Desa Wisata Tinalah -->
Paket Wisata Jogja Dewi Tinalah

Paket Wisata Jogja 1 Hari Penuh Keseruan dan Pengalaman di Desa Wisata Tinalah

Ingin merasakan liburan singkat yang seru, berkesan, dan penuh edukasi? Paket Wisata Jogja 1 Hari Penuh Keseruan dan Pengalaman di Desa Wisata Tinalah adalah jawabannya! Terletak di Kulon Progo, hanya sekitar satu jam perjalanan dari pusat Kota Jogja, Desa Wisata Tinalah menawarkan paket family tour Jogja 1 hari, cocok untuk keluarga, teman, sekolah, komunitas, hingga instansi.


Paket Wisata Jogja 1 Hari Penuh Keseruan dan Pengalaman di Desa Wisata Tinalah

Artikel ini akan membahas lengkap keseruan, manfaat, itinerary, dan rekomendasi paket wisata Jogja 1 hari di Dewi Tinalah yang akan membuat liburanmu tak terlupakan!


Kenapa Pilih Paket Wisata Jogja 1 Hari Penuh Keseruan dan Pengalaman?

Desa Wisata Tinalah terletak di kawasan perbukitan Menoreh, dikelilingi hamparan sawah hijau, sungai Tinalah yang jernih, dan suasana pedesaan yang asri. Tempat ini cocok sebagai destinasi paket wisata Kulon Progo untuk kamu yang mencari pengalaman baru yang menyenangkan dan edukatif meskipun hanya sehari.


Dengan layanan paket wisata 1 hari, wisatawan bisa menikmati berbagai kegiatan seru tanpa harus menginap, sehingga cocok untuk yang punya waktu terbatas. Jadi, meski hanya seharian, tetap dapat pengalaman yang kaya dan bermanfaat.


Contoh Itinerary One Day Tour Jogja Dewi Tinalah

Agar perjalanan lebih terencana, berikut adalah contoh itinerary paket family tour jogja 1 hari di Desa Wisata Tinalah:


08.00 – 09.00: Kedatangan & sambutan selamat datang, welcome drink tradisional

09.00 – 11.00: Jelajah alam ke Puncak Kleco, hiking ringan melewati sawah, sungai, dan menikmati pemandangan Kulon Progo dari ketinggian

11.00 – 12.30: Istirahat, makan siang dengan menu khas desa seperti geblek, sayur lodeh, tempe garit, dan lainnya

12.30 – 14.00: Paket edukasi budaya seperti jemparingan (panahan tradisional), belajar karawitan (gamelan), atau membuat topi daun kelapa

14.00 – 15.30: Fun Jeep Adventure menjelajah spot-spot unik di sekitar Desa Wisata Tinalah

15.30 – 16.30: Kegiatan kreatif seperti rock painting atau belajar membuat makanan tradisional

16.30 – 17.00: Penutupan dan foto bersama


Itinerary ini fleksibel, bisa disesuaikan dengan kebutuhan rombongan, cuaca, dan usia peserta.


Keseruan Paket Jeep Jogja Dewi Tinalah

Salah satu highlight dari Paket Wisata Jogja 1 Hari Penuh Keseruan dan Pengalaman adalah Paket Jeep Jogja Dewi Tinalah. Aktivitas ini mengajak wisatawan menjelajahi area persawahan, perbukitan, sungai, dan spot alam lain yang jarang dijangkau wisata biasa.


Dengan jeep terbuka, kamu bisa menikmati hembusan angin segar sambil berpetualang di alam Kulon Progo. Cocok untuk menambah keseruan liburan singkat dan menjadi momen foto yang instagramable!


Jelajah Alam & Edukasi Lebih Dari Sekadar Liburan

Paket wisata di Dewi Tinalah bukan hanya tentang bersenang-senang, tapi juga edukatif. Wisatawan diajak:


  • Susur Sungai Tinalah untuk belajar tentang ekosistem sungai
  • Belajar pertanian terintegrasi di lahan sekitar desa
  • Kunjungan ke Situs Rumah Sandi Negara untuk belajar sejarah perjuangan kemerdekaan
  • Pengenalan budaya lokal melalui jemparingan, gamelan, dan tarian tradisional


Semua aktivitas ini membuat paket wisata Kulon Progo semakin kaya makna.


Kegiatan Kreatif & Budaya yang Tak Terlupakan

Selain jelajah alam, wisatawan juga bisa mengikuti kegiatan kreatif, seperti:


  • Membuat topi daun kelapa
  • Rock painting (melukis batu)
  • Belajar membuat makanan tradisional (geblek, gatot, wingko)
  • Edukasi budaya: belajar gamelan dan tari tradisional


Kegiatan ini cocok untuk semua usia, mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa. Ini juga menjadi cara asyik untuk mengenalkan budaya kepada generasi muda.


Tips Agar Liburan 1 Hari Aman & Lancar

  • Kenakan pakaian dan alas kaki yang nyaman
  • Bawa topi, sunblock, dan air minum pribadi
  • Ikuti instruksi pemandu wisata
  • Siapkan kamera atau smartphone untuk mengabadikan momen
  • Pastikan kondisi fisik cukup fit untuk aktivitas outdoor


Dengan persiapan yang matang, pengalaman liburanmu akan lebih menyenangkan!


Rekomendasi Paket Wisata 1 Hari di Dewi Tinalah

Berikut beberapa pilihan paket yang bisa kamu pilih:


  • Paket Adventure & Edukasi: Hiking, jelajah alam, jeep adventure, jemparingan
  • Paket Budaya & Kreativitas: Gamelan, tari tradisional, membuat kerajinan dan makanan lokal
  • Paket Family Tour Jogja 1 Hari: Cocok untuk keluarga, kombinasi edukasi, alam, budaya, dan fun game
  • Paket Outing Class Sekolah: Disesuaikan dengan kurikulum, untuk SD, SMP, dan SMA
  • Paket Kantor & Komunitas: Fun outbound, team building, dan jeep adventure


Semua paket dirancang agar wisatawan merasakan keseruan dan pengalaman meskipun hanya sehari.


Manfaat Memilih Paket Wisata Jogja 1 Hari di Dewi Tinalah

  • Hemat waktu, cocok untuk yang tidak punya liburan panjang
  • Tetap dapat pengalaman lengkap: alam, budaya, sejarah, dan kreativitas
  • Cocok untuk semua kalangan: keluarga, sekolah, komunitas, hingga perusahaan
  • Dikelola profesional dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan
  • Harga terjangkau, paket fleksibel sesuai kebutuhan


Kenapa Harus Dewi Tinalah?

  • Lokasi strategis, hanya 1 jam dari Jogja
  • Pemandu wisata lokal yang ramah dan berpengalaman
  • Paket lengkap yang edukatif sekaligus menghibur
  • Fasilitas lengkap: area parkir luas, toilet, mushola, aula, homestay, dan area camping


Siap Liburan? Yuk ke Dewi Tinalah!

Nikmati pengalaman tak terlupakan dengan Paket Wisata Jogja 1 Hari Penuh Keseruan dan Pengalaman. Cocok untuk yang ingin liburan singkat tapi tetap berkesan. Dapatkan cerita, ilmu, dan kenangan indah hanya dalam sehari!


Ayo rencanakan liburanmu sekarang juga!

Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut tentang paket jeep, edukasi, dan jelajah alam, hubungi Dewi Tinalah. Jangan lewatkan kesempatan liburan seru, edukatif, dan penuh pengalaman di Desa Wisata Tinalah! 

Pengertian Marketing, Tujuan, dan 9 Elemen Marketing Desa Wisata

Marketing atau pemasaran adalah proses memperkenalkan dan menawarkan produk atau jasa kepada masyarakat dengan tujuan menciptakan nilai, menjangkau pasar sasaran, dan membangun hubungan jangka panjang. Di era digital seperti saat ini, pemasaran telah berevolusi tidak hanya melalui media konvensional tetapi juga lewat media digital seperti media sosial, website, hingga email marketing.

Pengertian Marketing Tujuan dan 9 Elemen Marketing Desa Wisata

Desa Wisata Tinalah dan Pentingnya Pemasaran

Desa Wisata Tinalah di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan desa wisata berbasis alam, budaya, dan sejarah yang terus berinovasi untuk menjangkau wisatawan lokal maupun mancanegara. Dalam pengembangan desa wisata, pemasaran memiliki peran vital agar potensi wisata dapat diketahui, dikunjungi, dan dinikmati oleh publik secara luas. Tanpa pemasaran yang efektif, kekayaan alam dan budaya di desa wisata tidak akan dikenal secara maksimal.

Pengertian Pemasaran dalam Konteks Desa Wisata

Pengertian pemasaran (marketing) adalah proses menciptakan, mengkomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan penawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat luas. Di Desa Wisata Tinalah, pemasaran mencakup penyusunan paket wisata, promosi online, kemitraan dengan sekolah atau komunitas, hingga digitalisasi konten wisata untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.

Tujuan Pemasaran Desa Wisata Tinalah

  • Meningkatkan kunjungan wisatawan.
  • Memperkenalkan potensi lokal (alam, budaya, sejarah).
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
  • Membangun branding dan citra positif desa.
  • Menjadi pusat edukasi dan pelatihan ekowisata.
  • Manfaat Pemasaran di Desa Wisata
  • Menjangkau target pasar secara lebih luas melalui media digital.
  • Memberikan nilai tambah pada layanan wisata.
  • Meningkatkan interaksi dan loyalitas wisatawan.
  • Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi desanya.
  • Meningkatkan omzet dan transaksi ekonomi lokal.

9 Elemen Marketing Desa Wisata (Hermawan Kartajaya)

Untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif di Desa Wisata Tinalah, kita bisa mengacu pada 9 Elemen Marketing dari Hermawan Kartajaya yang terdiri dari STP, DMS, dan BSP.

1. STP (Segmentation, Targeting, Positioning)

Segmentation
Segmentation adalah strategi penting dalam pemasaran yang membantu perusahaan menentukan target pasar secara tepat melalui berbagai indikator

Desa Wisata Tinalah menyasar berbagai segmen pasar seperti:

  • Sekolah dan lembaga pendidikan (field trip, study tour).
  • Komunitas pecinta alam dan budaya.
  • Wisatawan keluarga dan anak.
  • Influencer dan content creator.

Targeting
Setelah melakukan segmentasi, langkah berikutnya adalah menentukan segmen mana yang menjadi target pasar perusahaan. Targeting adalah langkah strategis dalam pemasaran untuk menentukan segmen pasar yang tepat.

Target yang dituju antara lain:

  • Sekolah dari tingkat SD hingga SMA.
  • Komunitas yoga, komunitas pegiatan di alam, camping hiking dan pecinta musik keroncong.
  • Wisatawan urban dari Yogyakarta, Jakarta, Surabaya, Bandung dan sekitarnya.

Positioning
Positioning adalah proses menempatkan merek atau produk di pasar agar dapat membedakan dirinya dari pesaing. Perusahaan harus menentukan posisi yang diinginkan di pasar dan menciptakan citra merek yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

Dewi Tinalah memposisikan diri sebagai desa wisata edukatif yang menawarkan pengalaman menyatu dengan alam, budaya lokal, dan kearifan lokal yang tidak ditemukan di tempat wisata lain.

2. DMS (Differentiation, Marketing Mix, Selling)


Differentiation

Differentiation atau diferensiasi merupakan cara yang digunakan perusahaan untuk menonjolkan keunikan produk atau layanan dibandingkan dengan kompetitor. Ini dapat dilakukan dengan menawarkan kualitas yang lebih baik, harga yang lebih rendah, fitur yang berbeda, atau nilai tambah lainnya.

Desa Wisata Tinalah memiliki paket wisata unik seperti:

  • Keroncong Plesiran, wisata musik klasik di alam terbuka.
  • Yoga Kelana Jiwa, yoga di tengah perbukitan Menoreh.
  • Jeep Wisata Tinalah, menjelajahi rute alam dan sejarah.
  • Field trip edukatif, mengenal konservasi, sungai, dan ekosistem.

Marketing Mix

Marketing Mix merupakan kombinasi strategi pemasaran yang mencakup dua aspek yaitu Offer dan Access. Tujuannya adalah untuk membantu perusahaan mendapatkan posisi yang kuat di pasar.
  • Product: Paket wisata alam, budaya, edukasi, dan sejarah.
  • Price: Harga terjangkau dengan pilihan paket.
  • Place: Lokasi strategis dekat Yogyakarta, dapat diakses dengan kendaraan umum maupun pribadi.
  • Promotion: Promosi melalui media sosial, website resmi, kolaborasi dengan agen travel dan afiliasi.

Selling

Selling sebagai proses menjual produk atau layanan kepada konsumen. Ini melibatkan semua upaya untuk mengonversi prospek menjadi pelanggan, termasuk presentasi penjualan, negosiasi, dan penyelesaian transaksi.
  • Digital Channel: Instagram @desawisatatinalah, website resmi, SEO, WhatsApp Business.
  • Event Marketing: Pameran pariwisata, festival lokal, Open Trip.
  • Affiliate Marketing: Program afiliasi yang memberi komisi 5-10% kepada mitra promosi.

3. BSP (Brand, Service, Process)


Brand
Dewi Tinalah sebagai brand yang mencerminkan semangat pelestarian alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Logo bernuansa hijau dan biru mencerminkan keasrian alam.

Service

  • Pre-Sales: Konsultasi via chat dan telepon, katalog digital.
  • During Sales: Guide ramah, SOP pelayanan, dokumentasi gratis.
  • After Sales: Ucapan terima kasih, feedback form, penawaran e sertifikat.

Process

  • Quality: Semua paket wisata dikurasi dan dipandu oleh warga lokal yang berpengalaman.
  • Cost: Operasional dilakukan secara gotong royong untuk efisiensi.
  • Delivery: Penjadwalan fleksibel, tepat waktu, dengan sistem reservasi online.
  • Pendekatan Strategis Tambahan dalam Pemasaran Dewi Tinalah

Konsep 5 Drivers of Change (5D)

  • Technology: Penerapan digitalisasi dalam promosi wisata melalui media sosial, SEO website, dan penggunaan QR Code untuk pembayaran dan e-brochure.
  • Social-Cultural: Mengangkat nilai-nilai lokal seperti budaya tani, permainan tradisional, dan kuliner lokal.
  • Political-Legal: Kolaborasi dengan dinas pariwisata, BUMDes, dan pemangku kebijakan lokal.
  • Market: Menyasar pasar pelajar, keluarga, dan wisata minat khusus (ekowisata, sejarah, budaya).
  • Economy: Memberdayakan UMKM lokal seperti pengrajin piring lidi, petani, dan kuliner dan snack, Wingko Tinalah.

Konsep 4C (Customer, Competitor, Company, Change)

  • Customer: Menyediakan layanan berbasis pengalaman (experience-based tourism).
  • Competitor: Desa wisata lain dengan segmentasi serupa seperti Nglanggeran atau Pentingsari.
  • Company: Desa Wisata Tinalah dikelola oleh masyarakat dan generasi muda lokal.
  • Change: Adaptif terhadap tren digital marketing dan sustainable tourism.

Jenis Kegiatan Marketing yang Dilakukan di Dewi Tinalah


Above the Line (ATL)
Above the Line adalah strategi pemasaran yang menggunakan saluran komunikasi massal untuk menjangkau audiens yang luas dan meningkatkan kesadaran merek.
  • Press release media lokal.
  • Liputan televisi regional.
  • Konten edukatif YouTube.

Below the Line (BTL)
Below the Line adalah pendekatan pemasaran yang lebih personal dan langsung, menargetkan segmen pasar tertentu untuk menciptakan hubungan yang lebih dekat.
  • Workshop edukasi digital marketing untuk warga.
  • Event komunitas seperti Yoga di alam, belajar membatik.
  • Program Affiliate Marketing untuk content creator dan masyarakat umum.

Through the Line (TTL)
TTL menggabungkan elemen ATL dan BTL untuk menciptakan kampanye pemasaran yang terpadu dan holistik.
  • SEO website www.dewitinalah.com.
  • Integrasi social media dan media massa.
  • Kolaborasi dengan travel influencer.


Desa Wisata Tinalah telah mengadopsi strategi marketing yang menyeluruh dan adaptif dengan berbagai pendekatan. Dari pemanfaatan media digital, pendekatan STP dan DMS, hingga pengembangan layanan berbasis komunitas, semua dirancang untuk menciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan berkelanjutan.

Pengembangan marketing di desa wisata tidak hanya meningkatkan kunjungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat secara ekonomi dan sosial. Pemasaran yang efektif dapat menjadi alat untuk membangun citra positif dan memperkuat daya saing desa wisata.

Kami merekomendasikan Anda untuk mengikuti program Pelatihan Pemasaran dan Digital Marketing Desa Wisata di Desa Wisata Tinalah. Temukan strategi tepat untuk mengembangkan desa wisata Anda bersama pelaku wisata berpengalaman di Dewi Tinalah. Hubungi kami melalui website resmi untuk info lebih lanjut!

Apa itu Field Trip dan Study Tour di Dewi Tinalah? Ini Penjelasan & Manfaatnya

Pernah mendengar istilah Field Trip dan Study Tour? Dua kegiatan edukatif ini kini semakin populer di kalangan sekolah, komunitas pendidikan, hingga institusi formal yang ingin memberikan pengalaman belajar langsung di luar ruang kelas. Salah satu destinasi terbaik untuk mengadakan kegiatan ini di Jogja adalah Desa Wisata Tinalah. Terletak di kawasan Pegunungan Menoreh, Dewi Tinalah (Desa Wisata Tinalah) menawarkan berbagai kegiatan field trip dan study tour yang tak hanya seru, tapi juga kaya akan manfaat edukatif dan sosial.

Apa itu Field Trip dan Study Tour di Dewi Tinalah Ini Penjelasan & Manfaatnya

Jika kamu sedang mencari destinasi wisata sekolah, ingin tahu tentang konsep eduwisata, atau ingin memberikan pengalaman belajar bermakna kepada siswa melalui kegiatan luar kelas, artikel ini akan mengupas tuntas apa itu field trip dan study tour di Dewi Tinalah, perbedaannya, manfaatnya, serta paket wisata apa saja yang bisa dipilih.

Mengenal Field Trip dan Study Tour: Apa Bedanya?

Meskipun kerap digunakan bergantian, sebenarnya field trip dan study tour memiliki fokus yang sedikit berbeda:

Field Trip adalah kegiatan kunjungan ke luar sekolah yang bertujuan untuk memperkaya pembelajaran melalui pengamatan langsung. Biasanya dilakukan untuk memperkuat teori yang telah dipelajari di kelas.

Study Tour adalah kegiatan kunjungan yang bersifat lebih menyeluruh dan bisa mencakup aspek edukasi, sosial, budaya, dan rekreasi. Study tour biasanya memiliki agenda yang lebih panjang dan padat.

Keduanya masuk dalam kategori wisata luar kelas atau edutrip yang kini mulai digalakkan oleh banyak sekolah dan lembaga pendidikan.

Kenapa Dewi Tinalah Cocok untuk Field Trip dan Study Tour?

Desa Wisata Tinalah, berlokasi di Kulon Progo, Yogyakarta, merupakan destinasi eduwisata unggulan yang menggabungkan unsur pendidikan, budaya, alam, dan teknologi. Dikelola oleh masyarakat lokal, Dewi Tinalah memberikan pengalaman belajar yang otentik, menyenangkan, dan penuh inspirasi.

Beberapa keunggulan Dewi Tinalah sebagai tempat field trip dan study tour:

  • Lingkungan alam yang asri dan aman
  • Fasilitas lengkap seperti aula, mushola, toilet, homestay
  • Program edukatif yang dikemas menyenangkan
  • Pendamping kegiatan dari pengelola profesional
  • Konsep pembelajaran berbasis pengalaman

Apa Saja Kegiatan yang Bisa Dilakukan?

Berikut adalah beberapa kegiatan field trip dan study tour yang bisa dilakukan di Dewi Tinalah:

1. Live In

Peserta akan tinggal bersama warga lokal, merasakan kehidupan desa, belajar gotong royong, dan mengikuti aktivitas harian masyarakat. Sangat cocok untuk melatih empati dan kemandirian siswa.

2. Workshop Edukasi Tradisional

Mulai dari membuat topi dari daun kelapa, mewarnai batu (rock painting), sampai membatik sederhana. Kegiatan ini memperkenalkan budaya lokal secara kreatif.

3. Eksplorasi Alam dan Trekking

Peserta akan diajak menjelajahi keindahan alam sekitar desa, mengenal tanaman hutan, sungai, dan belajar tentang ekosistem lokal. Ini sangat mendukung pembelajaran IPA dan geografi.

4. Fun Games dan Outbound Edukatif

Kegiatan outbound anak sekolah dirancang untuk membangun kerja tim, kepemimpinan, dan kreativitas peserta.

5. Kelas Digital & Konten Kreatif

Mengajarkan generasi muda tentang pemanfaatan media digital dan membuat konten positif dari pengalaman wisata mereka.

6. Kunjungan ke Situs Sejarah dan Budaya

Dewi Tinalah memiliki situs sejarah seperti rumah persandian yaitu Rumah Sandi Negara, cocok untuk pelajaran sejarah dan wawasan kebangsaan.

Manfaat Field Trip dan Study Tour di Dewi Tinalah

Melakukan kegiatan field trip dan study tour di Dewi Tinalah membawa banyak manfaat, di antaranya:

Pembelajaran Kontekstual

Siswa belajar langsung dari pengalaman nyata, bukan hanya teori.

Pengembangan Karakter

Siswa diajak berinteraksi dengan masyarakat, membangun empati, kemandirian, dan tanggung jawab.

Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Aktivitas berbasis alam dan budaya membuat siswa lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan dan warisan budaya.

Meningkatkan Kebersamaan

Kegiatan kelompok mendorong solidaritas dan kerjasama antarsiswa dan guru.

Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Field Trip atau Study Tour

Agar kegiatan berjalan lancar dan aman, berikut hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh sekolah atau komunitas:

  • Koordinasi dengan Pengelola: Tim Dewi Tinalah siap membantu menyusun agenda kegiatan sesuai kebutuhan.
  • Kondisi Fisik Peserta: Pastikan peserta dalam kondisi sehat dan membawa perlengkapan pribadi.
  • Pakaian yang Nyaman: Karena banyak kegiatan di luar ruangan, peserta disarankan memakai pakaian santai, sepatu tertutup, dan topi.
  • Perlengkapan Tambahan: Seperti obat-obatan pribadi, sunscreen, dan kamera jika ingin dokumentasi.

Paket Wisata yang Cocok untuk Field Trip dan Study Tour

Berikut beberapa paket wisata Dewi Tinalah yang sangat cocok untuk kegiatan ini:

Paket Edukasi Budaya

  • Membuat kerajinan tangan
  • Mewarnai batu (rock painting)
  • Membatik

Paket Live In

  • Tinggal dengan warga lokal
  • Aktivitas harian desa
  • Belajar budaya dan kehidupan sosial

Paket Outbound Anak Sekolah

  • Fun games edukatif
  • Kegiatan alam dan kerja sama tim

Paket Jelajah Alam

  • Trekking ke pegunungan dan sungai
  • Observasi flora dan fauna
  • Edukasi lingkungan hidup

Paket Digital, Konten Kreatif dan Wirausaha

  • Pelatihan membuat vlog wisata
  • Foto dan video dokumenter dari kegiatan wisata
  • Belajar pemasaran digital
  • Belajar wirausaha alam warga desa

Rekomendasi untuk Sekolah dan Komunitas Pendidikan

Kegiatan ini sangat cocok untuk sekolah dasar, menengah, hingga atas, juga untuk komunitas homeschooling, pesantren, dan kelompok belajar lainnya. Tim Dewi Tinalah menyediakan pendamping dan fasilitator profesional yang sudah berpengalaman mengelola wisata edukatif untuk anak-anak dan remaja.

Saatnya Belajar Seru di Alam!

Apa itu Field Trip dan Study Tour di Dewi Tinalah? Kini kamu sudah tahu jawabannya. Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan, tapi merupakan bentuk pembelajaran bermakna di luar kelas yang menyenangkan, inspiratif, dan mendalam.

Desa Wisata Tinalah memberikan wadah terbaik untuk menjadikan liburan sekolah sebagai momen penuh ilmu dan kebahagiaan. Dengan fasilitas yang lengkap dan tim yang profesional, setiap kegiatan bisa disesuaikan dengan kurikulum dan kebutuhan peserta.

Yuk Booking Sekarang!

Jangan ragu untuk mengajak sekolah, komunitas, atau instansi pendidikan Anda mengadakan field trip atau study tour ke Dewi Tinalah. Rasakan sendiri bagaimana konsep belajar di luar kelas bisa menjadi pengalaman tak terlupakan bagi siswa dan pendamping.

Hubungi kami sekarang juga untuk reservasi dan informasi lebih lanjut tentang paket Field Trip dan Study Tour di Desa Wisata Tinalah. Hanya 1 jam dari Jogja, pengalaman belajar terbaik menanti Anda di Dewi Tinalah!

Desa Wisata Tinalah Kembangkan Affiliate Marketing untuk Pemasaran Partisipatif Berkelanjutan

Desa Wisata Tinalah Kembangkan Affiliate Marketing untuk Pemasaran Partisipatif Berkelanjutan menjadi langkah nyata dalam memajukan desa wisata dengan melibatkan masyarakat secara lebih luas. Melalui konsep ini, masyarakat di Desa Purwoharjo, pegiat wisata, influencer wisata, hingga masyarakat umum dapat turut serta memasarkan produk dan paket wisata Desa Wisata Tinalah. Tidak hanya memperluas jangkauan pemasaran, program ini juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi semua pihak yang terlibat.

Desa Wisata Tinalah Kembangkan Affiliate Marketing untuk Pemasaran Partisipatif Berkelanjutan

Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai apa itu affiliate marketing, bagaimana penerapannya di Desa Wisata Tinalah, manfaatnya bagi masyarakat, serta bagaimana Anda juga dapat ikut berkontribusi dan mendapatkan manfaat ekonomi dari program ini.

Mengenal Affiliate Marketing dan Penerapannya di Desa Wisata

Affiliate marketing adalah salah satu strategi pemasaran digital yang memungkinkan pihak ketiga, baik individu maupun komunitas, untuk membantu mempromosikan produk atau jasa tertentu. Sebagai gantinya, mereka akan memperoleh komisi dari setiap transaksi yang berhasil mereka bawa melalui tautan atau kode referral yang telah diberikan.
Konsep affiliate marketing di Desa Wisata Tinalah tidak hanya sekadar promosi digital. Lebih dari itu, program ini dirancang sebagai bentuk pemasaran berkelanjutan dan partisipasi masyarakat yang nyata. Masyarakat di sekitar Desa Purwoharjo, para pegiat wisata, hingga influencer dapat menjadi mitra promosi. Setiap penjualan paket wisata melalui mereka akan memberikan komisi mulai dari 5%-10%, tergantung paket yang dipromosikan.

Mengapa Desa Wisata Tinalah Mengembangkan Affiliate Marketing?

Langkah ini diambil bukan hanya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memberdayakan masyarakat. Desa Wisata Tinalah melihat potensi besar dalam keterlibatan langsung warga desa, pegiat wisata, dan masyarakat umum sebagai ujung tombak pemasaran.

Program ini telah diuji coba pada beberapa paket wisata seperti Paket Sabtu Minggu Keroncong Plesiran dan Yoga Kelana Jiwa di Tinalah. Melalui uji coba ini, terbukti ada peningkatan minat dan partisipasi masyarakat yang membantu memperluas promosi sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung.

Manfaat Affiliate Marketing bagi Desa Wisata Tinalah dan Masyarakat

Affiliate marketing bukan sekadar strategi penjualan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk membangun pemasaran partisipatif yang berkelanjutan. Berikut beberapa manfaat utamanya:

1. Meningkatkan jangkauan promosi

Masyarakat, pegiat wisata, dan influencer memiliki jaringan sosial dan komunitas masing-masing. Dengan bergabung sebagai affiliate, jangkauan promosi paket wisata Desa Wisata Tinalah menjadi lebih luas dan cepat.

2. Memberikan manfaat ekonomi langsung

Melalui komisi 5%-20% yang diperoleh dari setiap transaksi, masyarakat dapat mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus memiliki modal besar.

3. Meningkatkan kesadaran akan potensi desa wisata

Masyarakat semakin mengenal dan mencintai potensi lokal, sehingga secara tidak langsung juga akan menjaga kelestarian budaya dan alam desa.

4. Membangun rasa memiliki

Melalui keterlibatan langsung, masyarakat merasa menjadi bagian penting dari perkembangan Desa Wisata Tinalah.

5. Mendorong keberlanjutan pemasaran

Pemasaran tidak hanya bergantung pada promosi resmi dari pengelola desa wisata, tetapi juga tumbuh organik melalui jaringan mitra affiliate.

Pemasaran Partisipatif Berkelanjutan: Kunci Keberhasilan Desa Wisata

Pemasaran partisipatif adalah strategi di mana promosi dilakukan bersama-sama oleh banyak pihak, tidak hanya oleh pemilik usaha. Dalam konteks Desa Wisata Tinalah Kembangkan Affiliate Marketing untuk Pemasaran Partisipatif Berkelanjutan, hal ini berarti masyarakat bukan hanya penonton, tetapi juga pelaku utama dalam promosi dan pengembangan desa wisata.
Dengan pendekatan ini, pengelolaan desa wisata menjadi lebih inklusif dan merata. Keuntungan tidak hanya dinikmati pengelola, tetapi juga masyarakat desa yang aktif terlibat.

Contoh Program Affiliate Marketing di Desa Wisata Tinalah

Pada tahap awal, Desa Wisata Tinalah telah menjalankan uji coba program affiliate marketing melalui:

Paket Sabtu Minggu Keroncong Plesiran

Program wisata dengan pengalaman mendengarkan musik keroncong khas di alam terbuka.

Yoga Kelana Jiwa di Tinalah

Program wellness tourism untuk relaksasi dan meditasi di alam pedesaan.

Kedua program ini sudah melibatkan masyarakat sebagai mitra affiliate. Mereka membagikan informasi melalui media sosial, blog, maupun secara langsung, dan mendapatkan komisi dari setiap wisatawan yang mendaftar melalui tautan atau kode referral mereka.

Bagaimana Cara Bergabung dengan Program Affiliate Marketing Dewi Tinalah

Untuk menjadi bagian dari program ini cukup mudah:

  • Mendaftar sebagai mitra affiliate melalui platform yang disediakan oleh Desa Wisata Tinalah. Hubungi WA 085729546678
  • Menerima tautan atau kode referral khusus yang dapat dibagikan.
  • Mulai mempromosikan paket wisata melalui media sosial, website, grup komunitas, atau secara langsung.
  • Mendapatkan komisi setiap kali ada wisatawan yang memesan melalui tautan atau kode referral.

Dengan cara ini, siapa saja bisa ikut mempromosikan Desa Wisata Tinalah tanpa harus memiliki modal besar atau menjadi pengelola wisata.

Pentingnya Affiliate Marketing sebagai Strategi Pemasaran Berkelanjutan

Affiliate marketing adalah bentuk pemasaran berkelanjutan karena:

  • Tidak memerlukan biaya promosi besar dari pihak pengelola.
  • Memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
  • Mendorong pertumbuhan kunjungan wisata yang lebih stabil dan organik.
  • Membuka peluang bagi siapa saja untuk terlibat, tanpa batas usia atau latar belakang.

Melalui Desa Wisata Tinalah Kembangkan Affiliate Marketing untuk Pemasaran Partisipatif Berkelanjutan, pengelola berharap bisa membangun jaringan pemasaran yang kuat dan inklusif.

Tips Agar Sukses Menjadi Mitra Affiliate Desa Wisata Tinalah

  • Kenali dengan baik paket wisata yang akan dipromosikan.
  • Gunakan media sosial dan jaringan komunitas yang dimiliki.
  • Buat konten menarik seperti foto, video, atau ulasan untuk menarik minat wisatawan.
  • Berikan informasi yang jujur dan sesuai dengan pengalaman nyata.
  • Bangun relasi baik dengan calon wisatawan agar mereka percaya pada rekomendasi Anda.

Mari Bergabung Bersama Dewi Tinalah

Jika Anda tertarik untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan pariwisata desa dan ingin memperoleh manfaat ekonomi, program Affiliate Marketing Desa Wisata Tinalah adalah pilihan yang tepat. Program ini terbuka untuk masyarakat desa, pegiat wisata, influencer, blogger, hingga siapa saja yang peduli dan ingin mempromosikan potensi wisata lokal.
Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari gerakan pemasaran partisipatif berkelanjutan dan dapatkan manfaat ekonomi sekaligus membantu memajukan Desa Wisata Tinalah.

Ayo bergabung sekarang juga! Dukung kemajuan pariwisata lokal sambil mendapatkan penghasilan tambahan dengan bergabung di program Affiliate Marketing Desa Wisata Tinalah.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website resmi Dewi Tinalah atau hubungi tim pengelola desa wisata.

Etika dalam Pariwisata yang Bertanggung Jawab - Praktik dan Refleksi dari Desa Wisata Tinalah

Pariwisata bertanggung jawab bukan hanya tentang destinasi yang menarik dan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga bagaimana wisata itu dikelola dengan memperhatikan nilai-nilai etika, keberlanjutan, dan keterlibatan masyarakat lokal. Di Desa Wisata Tinalah, etika menjadi salah satu landasan dalam setiap pengambilan keputusan, baik dalam pengelolaan wisata, pelibatan masyarakat, maupun pelestarian lingkungan.

Etika dalam Pariwisata yang Bertanggung Jawab - Praktik dan Refleksi dari Desa Wisata Tinalah

Desa Wisata Tinalah merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Kawasan Pegunungan Menoreh, Kulon Progo, Yogyakarta, tepatnya di Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh. Dikelilingi oleh keindahan alam sungai, hutan, dan perbukitan yang asri, Dewi Tinalah menawarkan pengalaman wisata berbasis edukasi, alam, budaya, dan sejarah. 

Keunikan desa ini terletak pada keterlibatan aktif masyarakat dalam mengelola wisata secara mandiri dan berkelanjutan, menjadikan Dewi Tinalah sebagai contoh nyata dari pariwisata berbasis komunitas (community-based tourism).

Di desa ini, wisatawan dapat mengikuti berbagai aktivitas seru dan bermakna seperti camping, outbound, jeep adventure, yoga alam, trekking, live in, hingga wisata edukatif seperti membuat kerajinan dari daun kelapa dan rock painting. Semua kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman autentik sekaligus memberdayakan masyarakat lokal secara ekonomi dan sosial.

Dengan komitmen kuat terhadap etika, konservasi, dan pemberdayaan, Desa Wisata Tinalah terus berkembang menjadi destinasi yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga menginspirasi untuk diteladani.

Berikut ini merupakan refleksi dari Desa Wisata Tinalah dalam menjawab isu-isu etika dalam pariwisata bertanggung jawab.


Secara umum, etika adalah prinsip moral yang menjadi panduan dalam bertindak dan membuat keputusan yang benar atau salah. Dalam konteks bisnis pariwisata, etika menjadi kompas utama untuk memastikan bahwa pengelolaan destinasi dilakukan dengan memperhatikan kepentingan bersama, menghormati hak-hak masyarakat lokal, menjaga kelestarian alam, serta memberikan manfaat ekonomi secara adil.

Di Desa Wisata Tinalah, etika bukan hanya teori. Ia menjadi fondasi dalam membangun hubungan antara pelaku wisata, wisatawan, dan masyarakat lokal. Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah desa wisata tidak hanya dilihat dari jumlah kunjungan, tetapi dari bagaimana wisata itu berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat tanpa merusak alam dan budaya lokal.

Desa Wisata Tinalah sejak awal berdiri berkomitmen untuk mengelola sumber daya secara berkelanjutan dan etis. Penggunaan air, lahan, dan sumber daya alam lainnya diatur melalui pendekatan partisipatif masyarakat dan berdasarkan prinsip konservasi.

Misalnya, dalam penyediaan makanan bagi wisatawan, kami lebih mengutamakan produk lokal dan musiman dari petani sekitar. Ini dilakukan untuk memberdayakan petani lokal dan meningkatkan ekonomi sirkular di dalam desa.

Dalam hal pengelolaan sampah, pengelola Dewi Tinalah menyampaikan edukasi kepada pelaku usaha dan pengunjung agar turut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Dengan pemasok luar desa, kami juga melakukan dialog dan seleksi yang ketat. Setiap mitra kerja sama harus memahami dan bersedia mengikuti kebijakan etika dan keberlanjutan yang ditetapkan oleh pengelola Desa Wisata Tinalah.

Pengelolaan desa wisata yang berbasis masyarakat (community-based tourism) membawa banyak manfaat, namun juga memiliki tantangan etika yang perlu diperhatikan, antara lain:

a. Keadilan dalam Pembagian Manfaat

Tidak semua anggota masyarakat memiliki akses atau kemampuan yang sama dalam memanfaatkan peluang pariwisata. Oleh karena itu, sistem pembagian kerja, hasil, dan peluang usaha di Desa Wisata Tinalah dirancang agar inklusif dan adil.

b. Eksploitasi Budaya Lokal

Ada risiko ketika budaya lokal hanya dijadikan "tontonan" demi kepuasan wisatawan. Kami menyadari pentingnya menjaga keaslian budaya dan tradisi. Oleh karena itu, kegiatan budaya dilakukan berdasarkan inisiatif dan kenyamanan masyarakat lokal, bukan semata tuntutan pasar.

c. Kerusakan Lingkungan

Pariwisata yang tidak terkendali dapat merusak lingkungan. Maka dari itu, pengunjung dibatasi sesuai kapasitas daya dukung lingkungan. Aktivitas seperti fun tubing, trekking, dan camping diawasi ketat dengan SOP yang mengedepankan aspek keselamatan dan konservasi.

d. Penyalahgunaan Informasi dan Hak Cipta

Konten budaya dan pengetahuan lokal yang dibagikan harus disertai dengan pengakuan hak kekayaan intelektual masyarakat. Desa Wisata Tinalah menerapkan kebijakan penggunaan foto, video, dan cerita rakyat agar tidak disalahgunakan pihak luar. Beberapa kali nama Desa Wisata Tinalah disalahgunakan pihak lain untuk menyaingi kondisi yang sudah eksis.

Strategi Menyampaikan Pesan Pariwisata yang Etis kepada Para Pemangku Kepentingan di Masyarakat Kita

Membangun kesadaran etis tidak cukup hanya dengan aturan tertulis. Di Desa Wisata Tinalah, pendekatan yang dilakukan meliputi:

a. Pendidikan dan Pelatihan Rutin

Pengelola Desa Wisata Tinalah mengadakan pelatihan bagi pelaku wisata dan masyarakat baik secara internal maupun kolaborasi dengan pemangku kepentingan tentang:

  • Konsep pariwisata berkelanjutan.
  • Etika pelayanan kepada wisatawan.
  • Pentingnya pelestarian alam dan budaya.

b. Forum Musyawarah Desa

Melalui musyawarah warga, pengelola Dewi Tinalah menyampaikan isu-isu pariwisata dan mengajak masyarakat terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Transparansi menjadi nilai penting agar tidak ada kesenjangan informasi.

c. Konten Edukasi dan Komunikasi Digital

Pengelola menggunakan media sosial, website, dan media cetak desa untuk menyampaikan pesan-pesan penting seputar:

  • Etika wisata
  • Larangan merusak lingkungan
  • Pentingnya menghargai budaya lokal

Contohnya, dalam setiap paket wisata yang ditawarkan seperti Paket Jeep Adventure, Yoga Kelana Jiwa, dan Camping Alam, kami selalu menyertakan panduan etika untuk wisatawan, termasuk larangan membuang sampah sembarangan dan aturan berpakaian sopan di area publik.

d. Kolaborasi dengan Mitra dan Pemerintah

Pengelola Dewi Tinalah juga menggandeng pihak luar seperti akademisi, LSM, dan pemerintah daerah untuk menyusun panduan etika dan program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Etika sebagai Pondasi Pariwisata Berkelanjutan

Desa Wisata Tinalah percaya bahwa etika bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi inti dari pengelolaan pariwisata yang bertanggung jawab. Melalui pelibatan masyarakat, pengelolaan sumber daya secara bijak, dan penyampaian pesan yang konsisten, kami berkomitmen untuk menghadirkan wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna dan bermanfaat bagi semua pihak.

Etika dalam pariwisata bukan sekadar norma, tapi juga komitmen bersama untuk masa depan desa dan bumi yang lebih baik.