Strategi Pemasaran Efektif untuk Desa Wisata -->

Strategi Pemasaran Efektif untuk Desa Wisata

Strategi Pemasaran Efektif untuk Desa Wisata - Metode Whatsapp Marketing

Setiap usaha tentu perlu strategi pemasaran yang efektif, begitu juga dengan desa wisata, pengelola desa wisata perlu memahami pentingnya strategi pemasaran untuk menarik wisatawan berkunjung di desa wisata. Dengan ini desa wisata mempunyai harapan untuk  tumbuh dan berkembang dalam menjalankan bisnis di sektor pariwisata. Untuk bisa mendatangkan wisatawan ke desa wisata perlu strategi pemasaran yang tepat.

strategi-pemasaran-desa-wisata-whatsapp=marketing
Menjangkau Wisatawan dengan Whastapp Marketing


Pada artikel ini  Dewi Tinalah akan membahas apa itu strategi pemasaran desa wisata, mengapa desa wisata membutuhkannya, dan tentu saja strategi-strategi apa saja yang harus diterapkan di desa wisata.

Apa Itu Strategi Pemasaran Desa Wisata?

Strategi pemasaran desa wisata merupakan perencanaan untuk menjangkau target pasar pariwisata dan mengubah orang-orang menjadi wisatawan yang menikmati paket atraksi yang dihasilkan oleh desa wisata.

Baca Juga: 3 Hal Penting Pengembangan Desa Wisata

Jadi pengelola desa wisata tidak bisa serta merta memasarkan jasa atau produk desa wisata kepada semua orang. Pengelola desa wisata memerlukan strategi pemasaran yang tepat untuk bisa mengubah target pasar wisata menjadi wisatawan yang berkunjung di desa wisata.

Selain berfungi untuk mengantarkan desa wisata kepada calon wisatawan yang tepat, strategi pemasaran juga bermanfaat untuk membangun jaringan komunikasi dan branding desa wisata.

Banyak yang strategi pemasaran yang dapat diterpakan oleh desa wisata, salah satunya dengan pemasaran online. Pada artikel ini Dewi Tinalah akan membahas tentang strategi pemasaran online desa wisata.

Mengapa Desa Wisata Memerlukan Strategi Pemasaran Online

Perkembangan internet dan digital mau tidak mau harus diikuti oleh setiap pelaku usaha tidak terkecuali oleh desa wisata yang bergerak di sektor industri pariwisata berbasis komunitas. Desa wisata saat ini harus melek teknologi untuk bisa memanfaatkan perkembangan TIK melalui pemasaran online menggunakan internet.

Hal yang paling mudah diterapkan oleh desa wisata yaitu menggunakan media online promosi gratis, murah, dan mudah digunakan. Banyak media online yang dapat digunakan semisal facebook, instagram, blog, dan media chat whatsapp.

Dari beberapa media yang mudah digunakan oleh pengelola desa wisata yaitu media online chat whatsapp. Selain digunakan untuk sehari-hari, whatsapp bisa digunakan untuk media promosi menggunakan fitur story, pesan grub, maupun pesan siaran (Broadcast).

Whasapp Media Promosi Yang Efektif

Penggunaan Whatsapp saat ini telah masiv digunakan, bahkan satu orang bisa menggunakan dua atau tiga nomor whatsapp yang berbeda. Hal ini menjadi salah satu kesempatan untuk memasarkan produk desa wisata.

Hal yang paling mendasar untuk mempromosikan produk desa wisata dengan memposting konten promosi ke fitur story atau chat dengan pengguna whatsapp lainnya. Selain itu bisa menerapkan promosi di grup yang diikuti. Atau jika ingin lebih personal bisa menggunakan fitur pesan siaran (Broadcast).

Menjangkau Ribuan Calon Wisatawan dengan Fitur Broadcast

Adanya fitur pesan siaran (broadcast), pengelola dapat membuat grup siaran dengan jumlah 256 peserta siaran. Artinya jika pengelola desa wisata mempunyai 1000 pelanggan atau lebih dapat menggunakan empat grup siaran ini untuk menyampaikan informasi atau promosi tentang desa wisata.

Jika pesan yang disampaikan ke 1000 orang pelangan dengan suka rela dishare ke grup masing masing peserta siaran artinya pesan yang dibuat oleh pengelala desa wisata dapat menjangkau 1000 peserta x 256 peserta grup, yaitu 256.000 orang yang dijangkau dengan sekali melakukan pesan siaran.

Belum lagi jika penerima pesan dari grup tersebut juga suka rela melakukan share konten ke setiap grubnya, berarti pesan tersebut akan didistribusikan sebanyak 256.000 x 256, yaitu 65.536.000 pesan tersampaikan. Apalagi jika mempunyai kontak database pelanggan lebih dari seribu, misal 5000 atau 10.000 kontak.

Desa Wisata Wajib Memanfaatkan Fitur Whatsapp Bisnis

Aplikasi Whatsapp terdapat tiga jenis, yaitu whatsapp personal, bisnis, dan perusahaan. Whatsapp bisnis merupakan kebanyak whatsapp yang digunakan oleh orang banyak.

Whatsapp bisnis digunakan untuk mengakomodasi penggunanya yang mempunyai usaha, dan whatsapp perusahaan untuk sektor perusahaan besar dengan tanda verifikasi hijau.

Whatsapp bisnis (WAB) merupakan aplikasi ideal saat ini yang dapat digunakan oleh desa wisata dalam membangun profil usahanya.  Di WAB terdapat profil usaha dari jenis usaha, nama usaha, alamat usaha, map usaha, waktu buka, link (email, mediasosial, web), dan katalog produk.

Selain itu terdapat fitur balas cepat untuk chat yang baru pertama kali masuk, balas chat diluar jam kerja, balas cepat menggunak kode template, dan fitur labeling untuk membuat kategorisasi kontak.

Kategorisasi ini dapat untuk memberikan label bagi chat yang telah masuk, bisa label tahap tanya-tanya, memilih paket, tahap uang muka, pelunasan, telah melakukan kegiatan, pelanggan loyal, dan berbagai  label lain.

Dengan label tersebut pengelola desa wisata dapat memberikan pesan berbeda sesuai dengan kategori masing-masing. Pesan untuk semua pelanggan dan label pembayaran bisa dibedakan, sehingga mudah untuk mengelola konten informasi yang akan disampaikan.

https://dewitinalah.wbspro.me/
Dapatkan diskon menggunakan kupon DEWITINALAH


Inilah pentingnya pengelola memahami pentingnya strategi pemasaran khususnya pemasaran online yang saat ini mudah digunakan dan diterapkan. Tanpa biaya iklan, pengelola dapat memanfaatkan fitur Whatsapp secara powerfull dengan membuat profil usaha desa wisata dan dapat menjangkau ribuan calon wisatawan yang akan datang ke desa wisata.