk 15 besar dalam lomba Cipat Lagu Nusantara dalam rangka merayakan Hari Musik Nasional yang bertepatan pada tanggal 9 Maret 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengadakan Lomba KARYA MUSIK ANAK KOMUNITAS (KAMU AKU INDONESIA).

 

Musisi Kulon Progo Masuk 15 Besar Lomba "Cipta Lagu Nusantara" Kemenparekraf RI

Lomba ini dimulai pada 9 Maret 2021. Pendaftaran dan pengumpulan karya 9 - 31 Maret 2021. Penjurian 1 - 8 April 2021. Pengumuman 15 Besar Karya Lomba pada 12 April 2021. Pemenang Lomba Cipta Lagu Nusantara akan diumumkan pada 24 Mei 2021.

 

Musik adalah bahasa universal. Walau beragam, musik jadi bahasa sederhana yang dapat selalu kita nikmati bersama. Musik jadi bahasa pemersatu dengan keindahan bunyi yang selaras dengan lantunan nada. Lagu Indonesia Raya jadi satu contoh keindahan musik sebagai bahasa pemersatu serta perwujudan nasionalisme yang tinggi.

 

Baca Juga: Lomba Desa Wisata Award 2021 by BCA

 

Kegiatan ini sejatinya adalah salah satu upaya Kemenparekraf dalam pengembangan komunitas pariwisata dan ekonomi kreatif yang mengajak komunitas sebagai salah satu unsur pentahelix dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terus berkreasi, berinovasi, dan beradaptasi di tengah pandemi COVID-19. Kali ini programnya adalah semangat berkarya melalui seni musik.


 

MUSISI KULONPROGO : PERSEMBAHAN SEMESTA
https://www.instagram.com/musisi_kulonprogo/

PERSONEL MUSISI KULONPROGO :
Drum: Fandi
Gitar :   Tomy
Ukulele: Agil
Bass: Yunar
Keyboard: Topan
Sape: Burhan
Krumpyung 1: Ari
Krumpyung 2: Nur
Suling: Ponang
Angklung: Heri
Demung: Lilik

LIRIK LAGU :
Birunya laut mengelilingi pulau-pulau
Udara segar melegakan burung berkicau
Bukit gunung tinggi menjulang mempesona
Hijaunya hutan belantara membentang khatulistiwa
Nusantara kaya alamnya
Benih cinta dari sang pencipta
Dan tetap terjaga persembahan semesta
Ragam adat istiadat suku dan budaya
Tersimpan nilai-nilai luhur dan mulia
Negri elok penuh pesona memukau mata dunia
Nusantara kaya alamnya
Benih cinta dari sang pencipta
Dan tetap terjaga persembahan semesta
Nusantara 4X


Semoga nantinya Lagu Persembahan Semesta karya Musisi Kulon Progo ini dapat dilantunkan di Bumi Desa Wisata Tinalah Kulon Progo. Terus berkarya musisi Kulon Progo untuk kemajuan ekonomi kreatif dan pariwisata Kulon Progo.

Lomba Desa Wisata 2021 Hadiah Rp 600 Juta - Cek Info dan Panduan Desa Wisata Award

Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) – Di masa pandemi pelaku pariwisata khususnya desa wisata akan berkesempatan memperoleh hadiah Rp 600 juta berupa uang tunai dan pendampingan melalui Program Desa Wisata Award 2021 yang diselenggarakan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

 

lomba desa wisata 2021 - desa wisata award 2021 bank central asia Tbk BCA
 
Pandemi Covid 19 berdampak pada sektor industri pariwisata di Indonesia termasuk Desa Wisata sehingga mengalami penurunan pendapatan dan motivasi pada pengelola desa wisata. Maka perlu upaya untuk membangkitkan motivasi masyarakat desa wisata untuk bertahan, berjuang, dan berpikir kreatif untuk menghadapi era normal baru.

 

DOWNLOAD PANDUAN DESA WISATA AWARD 2021


Program Desa Wisata Award 2021 BCA yang juga bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memiliki empat kategori yang dapat diikuti yakni Desa Wisata Berbasis Alam, Desa Wisata Berbasis Budaya, Desa Wisata Berbasis Kreatif, dan Desa Wisata Berbasis Digital.


Total hadia Rp 600 juta tersebut nantinya akan dibagi menjadi total Rp 150 juta untuk setiap kategori dari empat kategori lomba yang ada. Masing-masing kategori akan dipilih tiga pemenang. Pemenang pertama dari setiap kategori memperoleh hadiah berupa uang tunai dan pembinaan sebesar Rp 75 juta. Juara kedua dari masing-masing kategori mendapat hadiah sebesar Rp 50 juta dan pembinaan. Juara ketiga mendapat hadiah sebesar Rp 25 juta dan pembinaan.

 

lomba desa wisata 2021 - desa wisata award 2021 bank central asia Tbk BCA Yogyakarta


Program Lomba Pendaftaran Peserta & Seleksi Administrasi dimulai dari 13 April - 7 Mei 2021. Pengumuman Top 20 Desa Wisata dilaksanakan pata 7 Juni 2021. Pembekalan online bagi Top 20 direncanakan pada 14-15 Juni 2021. Kegiatan kunjungan ke Top 20 Desa Wisata diagendakan 16 - 30 Juni 2021. Pelaksanaan penjurian online pada 6 - 7 Juli. Rangkaian akhir yaitu pengumuman Pemenang Desa Wisata Award 2021 akan dilaksanakan 9 Juli 2021.

 

Baca Juga: Konsep Desa Wisata Jangan Salah Kaprah


Dalam Desa Wisata Award 2021 ini terdapat dua kriteria penilaian. Pertama New Business Concept, yaitu desa wisata mampu menciptakan kegiatan usaha baru. Ke dua Continuous Improvements Proces, yaitu usaha desa wisata yang dijalankan terus menerus mengembangkan dan memperbaiki produk, layanan, ataupun proses.

 

Maksud Lomba Desa Wisata 2021

  • Meningkatkan promosi wisata Desa yang lebih flexible dan terkoneksi
  • Mengapresiasi Desa dalam pengembangan Desa Wisata untuk percepatan pembangunan Desa dan,
  • Mendorong BumDesa untuk berperan aktif dalam pengelolaan destinasi wisata di desa.


Tujuan

  • Mempromosikan desa wisata di Indonesia sebagai salah satu tujuan kunjungan wisata, baik didalam maupun diluar negeri melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
  • Mengangkat keanekaragaman potensi unggulan Desa di Indonesia sebagai salah satu elemen penting dalam mendukung percepatan pengembangan Desa wisata.
  • Mendorong BumDesa untuk bersinergi dengan berbagai elemen dan pemangku kepentingan pariwisata untuk menciptakan daya tarik investasi yang kompetitif.


Tahap Seleksi

  • Calon peserta bisa mendaftar melalui website BCA dengan alamat bca.co.id/DesaWisataAward
  • Pendaftaran dapat di isi di ; bca.co.id/DesaWisataAward
  • Panitia CSR BCA akan menyeleksi makalah
  • 20 Makalah terpilih akan dipresentasikan secara virtual dihadapan juri hingga pemilihan dan pengumuman pemenang.


Persyaratan dan Ketentuan Lomba Desa Wisata 2021

  • Peserta adalah Desa wisata yang telah bergulir dalam waktu sekurang kurangnya 1 tahundan telah memiliki paket wisata baik berupa daya tarik alam atraksi Budaya, berbasis kreativeberbasis digital.
  • Peserta adalah Desa Wisata yang diinisiasi serta dikembangkan oleh organisasi dan sumber daya lokal contoh Karang Taruna, BumDes, Kelompok Sadar Wisata.
  • Peserta yang mewakili dan mengikuti kompetisi adalah anggota dari kelembagaan wisata tersebut bukan pihak luar dan tercatat sebagai warga desa setempat
  • Peserta tidak sedang mengikuti lomba desa wisata tingkat Nasional yang lain;
  • Peserta wajib menuliskan cerita story telling tentang aktivitas dan potensi Desa Wisata - Form template disediakan di bca.co.id/DesaWisataAward
  • Peserta yang mendaftar akan dihubungi untuk melengkapi dokumen sesuai syarat pendaftaran di bca.co.id/DesaWisataAward
  • Semua cerita foto /video merupakan hasil karya Desa sendiri dan tidak melanggar HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).


Cara mengikuti kompetisi  yaitu dengan menentukan kategori dari karya yang hendak dibuat dan diajukan untuk kompetisi. Tentukan inovasi dari karya yang hendak dibuat dan diajukan untuk kompetisi Isi dan lengkapi formulir dalam situs yang telah disebutkan sebelumnya.

Diharapkan dengan Program Desa Wisata Award 2021 oleh PT BCA Tbk akan menjadi tonggak awal pembangunan Industri Pariwisata Nasional melalui Desa Wisata berbasis pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan masyarakat di seluruh Desa Indonesia untuk berperan aktif membangun potensi unggulan mereka.

Pulihkan Perekonomian - Pengelola Dewi Tinalah Ikuti Program Vaksinasi Covid-19

Untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata, pemerintah memberikan vaksinasi untuk pengelola desa wisata. Terdapat 20 pengelola di desa wisata yang mendapatkan vaksinasi, ini sudah mencakup semua pengelola inti Dewi Tinalah, kuliner, dan destinasi Puncak Alam Kleco. Hari Selasa 13 April 2021 pengelola Dewi Tinalah melakukan vaksinasi Tahap I.

Pulihkan Perekonomian - Pengelola Dewi Tinalah Ikuti Program Vaksinasi Covid-19





Dengan program vaksinasi ini diharapkan nantinya pengelola Dewi Tinalah akan menjadi garda terdepan penggerak pemulihan ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Setelah mendapatkan vaksin Tahap I, Pengelola Dewi Tinalah akan mendapaktan vaksin Tahap II, dua minggu setelah vaksinasi Tahap I.

Saat ini di Dewi Tinalah telah siap membuka Kawasan desa wisata dengan menerapkan protokol Kesehatan. Sarana prasarana di Dewi Tinalah telah mendukung untuk kegiatan wisata di desa wisata. Di Dewi Tinalah telah menyediakan tempat cuci tangan dan sabun antiseptic. Selain itu setiap wisatawan akan didata dan dicek suhu menggunakan termogan.

Wisatawan yang berkunjung di tempat Wisata Jogja dan Wisata Kulon Progo dapat berkunjung ke Dewi Tinalah dengan memilih paket wisata jumlah terbatas, seperti camping, jelajah alam, wisata sejarah di Goa Sriti dan Rumah Sandi Negara, serta kegiatan outbound dengan penerapan protokol Kesehatan yang ketat. Selain itu wisatawan juga dapat menikmati kuliner dan kopi di Kedai Dewi Tinalah. Pembayaran di Dewi Tinalah di masa pandemi juga telah menyediakan metode cashless dengan pembayaran melalui QRis.

Paket Wisata Jogja - Menjelajahi Alam di Desa Wisata Tinalah

Paket Wisata Jogja kini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang datang di tempat wisata Jogja. Banyak pilihan tempat wisata Jogja yang bisa dipilih oleh wisatawan.  Tempat wisata Jogja tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Yogyakarta, terdapat di tempat wisata Kulon Progo, Sleman, Bantul, Gunung Kidul, dan Kota Jogja.

 

jelajah alam desa wisata tinalah paket wisata jogja (3)


Wisata Jogja mempunyai keragaman paket wisata Jogja, terdapat wisata alam, budaya, sejarah, city tour, kuliner, craft dan masih banyak lagi tema wisata Jogja yang dapat di pilih. Lokasi tempat wisata Jogja juga masih relatif berdekatan dan bisa di tempuh dengan paket wisata Jogja Half day, one day, 2 hari 1 malam, atau lebih. Ini menjadi pilihan yang fleksibel bagi wisatawan Ketika berada di tempat wisata Jogja.

 

Baca Juga: Village Branding untuk Desa Wisata


Kali ini Anda dapat memilih paket wisata Jogja di Kawasan Desa Wisata Tinalah atau sering disebut Dewi Tinalah. Wisatawan dapat memilih tempat wisata Jogja ini di Kawasan tempat wisata Kulon Progo, tepatnya berada di Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.


Dewi Tinalah merupakan tempat wisata Jogja dengan konsep desa wisata berbasis masyarakat. Wisatawan bisa memilih paket wisata Jogja di Dewi Tinalah diantaranya paket jelajah alam, outbound, camping, live in, homestay, dan river tubing.

 

jelajah alam desa wisata tinalah paket wisata jogja (3)

Paket Jelajah Alam menjadi pilihan menarik bagi wisatawan keluarga atau rombongan kecil. Dengan paket jelajah Alam ini wisatawan akan berkeliling di Kawasan Desa Wisata Tinalah, dari Puncak Kleco, Kawasan Geo Wisata Kulon Progo, area persawana, sungai, Goa Sriti, Situs Rumah Sandi, dan menikmati Kuliner di Dewi Tinalah.


Kawasan Desa Wisata Tinalah merupakan salah satu bagian dari Kawasan Geowisata Yogyakarta di bagian barat yang berada di Kawasan Pegunungan Menoreh Kulon Progo. Wisatawan akan mendapatkan pengelaman menarik menjelajahi Dewi Tinalah yang merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tinalah yang terbentuk dari gunungapi purba.

 

Baca Juga: Wisata Sejarah Pangeran Diponegoro di Dewi Tinalah


Dalam perjalanan ini, wisatawan yang memilih paket wisata Jogja akan menyaksikan indahnya Pegunungan Menoreh Kulon Progo, DAS Tinalah, keanekaragaman hayati di Desa Wisata Tinalah. Selain itu juga akan mendapatkan jejak sejarah Pangeran Diponegoro di Dewi Tinalah.


Paket Wisata Jogja di Dewi Tinalah merupakan pilihan yang rekomended untuk wisatawan baik wisatawan domestik atau wisatawan mancanegara. Sudah banyak wisatawan mancanegara yang memilih paket wisata Jogja di Dewi Tinalah, baik jelajah alam, maupun paket live ini Jogja.

 

Baca Juga: Tempat Makrab Jogja di Desa Wisata Tinalah


Pilihan lain paket wisata Jogja di Dewi Tinalah selain jelajah alam beruapa paket outbound Jogja, camping Jogja, makrab Jogja, live in, paket homestay Jogja, dan berbagai kegiatan gathering. Hubungi narahubung Desa Wisata Tinalah di WA 085729546678.

VILLAGE BRANDING: PEMBUATAN MASTER PLAN IKONISASI DAN BRAND PARIWISATA DI DESA WISATA TINALAH

Kunjungan wisatawan dari dan ke Yogyakarta melalui bandara Yogyakarta International Airport mendorong pemerintah dan masyarakat mengembangkan destinasi wisata, dimana salah satunya adalah desa wisata yang banyak dikunjungi turis dari dalam dan luar negeri. 

 

Banyak desa wisata yang belum memiliki ikon dan merek, dimana salah satunya adalah Desa Wisata Tinalah. Oleh karena itu, kami berharap dapat mendampingi anak muda, anggota pokdarwis (kelompok sadar wisata) Desa Wisata Tinalah untuk bisa meningkatkan proses kreatif dalam pembangunan merek produk lokal yang baik dan terlindung secara hukum (HAKI). Metode yang dilakukan melalui beberapa tahapan dan tahapan akhirnya adalah terbentuknya ikon dan HKI.

 

logo-desa-wisata-tinalah-dewi-tinalah


Berdasarkan kondisi pengembangan bandara beserta pendukungnya maka menjadi satu kebutuhan yang mendesak untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat di Desa Wisata Tinalah. Pelatihan dan pendampingan pembuatan ikonisasi brand produk pendukung Desa Wisata Tinalah diharapkan bisa mendorong penduduk untuk melakukan kreatifitas  dan inovasi dalam pengembangan desa wisatanya dan selanjutnya menjadi jalan untuk pengentasan kemiskinan penduduk desa.

 

Baca: Panduan Desa Wisata

Desa wisata Tinalah atau Dewi Tinalah merupakan desa wisata yang terletak di kawasan Sungai Tinalah dan Pegunungan Menoreh yang memiliki konsep penyatuan alam dan nilai-nilai budaya slogan Pesona Alam dan Budaya. Nama Desa Wisata Tinalah diambil dari nama Sungai Tinalah. Desawisata ini terletak kawasan Bukit Menoreh pada ketingian 117 mdpl dengansuhu harian yakni 25-32 derajat celcius.

Pelaksanaan Village Branding bagi desa-desa wisata sangat potensial untuk dilakukan di berbagai tempat. Termasuk dilakukan replikasi secara massif pada suatu regional area, kabupaten atau bahkan provinsi. Selain itu dilakukan untuk suatu destinasi juga sangat mungkin terjadi.

 

 Baca: Strategi Pemasaran Desa Wisata

 

Potensi peningkatan kreativitas dan daya jual dengan pembuatan merek desa secara professional mampu memberikan rasa empowerment bagi desa untuk menjadi komunitas kreatif. Selain itu juga jika terus didampingi kemungkinan untuk ledakan penjualan bagi usaha disekitar karena memiliki identitas tempat yang kuat juga dapat dibangun.


Pemuda Desa Wisata Tinalah Ikuti Pelatihan Dan Pendidikan Wirausaha Muda Desa Wisata Dari Kemenparekraf

Pemuda Desa Wisata Ikuti Pelatihan Dan Pendidikan Wirausaha Muda Desa Wisata Dari Kemenparekraf - Sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) mendapatkan kesempatan mengikuti program Diklat Wirausaha Muda di Desa Wisata yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan SDM Pariwisata Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama dengan Telkom University dan Sahabat UMKM Indonesia.

 

wirausaha-muda-desa-wisata-tinalah

 

Proses seleksi dilakukan langsung di desa wisata yang dilaksanakan oleh Sahabt UMKM Indonesia, warga yang mempunya usaha (wirausaha muda) mendapatkan kesempatan untuk mendaftar program ini dan ada proses seleksi untuk mengikuti diklat ini. Kriteria usaha yaitu produk dan jasa dengan rentang usia 20 sd 35 tahun.

 

Baca: Pemuda Desa Wisata Tinalah Kembangkan Aplikasi Reservasi Desa Wisata 

 

Kegiatan Diklat dilakukan secara offline dan online (Blended Learning) didampingi oleh Mentor dari Telkom University dan Sahabat UMKM. Kegiatan pra pembelajaran dilakukan di tiga hari (5 sd 7 November 2020) secara offline di Yogyakarta. Pembelajaran online dilakukan dari tanggal 9 sd 20 November 2020 melalui Learning Menagement System (LMS) Telkom University dengan modul people, digital marketing, digital finance, dan business plan.


Modul tersebut menjadi modul dasar yang dipelajari oleh peserta diklat untuk wirausaha muda di desa wisata. Peserta mendapatkan pembelajaran tentang motivasi dan kerativitas untuk menjadi wirasusaha muda serta pengelolaan SDM dalam usaha. Di Modul Digital Marketing, peserta pelatihan mendapatkan pembelajaran tentang perencanaan media digital marketing, pembuatan unique selling point (UPS), strategi pembuatan terintegrasi di media sosial, logo, segmenting targeting positioning iklan, branding dalam perencanaan media, dan strategi pembuatan konten terintegrasi di media digital.

 

Baca: Pemuda Desa Wajib Kuasai TIK untuk Mengembangkan Desa
 

Dalam Modul Digital Finance, peserta diklat mendapatkan pembelajaran tentang dasar digital finance, transaksi akutansi, laporan akutansi dan keuangan, serta penggunaan aplikasi keuangan. Di modul Business Plan, peserta diklat mendapatkan pembelajaran tentang pentingnya business plan, penyusunan businee plan, kerangka business plan, suplemen proposal business plan, dan legalitas UMKM.


Dengan mengikuti pembelajaran untuk modul dasar pengembangan usaha bagi wirausaha muda di desa wisata diharapkan dapat menjadi dasar untuk melakukan optimalisasi usaha yang telah dilakukan. Wirausaha muda di Desa Wisata Tinalah mempunyai produk dan jasa diantaranya adalah, produk fasion dan kraf Binangun Merchandise, Tinalah Homestay, Wingko Tinalah, Rental Tenda, Kripik Pisang Lempoeyang, Produk Kerajinan Kayu, Produk Kerajinan Lukisan Batik.

Buku Panduan Kegiatan Wisata Era Normal Baru di Wisata Jogja

Buku Panduan Kegiatan Wisata Era Normal Baru di Wisata Jogja - Pedoman ini merupakan salah satu bentuk respon cepat Dinas Pariwisata DIY mengupayakan agar roda perekonomian di DIY tetap berjalan dengan menerapkan protokol CHS di masa New Normal yang selaras dengan Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi khususnya untuk desa wisata.

Panduan Baru Wisata Jogja Desa Wisata Tinalah

Buku pedoman ini juga merupakan tindak lanjut Pergub Nomor 48 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Panduan Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Publik dan Perekonomian Masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.




Adapun buku pedoman ini disusun berdasarkan dari hasil indentifikasi, simulasi di beberapa titik destinasi wisata yang ada di DIY yang kemudian didiskusikan oleh Tim Gugus Covid-19 DIY bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY dan juga Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY yang mendukung terbitnya buku pedoman ini dan juga kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi atas buku ini. Semoga pedoman ini dapat dimanfaatkan dengan baik serta menjadi acuan dalam semua di masa New Normal.


Dapatken Ebook Panduan Desa Wisata lainnya di koleksi Ebook berikut yang telah disediakan oleh Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah). Cek Ebook Panduan lainnya.

Kesiapan Wisata Kulon Progo di Era New Normal dengan Uji Coba Operasional Terbatas

Memasuki awal era new normal tempat wisata baik desa wisata maupun destinasi wisata di Kulon Progo yang akan melakukan operasional wajib melakukan simulasi terlebih dahulu melalui koordinasi dengan dinas pariwisata, dinas kesehatan, dan tim satgas pencegahan dan pengendalian Covid-19.


Masa era new normal bulan Juli 2020 ini tidak merupakan bentuk buka tempat wisata di Kulon Progo tetapi merupakan masa uji coba operasional secara terbatas. Hal ini yang perlu dimengerti oleh masyarakat terkait kondisi new normal di sektor wisata di Kulon Progo. Terkait perpanjangan status tanggap darurat sampai dengan 31 Juli 2020, yang mengamanatkan diberlakukannya uji coba operasionalisasi secara terbatas sektor pariwisata.


Tempat wisata di Kulon Progo yang akan melakukan masa uji coba operasional terbatas ini harus melakukan simulasi terlebih dahulu terkait kesiapan protokol covid-19. Komponen simulasi ini diantaranya adalah sarana prasarana yang harus disiapkan di tempat wisata, seperti tempat cuci tangan, pengaturan jumlah wisatawan dan kesiapan SDM tempat wisata.



Penerapan SOP New Normal dalam masa uji coba terbatas meliputi sarana prasarana, sumber daya manusia, prosedur operasional (tahap persiapan, selama operasional, dan setelah operasional), petugas pendataan yang berlaku di tempat wisata secara umum baik di zona parkir wisata, tempat masuk, tempat tiket retribusi, zona kuliner, tempat ibadah, toilet, spot / wahana wisata, tempat belanja / souvenir, panggung / atraksi, dan jeep wisata.


Dalam masa uji coba operasional terbatas di tempat wisata dalam era normal baru bukan berarti bebas begitu saja. Semua lapisan komponen masyarakat harus selalu mematuhi protokol pencegahan dan pengendalian covid19. Artinya semua harus disiplin dan sadar akan kondisi era normal baru ini.

Kelengkapan tentang protokol covid19 yang harus diterapkan di tempat wisata dapat unduh di SOP berikut ini. Mari kita dukung kondusifitas di Daerah Istimewa Yogyakarta meski saat ini pemda DIY belum mencabut tanggap darurat dan masih berlaku sampai 31 Juli 2020. Mari kita bersama-sama memutus mata rantai covid19 demi kebaikan bersama.

Ucapan Ramadhan Desa Wisata Tinalah

Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah) mengucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan 1441 H. Semoga Ibadah Puasa ini dapat lancar dan penuh keberkahan.

Puasa adalah ibadah yang tidak biasa, berbeda dengan ibadah-ibadah lannya. Ini karena puasa hanya ada dalam satu tahun sekali, tepatnya di bulan ramadhan tahun Hijriyah yang dilakukan selama satu bulan.

 
Baca Juga: Apa itu desa wisata?


Banyak pahala yang akan didapatkan bagi umat yang melaksanakan kesempurnaan ibadah bulan ramadhan, dari puasa itu sendiri, ibadah sunah lain, berinfak shodaqoh dan kewajiban berzakat.

Semoga ibadah puasa tahun 2020 M atau 1441 H ini bisa kita laksanakan dengan optimal. Dapat merenungi segala hal tentang kehidupan ini di bulan ramadhan ini. Semoga Dewi Tinalah semakin bermanfaat untuk masyarakat.



Dampak Covid19 Terhadap Pariwisata Jogja Sangat Signifikan

Dampak Covid19 di Wisata Jogja Bulan April 2020 titik awal kelumpuhan sektor pariwisata Jogja

Dewi Tinalah - Dampak Covid19 Terhadap Pariwisata Jogja Sangat Signifikan - Pariwisata Jogja saat ini dalam kondisi lesu akibat dari pandemi Covid-19. Terhitung sejak awal bulan Maret 2020 dari Surat Edaran Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkait menyikapi resiko penularan infeksi corona virus disease (Covid-19). Berbagai instansi dan kelompok masyarakat melakukan social distancing sebagai tindakan preventif penularan Covid-19.

Dampak-Covid19-Terhadap-Pariwisata-Jogja-Sangat-Signifikan-wisata-jogja-lumpuh-google-trend-desa-wisata-tinalah
Grafik penurunan aktivitas wisata Jogja dari Google Trends Id - Desa Wisata Tinalah

Dengan adanya kondisi ini, sektor pariwisata terdampak  langsung. Dari berbagai laporan dan berita, pariwisata Jogja mengalami penurunan aktivitas  secara bertahap dari hari-ke hari semenjak adanya pendemi tersebut. Bulan April ini merupakan awal titik terendah pariwisata Jogja dibandingkan dengan data awal tahun 2020, akhir tahun 2019, bahkan bulan April di tahun 2019.

Baca Juga

Kondisi ini juga dapat dilihat berdasarkan grafik dari Google Trends menunjukan sektor pariwisata Jogja mengalami penurunan aktivitas secara signifikan (data diambil tanggal 10 April 2020). Penurunan aktivitas ini diprediksi sangat berdampak pada pendapatan sektor pariwisata, meliputi wisata destinasi, penginapan, kuliner, dan desa wisata. Kondisi ini juga berdampak pada tempat wisata di setiap kabupaten di DIY, meliputi Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Gunung Kidul.

Dampak-Covid19-Terhadap-Pariwisata-Jogja-Sangat-Signifikan-wisata-jogja-lumpuh-google-trend-desa-wisata-tinalah-
Penurunan aktivitas kegiatan wisata Jogja - Camping Jogja - Outbound Jogja - Kuliner Jogja


Berbagai acara pariwisata di Jogja dan kegiatan wisata ditunda terlebih dahulu, bahkan ada juga yang dibatalkan. Banyak dari pelaku sektor pariwisata tour travel Jogja mengalami pembatalan kegiatan. Pemilik penginapan di Jogja juga merasakan dampak karena tidak adanya aktivitas wisatawan yang biasanya massiv tinggal di Jogja. Begitu juga dengan desa wisata yang ada di seluruh kabupaten di tempat wisata Jogja, kegiatan atraksi wisata di desa wisata mengalami penundaan dan juga pembatalan.

 

Baca Juga: Mengenal Sungai Tinalah

 

Tentu bulan Maret, April, Mei, Juni, Juli 2020 menjadi tantangan tersendiri bagi sektor pariwisata Jogja. Diperkirakan dalam 5 bulan tersebut sektor pariwisata Jogja belum bisa pulih 100 persen. Berdasarkan data Google Trends Id, bulan April 2020 merupakan titik awal kelumpuhan wisata Jogja.

Dampak Covid-19 di Desa Wisata Tinalah

Sejak adanya surat edaran Gubernur DIY, panitia kegiatan yang telah siap melaksanakan berbagai kegiatan seperti camping, outbound, maupun live in melakukan penundaan kegiatan, sebagian ada yang membatalkan sebagai gantinya akan melakukan kegiatan di tahun 2021.

Penundaan dan pembatalan ini juga memberikan dampak pendapatan Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah). Bulan Maret dan April 2020 merupakan puncak kegiatan paling full di Dewi Tinalah, diperkirakan omset di bulan tersebut bisa mencapai 100 juta lebih.

Baca Juga: Ebook Panduan Desa Wisata 2020

Tentu kondisi ini di sisi lain juga sangat susah diterima, tapi di sisi lain hal ini juga menjadi salah satu upaya preventif agar pandemi Covid-19 segera berlalu, dan sektor pariwisata bisa bersemi kembali, melakukan aktivitas wisata seperti biasanya.

Menyikapi hal tersebut, Dewi Tinalah tidak putus harapan dengan turunya omset di bulan terjadinya pandemi. Hal ini juga menjadi bahan refleksi untuk melakukan berbagai evaluasi diri Dewi Tinalah menyongsong bulan setelah pandemi berlalu. 


 
bit.ly/WAdewitinalah


Kelas Digital Marketing