Pesona Alam dan Budaya

Selamat Datang di Desa Wisata Tinalah

Pengunjung dapat menikmati pemandangan alam dengan dikelilingi Pegunungan Menoreh dan Sungai Tinalah yang indah. Alamat Jl Persandian Km.5, Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta.

Outbound Dewi Tinalah

Wisatawan dapat melakukan kegiatan out bond di jalur buaya, Sungai Tinalah, Bukit Talun Miri, dan jalur lapangan.

Camping Ground Jogja

Rasakan paket camping 3 hari 2 malam dengan harga yang terjangkau.

Keramahan Pemandu Dewi Tinalah

Pemandu kami akan memberikan pelayanan yang maksimal kepada wisatawan dan siap memberikan segala informasi yang Anda butuhkan.

Tinalah Tubing

Anda dapat merasakan sensasi tubing di Tinalah melalui jalur embung dan kedungrong.

Puncak Kleco

Rasakan indahnya sunrise dan sunset dari Puncak Kleco.

Pesona Alam dan Budaya

Desa Wisata Tinalah dengan pesona alam dan hamparan Pegunungan Menoreh, Sungai Tinalah, Puncak Kleco, dan Goa Sriti. Kearifan budaya lokal yang selalu terjaga dan lestari.

Showing posts with label Tips Wisata. Show all posts
Showing posts with label Tips Wisata. Show all posts

16 October 2018

Membangun Desa dengan Desa Wisata



Desa wisata merupakan salah satu bentuk usaha yang saat ini menjadi primadona warga desa. Faktanya, hanya dalam beberapa tahun saja perkembangan wisata desa dan desa wisata, sungguh luar biasa. Siapakah sebenarnya yang beraksi hingga menciptakan lompatan besar ini, salah satunya warga pelaku desa wisata. Apa itu desa wisata?

desa maju dengan desa wisata - desa wisata tinalah - wisata jogja
 
Desa wisata adalah suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku.
Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk mengembangkan desa yang memiliki potensi pariwisata.

Setiap desa tentu memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan dan dibangun. Pariwisata jadi potensi desa, selain pertanian atau perikanan dan lainnya. Terdapat beberapa hal pendekatan yang perlu diperhatikan untuk mengembangkan desa wisata.

Pada pendekatan ini diperlukan beberapa kriteria yaitu :

  1. Atraksi wisata; yaitu semua yang mencakup alam, budaya dan hasil ciptaan manusia. Atraksi yang dipilih adalah yang paling menarik dan atraktif di desa.
  2. Jarak Tempuh; adalah jarak tempuh dari kawasan wisata terutama tempat tinggal wisatawan dan juga jarak tempuh dari ibukota provinsi dan jarak dari ibukota kabupaten.
  3. Besaran Desa; menyangkut masalah-masalah jumlah rumah, jumlah penduduk, karakteristik dan luas wilayah desa. Kriteria ini berkaitan dengan daya dukung kepariwisataan pada suatu desa.
  4. Sistem Kepercayaan dan kemasyarakatan; merupakan aspek penting mengingat adanya aturan-aturan yang khusus pada komunitas sebuah desa. Perlu dipertimbangkan adalah agama yang menjadi mayoritas dan sistem kemasyarakatan yang ada.
  5. Ketersediaan infrastruktur; meliputi fasilitas dan pelayanan transportasi, fasilitas listrik, air bersih, drainase, telepon dan sebagainya.
Desa Wisata terbukti berperan dalam mengembangkan potensi kepariwisataan di desa sekaligus menjadi alat pemberdaya penguasaan kemampuan kepariwisataan desa. Fakta di lapangan, pariwisata merupakan bentuk usaha yang memiliki kemampuan meningkatkan potensi ekonomi desa dengan lingkup yang sangat luas. Desa wisata membuka banyak peluang kerja, peluang ekonomi dan akhirnya menjadi sebuah pilihan yang menarik mengentaskan kemiskinan di desa-desa yang memiliki potensi mengembangkan wisatanya.

Baca Juga: Desa Wisata Untuk Makrab

Hal ini terlihat berdasarkan dari adanya pengembangan desa wisata di desa Purwoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta, yaitu desa wisata Tinalah atau sering disebut Dewi Tinalah. Awal mula berdiri dari dana pengembangan PNPM Pariwisata. Berdiri pada tahun 2013.  Konsep Dewi Tinalah adalam desa wisata dengan berbasis pada alam dan budaya. Pengembangan ini berdapak pada keterlibatan langsung masyarakat desa sekitar. Keterlibatan ini berupa menjadi pengurus dan partisipasi masyarakat dalam mendukung desa wisata. Dengan adanya paket wisata di Dewi Tinalah memberikan dapak positif dari segi ekonomi, masyarakat ikut terlibat dalam pelaksanaan paket tersebut seperti menjadi pemandu wisata, dan tim kuliner. Hal ini tentu menuntut masyarakat untuk belajar terkait dengan pelayanan wisata, sehingga dari sini masyarakat juga banyak belajar dan mengidentifikasi untuk mengembangkan Dewi Tinalah.

Paket wisata yang ada di desa wisata Tinalah yaitu paket camping Jogja seru, paket outbound Jogja Istimewa, paket makrab Jogja, paket gathering Jogja, paket kuliner kas desa, paket river tubing Tinalah, penginapan, dll. 

desa maju dengan desa wisata - desa wisata tinalah yogyakarta - pesona indonesia

Dari segi lingkungan, dengan adanya desa wisata, masyarakat juga melai menerapkan sadar lingkungan dengan menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman. Masyarakat juga banyak belajar mengenai konsep Sapta Pesona. Selain memastikan kondisi lingkungan bersih, masyarakat jug memastikan bahwa lingkungan wisata tersebut aman dan sejuk. Hal ini diterapkan dengan mengadakan pemantauan setiap ada kegiatan di Dewi Tinalah.

Baca Juga: Serunya Outbound di Desa Wisata

Selain itu, peran desa wisata juga membantu para ibu-ibu didesa mengembangkan keterampilan dalam membuat kemasan oleh-oleh untuk mendukung kegiatan di desa wisata. Hal ini dilakukan dengan membuat beberapa pelatihan mengenai produk-produk olahan yang bahan-bahannya berasal dari desa wisata Tinalah. Prakteknya, ibu-ibu membuat produk olahan seperti Jahe Merah Muresko, kripik pegagan, slondok, wingko Tinalah, dan beberapa olehan lainnya yang terbuat dari singkong.

Hal ini tentu mendorong masyarakat untuk terus kreatif dalam mengembangkan sektor pariwisata dengan desa wisata. Harapannya dengan pengembangan desa wisata ini menjadikan perekonomian yang lebih mandiri. Masyarakat setempat bisa memperoleh manfaat dari pengembangan desa wisata Tinalah. Masyarakat nantinya dapat mendapatkan pekerjaan dari desa wisata tanpa harus keluar daerah atau ke kota-kota. Ini mendorong pengembangan sektor perekonomian secara nyata, dari desa untuk Indonesia. (GF)

Baca Juga: Potensi Desa Wisata untuk Lokasi Camping 





11 October 2017

6 Desa Wisata di Kulon Progo dengan Pesona Alam yang Memukau

Ketika Anda berwisata di Jogja akan mendapati berbagai macam tempat wisata bertemakan kota ataupun desa. Berikut ini wisata desa dengan konsep desa wisata yang memiliki pesona alam yang memukau.


1. Desa Wisata Tinalah (Dewi Tinalah)

Desa Wisata Tinalah merupakan pintu masuk wisata di Samigaluh, Kulon Progo. Dewi Tinalah mengusung konsep alam dan budaya. Panorama alam di desa ini begitu mempesona. Anda dapat melihat deretan Pegunungan Menoreh dan melihat aliran Sungai Tinalah yang berkelok-kelok dari Puncak Kleco dan Area Goa Sriti. 

Paket wisata di Desa Wisata Tinalah berupa kegiatan berinteraksi dengan alam sekitar dan masyarakat setempat. Anda dapat menikmati paket menarik yang disediakan di sini, seperti: Menginap di Joglo Wiguna dan Omahku, menginap bersama alam, menginap di rumah Joglo, out bound, camping, Tinalah Tubing, makrab, family dan community gathering, Tinalah Trekking, Susur Sungai Tinalah, Joglo Meeting Room, Live in, Kleco Top View.

Lokasi: Jl. Persandian Km. 5, Desa Purwoharjo, Kec. Samigaluh, Kab. Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Informasi via SMS/WA/TELP. +6285200552054 BBM: 59D4CD01 (Mas Bams)

2. Desa Wisata Nglinggo

Desa Wisata Nlinggo merupakan desa wisata yang mengusung konsep perkebunan teh. Wisatawan dapat menikmati keindahan sunrise dan sunset di perkebunan teh. Wisatawan yang berkunjung ke Nglinggo dapat belajar pertanian, peternakan kambing, dan seni seperti belajar menari lengger, jathilan, membuat topeng, hingga membatik bisa wisatawan lakukan di sini.

Lokasi: Desa Wisata Nglinggo terletak di Kelurahan Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo. Desa wisata ini masih satu kawasan dengan obyek wisata Puncak Suroloyo.

3. Desa Wisata Banjaroyo

Desa Wisata Banjaroya (Dewa Bara) merupakan desa wisata di lereng perbukitan Menoreh. Wisatawan dapat menikmati kegiatan bersepeda keliling pedesaan menuju Embung Tonegoro, Bendung Ancol, makam Nyi Ageng Serang, trekking ke Menoreh, live-in di pedusunan, belajar seni tradisi, pertanian dan peternakan dan membuat makanan tradisional. Pada bulan tertentu di saat musim durian, di desa ini diadakan Festival Durian, bertempat di Rest Durian Menoreh Kuning merupakan durian ungguan desa ini.

Lokasi: Jl. Sentolo Muntilan Km 26 Slanden, Banjaroya, Kalibawang, Kulon Progo.

4. Desa Wisata Banjarasri

Desa Wisata Banjarsari (Dewi Asri) perupakan desa wisata yang berada di kawasan pegunungan menoreh ujung barat. Wisatawan dapat bersahabat dengan Alam, belajar menjadi petani, bermain di desa, aneka permainan banyu, teknologi tepat guna, memancing, wisata sejarah. Kerajinan ATBM meruakan salah satu produk yang terkenal dari desa ini.

5. Desa Wisata Jatimulyo

Desa Wisata Jatimulyo merupakan kawasan alam dengan beteng alam karst Menoreh dengan tebing-tebing indah di Gunung Kelir. Di desa ini terdapat potensi sosial budaya yang masih kuat. Setiap bulan Sapar diadakan Merti Dusun Jatimulyo suatu upacara adat yang sarat dengan kearifan lokal. Potensi wisata yang di miliki antara lain Goa Kiskendo terdapat arena camping ground/berkemah yang luas, dengan pemandangan indah bukit pinus. Wisatawan juga dapat melihat laut selatan dari atas Gunung Lanang yang terletak bersebelahan dengan goa ini. Disamping itu terdapat beberapa wisata air terjun yaitu Grojogan Sewu, Kembang Soka, Kedhung Pedhut dan Taman Sungai Mudal. Desa Wisa Jatimulyo menyediakan paket Susur Goa, Sumitro cave tubing, paket jelajah alam (trekking, birdwatching, geotours), Paket Camping & Safari Malam, Paket Agrowisata salak.
6. Desa Wisata Sermo

Desa Wisata Sermo merupakan desa wisata yang memiliki waduk terbesar di Kulon Progo. Wisatawan dapat melakukan banyak kegiatan wisata seperti seperti berkeliling waduk dengan perahu, bersepeda di pedesaan, memancing, berkemah, tracking atau kegiatan outbound di sekitar Waduk Sermo, termasuk belanja produk lokal: kripik ikan, gula kelapa dan gula semut. Wisatawan juga bisa menikmati wisata minat khusus dan wisata seni budaya.