Desa Wisata Tinalah -->
Paket Wisata Jogja Dewi Tinalah

Manfaat Penting Outbound Untuk Anak Orang Tua dan Guru Wajib Tau

Istilah outbound sekarang ini tidak asing kita dengar. Sebagian besar kelompok telah mengenali istilah itu. Aktivitas ini kerap dilaksanakan sejumlah kelompok dimulai dari anak, remaja, dewasa, bahkan juga orang-tua. Outbound adalah permainan yang efisien dilaksanakan di alam bebas memiliki sifat rileks tetapi memicu adrenalin, melawan, hebat, dan menggembirakan. Hal ini mempunyai banyak manfaat penting outbound untuk anak, maka orang tua dan guru wajib tau.

Manfaat Penting Outbound Untuk Anak Orang Tua dan Guru Wajib Tau

Aktivitas outbound ini mempunyai tujuan-tujuan salah satunya untuk tumbuhkan kemandirian dan keberanian anak saat meng ikuti beragam rintangan yang hebat, dan menggembirakan seperti flying fox. Beragam game menarik bisa juga dilaksanakan contohnya spider website, bulldozer, tangkap ikan, dan ada banyak yang lain permainan yang lain. 


Sama dalam pembahasan awalnya, beragam permainan yang ada pada aktivitas outbound itu dipandang efisien membuat watak anak. Karena itu, aktivitas outbound menjadi satu diantara opsi untuk menangani kejenuhan anak saat meng ikuti evaluasi yang sudah dilakukan di ruangan kelas.


Mengatasi Permasalahan Anak Melalui Kegiatan Outbound, Membangun Kreativitas dan Keterampilan Sosial


Dalam era digital dan ketergantungan pada teknologi, anak-anak sering menghadapi sejumlah permasalahan yang dapat menghambat pengembangan diri mereka. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya interaksi sosial dan komunikasi langsung, yang dapat berdampak pada kreativitas, keterampilan sosial, dan pertumbuhan pribadi secara keseluruhan.


Permasalahan Anak

Kurangnya Interaksi Sosial

Anak-anak sering terjebak dalam dunia virtual, menghabiskan waktu lebih banyak di depan layar daripada berinteraksi secara langsung dengan teman sebaya.


Kurangnya Keterampilan Komunikasi

Keterampilan komunikasi langsung sering kali terbengkalai karena dominasi interaksi online. Anak-anak mungkin kesulitan mengungkapkan ide, perasaan, atau berkomunikasi secara efektif.


Keterbatasan Kreativitas

Ketergantungan pada hiburan digital dapat menghambat pengembangan kreativitas. Anak-anak mungkin kehilangan kemampuan untuk berimajinasi dan mengeksplorasi dunia di sekitar mereka.


Bentuk Permasalahan dan Dampak

Isolasi Sosial

Kurangnya interaksi sosial dapat menyebabkan anak merasa terisolasi, kurang percaya diri, dan sulit membentuk hubungan yang sehat.


Keterbatasan Ekspresi Diri

Keterbatasan keterampilan komunikasi dapat menghambat kemampuan anak untuk menyampaikan pemikiran dan perasaan dengan jelas, menghambat perkembangan kepribadian mereka.


Kurangnya Motivasi dan Inisiatif

Tanpa rangsangan yang nyata dari dunia fisik, anak-anak mungkin kurang termotivasi untuk mengeksplorasi minat baru dan mengembangkan kreativitas.


Upaya Mengatasi Melalui Kegiatan Outbound:

Fasilitasi Interaksi Sosial

Kegiatan outbound dirancang untuk mendorong interaksi sosial langsung. Melalui permainan kelompok dan tantangan, anak-anak dapat belajar bekerjasama, berkomunikasi, dan membangun hubungan yang sehat.


Pengembangan Keterampilan Komunikasi

Outbound menciptakan lingkungan di mana anak-anak harus berkomunikasi efektif untuk menyelesaikan tugas. Ini membantu meningkatkan keterampilan verbal dan non-verbal mereka.


Stimulasi Kreativitas

Kegiatan di alam terbuka membangkitkan imajinasi dan kreativitas. Anak-anak dapat menemukan cara baru untuk mengekspresikan diri dan memecahkan masalah.


Mendorong Tanggung Jawab Pribadi

Melalui kegiatan outdoor, anak-anak dapat belajar tanggung jawab terhadap diri mereka sendiri dan kelompok. Ini menciptakan rasa inisiatif dan kepemimpinan.


Memotivasi Pengembangan Diri

Outbound memberikan tantangan nyata yang mendorong anak-anak untuk mengatasi ketakutan, mengembangkan ketahanan, dan meraih prestasi. Ini dapat meningkatkan motivasi intrinsik mereka.


Manfaat Penting Outbound untuk Anak

Latih kemandirian anak dengan outbound sanggup menstimuli anak jadi angkatan yang berdikari, kuat, pemberani. Karena, aktivitas outbound bukan sekedar bermain-main saja. Tetapi ada banyak faedah yang didapatkan anak untuk latih kemandirian, keberanian, dan tingkatkan kepandaian pada anak. 6 Faedah penting outbound anak seperti berikut.


1. Tumbuhkan keyakinan diri


Seorang anak yang awalannya memiliki karakter pemalu, penakut, dan kurang optimis, saat meng ikuti aktivitas outbound dan sukses menuntaskan beragam permainan yang melawan pasti membuat dianya merasa suka dan senang. Hal itu membuat keyakinan diri anak makin baik.


2. Membuat kerja sama


Aktivitas Outbound umumnya dilaksanakan dengan bergerombol. Sudah pasti ini jadi rintangan tertentu, bagaimana peserta harus kerja sama dan dituntut masih tetap solid dan bisa menuntaskan permainan secara baik.


3. Meningkatkan kekuatan sosial


Di dalam permainan outbound akan terikat hubungan sosial di antara anak satu sama anak yang lain yang meng ikuti aktivitas outbound atau di antara anak dan pelatih. Ini akan meningkatkan kekuatan sosial anak. Karena, tanpa kemampuan itu nantinya saat anak telah tumbuh jadi besar akan sulit berkawan dengan temannya.


4. Hilangkan kejenuhan


Sarana permainan yang telah disiapkan di tempat outbound umumnya dibikin hebat dan menggembirakan dengan tujuan untuk hilangkan kejenuhan pada anak dari kegiatan rutin sekolah.


5. Jadi fasilitas selingan


Evaluasi yang sudah dilakukan di outdoor tentunya memberikan situasi yang tidak sama. Karena itu bawa anak untuk bertandang di alam bebas dan meng ikuti semua permainan di tempat outbound menjadi satu diantara fasilitas selingan yang cukup efisien untuk beberapa anak dan yang lebih bernilai saat bermain juga anak dapat sekalian belajar.


6. Tumbuhkan rasa cinta pada alam


Karena aktivitas ini dilaksanakan di alam bebas maka dekatkan anak dengan alam. Udara yang dingin, situasi alam yang sejuk dan damai akan tumbuhkan rasa cinta pada alam. Outbound memberikan peluang pada anak langsung untuk nikmati keelokan alam.


Kegiatan outbound anak tidak hanya memberikan pengalaman fisik, tetapi juga membentuk aspek sosial, emosional, dan kreatif anak-anak. Dengan menciptakan kesempatan untuk interaksi langsung, komunikasi, dan eksplorasi, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mengatasi permasalahan anak modern dan memastikan pertumbuhan holistik mereka.


Aktivitas outbound anak mengikutsertakan kemampuan fisik dan gerakan semua otot yang bisa menolong tumbuh berkembang anak. Aktivitas outbound di alam terbuka bisa tingkatkan keberanian dalam melakukan tindakan atau memiliki pendapat, membuat sudut pandang yang inovatif, dan tingkatkan kepandaian emosional dan religius dalam berhubungan. Dan latih kemandirian anak agar jadi anak yang kuat, berdikari, dan tidak mudah menyerah.


Info mengenai Manfaat Penting Outbound Untuk Anak ini sangat penting untuk orang tua maupun guru / pendidik agar dapat memahami kebutuhan dan permasalan pada anak dan peserta didik. Ragam kegiatan outbound untuk anak dapat dilakukan di Desa Wisata Tinalah dengan ragam kegiatan yang dapat mengasah kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik anak. Yuk kegiatan outbound seru untuk Anak di Desa Wisata Tinalah. Semoga bermanfaat pembahasan penting mengenai Manfaat Penting Outbound Untuk Anak ini.

Pengertian Outbound: Definisi, Manfaat dan Contoh Kegiatan di Dewi Tinalah

Pengertian outbound adalah kegiatan yang dilakukan di luar ruangan, biasanya dilakukan di alam terbuka atau di tempat yang menantang. Tujuan dari kegiatan outbound ini adalah untuk meningkatkan kerja sama tim, motivasi, komunikasi, dan kemampuan problem solving serta untuk meningkatkan kinerja individu atau kelompok. Kegiatan outbound sering digunakan untuk kegiatan team building, training, atau hanya sekedar untuk bersenang-senang.

Pengertian Outbound: Definisi, Manfaat dan Contoh Kegiatan di Dewi Tinalah

Sejarah permainan outbound berasal dari kegiatan latihan militer yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan fisik dan mental tentara. Kegiatan ini dikenal sebagai Outward Bound, yang merupakan singkatan dari "keluar dari batas-batas" atau "ke luar dari lingkungan yang nyaman". Kegiatan ini pertama kali diperkenalkan oleh Kurt Hahn, seorang pendidik Jerman yang didorong oleh keyakinan bahwa latihan fisik dan mental yang keras dapat membantu seseorang menjadi pemimpin yang efektif.

Baca Juga: Contoh Kegiatan Outbound Sehari yang Seru dan Menyenangkan

Pada tahun 1941, Hahn membuka sekolah Outward Bound di Inggris yang menyediakan latihan fisik dan mental yang keras untuk anak laki-laki yang akan bergabung dengan tentara. Kegiatan ini mencakup hiking, climbing, dan pelatihan survival di alam terbuka.

Setelah Perang Dunia II, Outward Bound mulai digunakan untuk kegiatan latihan non-militer dan digunakan dalam pendidikan, pelatihan kerja, dan pengembangan diri. Kegiatan ini mulai digunakan dalam pendidikan sekolah, pelatihan pegawai perusahaan, dan program rekreasi.

Sekarang, kegiatan outbound digunakan dalam berbagai konteks, termasuk pendidikan, pelatihan kerja, pengembangan diri, dan rekreasi. Permainan outbound telah menjadi populer di sekolah, universitas, perusahaan dan organisasi lain yang ingin meningkatkan keterampilan kerja sama tim, komunikasi, dan keterampilan fisik dan mental peserta.

Selain itu, permainan outbound juga digunakan dalam program pengembangan diri, terutama untuk meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi dan leadership. Banyak perusahaan menyelenggarakan kegiatan outbound untuk para karyawannya untuk memperkuat rasa solidaritas, meningkatkan motivasi dan meningkatkan kinerja karyawan.

Baca Juga: Referensi Harga Paket Outbound

Kegiatan outbound juga digunakan dalam program rekreasi dan wisata, terutama dalam bentuk permainan adventure seperti hiking, rafting, climbing, dan lainnya. Ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengejar pengalaman baru, meningkatkan keterampilan fisik dan mental serta meningkatkan rasa kebersamaan dengan rekan-rekan.

Secara keseluruhan, sejarah permainan outbound sangat erat kaitannya dengan keterampilan pengembangan diri dan kerja sama tim. Permainan outbound yang digunakan sekarang ini dikembangkan dari latihan militer yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan fisik dan mental tentara, namun sekarang digunakan dalam berbagai konteks untuk meningkatkan keterampilan individu dan kerja sama tim dalam berbagai situasi.

Pengertian Outbound Menurut Para Ahli

Menurut para ahli, definisi outbound merupakan kegiatan yang dilakukan di luar ruangan yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan, menambah pengalaman, atau hanya sekedar bersenang-senang. Outbound juga dapat digunakan untuk mengembangkan diri, baik dari segi fisik maupun mental.
  • Menurut Dr. J. Richard Hackman, seorang profesor Organizational Psychology di Harvard University, pengertian outbound merupakan kegiatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kerja sama tim, komunikasi, dan kemampuan problem solving.
  • Menurut Dr. Stephen R. Covey, seorang penulis dan motivator terkenal, outbound dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan leadership, pemecahan masalah, dan keterampilan komunikasi.
  • Menurut Dr. Abraham Maslow, seorang psikolog yang dikenal dengan teori Hierarchy of Needs, outbound dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental serta meningkatkan kesadaran diri.

Menurut para ahli, outbound merupakan kegiatan yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan, menambah pengalaman, dan mengembangkan diri secara keseluruhan. Namun, penting untuk diingat bahwa kegiatan outbound harus diatur dan diawasi dengan baik untuk menjamin keselamatan dan kesehatan peserta.

Manfaat Outbound untuk individu

Manfaat Outbound dapat sangat penting bagi individu karena dapat membantu dalam beberapa hal seperti:
  • Peningkatan komunikasi: Outbound dapat membantu individu dalam meningkatkan kemampuan komunikasinya, baik dalam berkomunikasi dengan rekan kerja maupun dengan orang lain.
  • Peningkatan kerja sama tim: Outbound dapat membantu individu dalam belajar bekerja sama dengan rekan kerja dalam situasi yang menantang, sehingga dapat meningkatkan kinerja tim.
  • Peningkatan kemampuan problem solving: Outbound dapat membantu individu dalam belajar mengatasi masalah dan mengambil keputusan dalam situasi yang tidak biasa.
  • Peningkatan motivasi: Outbound dapat membantu individu dalam meningkatkan motivasi dan semangat kerja.
  • Peningkatan kesehatan: Outbound juga dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental individu melalui olahraga dan aktivitas di alam terbuka
  • Peningkatan empati: Outbound dapat membantu individu dalam memahami perasaan dan pikiran orang lain, sehingga dapat meningkatkan empati dan kepekaan sosial.

Outbound untuk Mengembangkan Keterampilan Leadership 

Leadership adalah kemampuan untuk memimpin dan mengarahkan orang lain. Ini adalah keterampilan yang sangat penting untuk dikembangkan pada diri, karena ini akan membantu mereka menjadi pemimpin yang efektif di masa depan.

Outbound dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan leadership pada diri dengan cara:
  • Memberikan pengalaman yang menantang: Dengan memberikan diri pengalaman yang menantang, seperti trekking, arung jeram, atau orienteering, Anda dapat membantu mereka belajar untuk mengatasi kesulitan dan mengambil keputusan di bawah tekanan.
  • Memperkenalkan konsep kepemimpinan: Anda dapat memperkenalkan konsep kepemimpinan seperti kejujuran, integritas, dan tanggung jawab melalui aktivitas outbound seperti survival training, paintball, dan tug of war.
  • Mengajarkan kerja sama tim: Outbound dapat membantu diri belajar tentang kerja sama tim dan komunikasi yang efektif melalui aktivitas seperti berkemah, paintball, dan tug of war.
  • Memberikan kesempatan untuk berperan sebagai pemimpin: Anda dapat memberikan kesempatan kepada diri untuk berperan sebagai pemimpin dalam aktivitas outbound, seperti memimpin tim dalam orienteering atau survival training.
  • Memberikan umpan balik yang konstruktif: Setelah selesai kegiatan outbound, memberikan umpan balik yang konstruktif mengenai keterampilan leadership yang diterapkan oleh diri akan membantu mereka untuk mengevaluasi dan meningkatkan keterampilan mereka.

Outbound adalah cara yang efektif untuk mengembangkan keterampilan leadership pada diri, karena memberikan pengalaman yang menantang dan menyenangkan sambil belajar tentang kepemimpinan. Dengan menyelenggarakan kegiatan outbound yang dirancang dengan baik.

Out bound sebagai Upaya Mengembangkan Potensi Psikomotorik

Outbound sebagai kegiatan yang dilakukan di luar ruangan yang dapat digunakan untuk meningkatkan potensi psikomotorik seseorang. Potensi psikomotorik meliputi kemampuan motorik, koordinasi, keseimbangan, dan kecepatan yang dapat dikembangkan melalui aktivitas fisik yang menantang.

Baca Juga: Rekomendasi Paket Outbound di Desa Wisata Tinalah

Beberapa contoh aktivitas outbound yang dapat digunakan untuk meningkatkan potensi psikomotorik adalah:
  • Rafting: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Trekking: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Survival training: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Paintball: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Arung jeram: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.
  • Orienteering: Aktivitas ini dapat meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan serta kecepatan.

Semua aktivitas outbound yang digunakan untuk meningkatkan potensi psikomotorik harus diatur dan diawasi dengan baik oleh pendamping dan instruktur yang berpengalaman, dan harus memperhatikan kondisi kesehatan dan keamanan peserta.

Outbound untuk Anak

Outbound juga dapat digunakan untuk mengembangkan anak, baik dari segi fisik maupun mental. Beberapa contoh aktivitas outbound yang dapat dilakukan untuk anak adalah:
  • Berkemah: Anak dapat belajar tentang survival dan berinteraksi dengan alam dengan cara berkemah.
  • Orienteering: Anak dapat belajar tentang orientasi dan peta melalui aktivitas orienteering yang dilakukan di alam terbuka.
  • Permainan Outdoor: Anak dapat belajar tentang kerja sama tim dan komunikasi melalui permainan outdoor seperti paintball, tug of war, dan lomba olahraga.
  • Nature Walk: Anak dapat belajar tentang alam dan ekosistem melalui Nature Walk yang dilakukan di alam terbuka.
  • Program Outbound untuk Sekolah
  • Kegiatan outbound untuk sekolah dasar dapat dilakua dengan berbagai macam aktivitas yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan usia siswa. Beberapa contoh aktivitas yang dapat dilakukan adalah:
  • Berkemah: Siswa dapat belajar tentang survival dan berinteraksi dengan alam dengan cara berkemah.
  • Orienteering: Siswa dapat belajar tentang orientasi dan peta melalui aktivitas orienteering yang dilakukan di alam terbuka.
  • Permainan Outdoor: Siswa dapat belajar tentang kerja sama tim dan komunikasi melalui permainan outdoor seperti paintball, tug of war, dan lomba olahraga.
  • Track and Field: Siswa dapat belajar tentang olahraga dan kompetisi melalui aktivitas Track and Field.
  • Nature Walk: Siswa dapat belajar tentang alam dan ekosistem melalui Nature Walk yang dilakukan di alam terbuka.
  • Trekking: Siswa dapat belajar tentang petualangan dan kerja sama tim melalui aktivitas trekking.
  • Eco-Adventure: Siswa dapat belajar tentang lingkungan dan konservasi melalui aktivitas eco-adventure seperti rafting, arung jeram, dll

Semua aktivitas outbound untuk sekolah dasar harus diatur dan diawasi dengan baik oleh pendamping dan instruktur yang berpengalaman, dan harus memperhatikan kondisi kesehatan dan keamanan siswa.

Kegiatan Outbound untuk Malam Keakraban (Makrab)

Kegiatan malam keakraban adalah kegiatan yang dilakukan di malam hari dengan tujuan untuk meningkatkan keakraban dan komunikasi antar anggota kelompok. Beberapa contoh kegiatan malam keakraban yang dapat dilakukan adalah:
  • Movie night: Menonton film bersama dan diskusi setelahnya
  • Game night: Bermain game bersama dan meningkatkan kerja sama tim
  • Campfire: Mendirikan api unggun dan berbagi cerita
  • Barbecue: Memasak dan makan bersama di luar ruangan
  • Talent show: Menampilkan bakat masing-masing
  • Scavenger hunt: Berlomba mencari barang yang ditentukan di sekitar area
  • Karaoke: Mengingat lagu bersama dan menyanyi
  • Star gazing: Mengamati bintang di malam hari

Semua kegiatan malam keakraban harus diatur dan diawasi dengan baik oleh pendamping dan instruktur yang berpengalaman, dan harus memperhatikan kondisi kesehatan dan keamanan anggota kelompok.

Siapkan diri Anda untuk petualangan yang tidak terlupakan dengan paket wisata outbound di Dewi Tinalah! Dengan paket ini, Anda akan diajak untuk mengejar tantangan, belajar bekerja sama dalam tim, dan meningkatkan komunikasi serta kemampuan problem solving Anda.

Team Building Paket Outbound Jogja di Dewi Tinalah

Halo Sobat Dewi Tinalah, banyak yang tanya apa itu team building dalam kegiatan outbound. Team Building ialah satu aktivitas permainan yang direncanakan supaya menggairahkan ikut serta aktif beberapa individu di dalam meraih arah yang sudah disetujui bersama hingga mereka akan berpikir, berperangai dan berperan pada team. Nah, itu tadi pengertian team building, sangat mudah diingat untuk pecinta kegiatan outbound.


team-building-paket-outbound-dewi-tinalah
Team Building - Paket Outbound Jogja di Dewi Tinalah


Visi Aktivitas Team Building

Disokong oleh fasilitator yang pakar dan eksper dan trampil di bagiannya. Pelatih lapangan yang memiliki keterampilan dan kuasai proses keamanan di bagian alam bebas


Aktivitas Team Building mempunyai tujuan untuk menstimuli kekuatan tiap pribadi buat tingkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Baik kekuatan secara individual, atau kekuatan dalam suatu team. Hingga tiap peserta training akan tercipta jadi seorang beberapa individu berkualitas dengan kekuatan unggul dalam semua sektor, baik secara Soft Kemampuan atau Hard Kemampuan. 


Aktivitas outbound team building sendiri sebagai satu proses yang dirasakan tiap peserta untuk bekerja bersama dan berdinamika keduanya jadi satu kesatuan dalam team, dilandasi oleh loyalitas individu, khususnya berkenaan komponen-komponen penting dalam memicu efektivitas kerja team.


Tujuan Team Building

Banyak tujaun dari team buildin ini, satu diantaranya seperti sama-sama membagikan pekerjaan dan peran supaya pas target, dalam tempatkan orang yang pas di lokasi yang pas (the right man in the right place), Leadership, sikap ikhlas berkorban, sama-sama menghargakan, komunikasi, sikap terbuka, menggenggam tegar loyalitas, dan komponen penting yang lain. Dengan begitu pada akhirannya akan terjaga satu ikatan kebersama-samaan, dan sanggup menghidupkan motivasi kerja team (Team Spirit).


Ini secara automatis akan membuat Team Sinergy, khususnya situasi performa dalam bekerja yang serasi. Ini sebagai langkah pertama terciptanya team yang kompak jalan secara efisien, menjadikan satu pemahaman untuk capai satu arah untuk perkembangan perusahaan.


Dalam pada itu, media aktivitas berbentuk rintangan persoalan yang perlu dituntaskan oleh tiap team di ide sebegitu rupa merujuk ke nilai-nilai objecttifitas sesuai keinginan faksi manajemen, dan arah diadakannya program outbound team building itu.


Satu diantaranya sebagai nilai-nilai budaya perusahaan, menyesuaikan nilai-nilai dan budaya perusahaan sebagai input atau goal seting dari program outbound itu lewat sesion dialog (sharing), sama-sama share akan pengalaman-pengalaman terbaik di saat berdinamika keduanya sampai sesudah team menuntaskan persoalan setiap rintangan aktivitas berbentuk replikasi aktivitas berbentuk permainan. 


Selanjutnya, nilai-nilai itu diambil faedahnya untuk jadi pengalaman bernilai (experiential learning), hingga selalu bisa diterapkan ke kehidupan riil, baik dalam dunia kerja, atau dalam kehidupan setiap hari dalam bermasyarakat.


Aktivitas Team Building

Aktivitas Team Building diawali dengan proses pencairan group besar di Big Grup Ice Breaking, saat sebelum dipisah jadi kelompok-kelompok kecil. Sesudah team terdiri di dalam barisan kecil di antara 8-14 orang, team dikasih pekerjaan untuk pilih ketua barisan, nama barisan, dan ditugaskan untuk membikin yel-yel barisan yang nanti akan di presentasikan. 


Tiap team akan di dampingi oleh fasilitator untuk lakukan Grup Dynamic dan Grup Building, selanjutnya masing-masing akan hadapi tantangan-tantangan atau persoalan yang perlu dituntaskan. Sesudah menuntaskan aktivitas dengan batasan waktu tertentu, fasilitator pengiring akan memediasi sesion share untuk share Learning Poin atau pengalaman terbaik sepanjang team berdinamika untuk diambil faedah hingga team akan jadi lebih baik kembali pada hadapi rintangan selanjutnya.


Semua team akan bersaing keduanya di saat dan tempat yang serupa, untuk cari team terbaik dengan dilandasi akan nilai-nilai positif berbentuk sikap percaya diri, percaya pada kerja team, sama-sama lengkapi, junjung sikap fair-play, terima kelebihan seseorang dan lain-lain.


Seterusnya, semua team akan di lebur menjadi lagi satu kesatuan untuk hadapi rintangan secara group besar. Tiap pribadi dituntut untuk memberi kontibusi terbaik, jadi sisi dari team besar, tidak mudah menyerah, konsentrasi pada arah bersama, hingga team besar itu sama-sama pundak membahu dalam hadapi persoalan atau rintangan yang diberi pelatih atau fasilitator, karena kesuksesan team besar diperlukan kontributor dari tiap pribadi yang bergabung di dalam team besar itu, namun ketidakberhasilan dapat dari salah seorang.


Tempat Team Building Outbound Jogja

Dapatkan kesempatan seru kegiatan team building dengan Paket Outbound Jogja di Desa Wisata Tinalah. Banyak kegiatan seperti Ice Breaking, Small Gruping, Game To Pos yang dilakukan di tema building Dewi Tinalah. Harga kegiatan tema building terjangkau untuk setiap penyelenggara. Hubungi kontak Dewi Tinalah untuk reservasi kegiatan paket outbound team building.

Kelas Digital Marketing Kelas Digital Marketing